
π€Pov Zelleπ€
Saat zelle tersadar, dia memegang kepalanya yang cukup sakit dan pusing
Saat sudah dirasa lebih baik, zelle baru sadar jika dirinya berada di sebuah kamar
Zelle juga kaget saat pakaiannya sudah di ganti, Zelle hanya mengingat sampai dirinya hendak pergi dari dua pria gila namun dirinya lebih dulu pingsan
'Gue gak suci lagi'
'Gue kotor'
Pikiran zelle kini dipenuhi dengan kejadian tadi dan dirinya berfikir bahwa sudah tidak suci lagi
Zelle pun menangis dalam kamar hotel itu, namun sesaat dia langsung sadar jika dirinya harus segera pergi sebelum pria itu datang
Dengan cepat zelle turun dari kasur tanpa memikirkan barang barangnya yang masih di situ, zelle hanya ingin cepat pergi dari tempat itu
Saat zelle hendak keluar dari pintu hotel, seorang staf memberhentikan zelle
'Nona, nona mau kemana' Cegat salah satu staf hotel
Zelle menatap staf hotel dengan takut
Tiba-tiba zelle mendorong staf hotel itu sampai mundur beberapa langkah, dan barulah zelle berlari cepat
'Hey nona' Teriak staf hotel itu
Namun zelle sudah tidak ada, dirinya berlari sangat cepat
Zelle bingung dirinya harus pulang menggunakan apah, sekarang sudah sangat malam, dirinya bahkan lupa meninggalkan barang barangnya di kamar hotel tadi
Mau tak mau zelle pulang dengan jalan kaki, dirinya kini berjalan lebih cepat dan lebih hati-hati jika nanti ada seorang yang mendekati nya
Beruntung jarak hotel tak jauh dari rumah nya
Saat beberapa lama zelle berjalan, akhirnya dirinya sampai di rumahnya
zelle melihat kaka nya David tengah duduk di kursi depan rumah nya
__ADS_1
"Zeze" Panggil David sambil berdiri dan menghampiri zelle
David langsung memeluk zelle, zelle pun balas memeluk David dengan sangat erat
ingin rasanya zelle menangis dan mengadu pada kaka nya ini, namun zelle sadar kakanya ini pasti sudah banyak fikiran dan beban
"Kamu dari mana ajah? baju seragam kamu kemana? kenapa kamu pulang jalan kaki? kamu gak papa kan? " David yang khawatir terhadap adiknya ini, melontarkan banyak pertanyaan
Zelle tersenyum mendengar pertanyaan yang di lontarkan David, hatinya sedikit menghangat
"Zeze gak papa bang, zeze abis dari rumah temen, baju sama tas sekolah nya masih di sana, zeze tadi pulang di anterin sampe depan gang" Zelle memberikan jawaban bohong
David yang tau zelle tak punya teman pun merasa sakit hatinya mendengar jawaban bohong zelle
Namun untuk sekarang, David tak ingin bertanya lebih banyak dulu
David memegang kedua pundak zelle
"Kamu kalo ada sesuatu yang mau di sampaikan ke abang, bilang ajah, jangan pendem semua nya sendiri ok" Ucap David dengan lembut
Zelle mengangguk dan tersenyum
Kedua nya pun masuk kedalam rumah
Saat sudah masuk kedalam rumah, ternyata ada mamah nya yang tengah duduk di sofa ruang tamu
"Habis dari mana kamu ze" Ucap nyonya Ririn
david dan zelle pun menghentikan langkah nya dan menghadap pada nyonya Ririn
"Kamu masuk, biar abang yang bicara sama mamah" David mendorong tubuh zelle dengan lembut
Karena zelle juga merasa lelah, dirinya mengikuti ucapan David, zelle masuk kedalam kamarnya
"Zelle mamah sedang bicara" Ujar nyonya Ririn dengan suara sedikit meninggi
"Mah" Ucap David cepat
"Zeze habis dari rumah temannya, dia lelah, biarin dia istirahat, mamah juga tidur" Tutur David
__ADS_1
Setelahnya David langsung menuju kamarnya
Sedangkan nyonya Ririn kembali duduk di sofa dengan memijit pangkal hidung nya
π€π€π€π€π€
Pagi pagi sekali Lexi sudah terbangun dari tidurnya, dirinya tidak bisa tidur, entah mengapa dia memikirkan wanita yang semalam dia tolong
Kemudian Lexi mengingat tas sekolah wanita itu yang di tinggalkan di kamar hotel
Lexi mengambil tas wanita itu yang berada di dalam mobilnya
Siapa tau Lexi mendapat informasi tentang wanita itu
Lexi membuka tas zelle, dan Lexi melihat ada buku diary wanita itu
Lexi mengambilnya dan membawanya ke kamar, Lexi membaca buku diary zelle di balkon kamar nya
Lexi sangat serius membaca buku diary zelle, sesekali ekspresi nya berubah sendu dan marah
Baru sedikit Lexi membaca buku diary zelle, Lexi sudah menutupnya, entah mengapa perasaan Lexi menggebu-gebu dan marah
'Keluarga macam apah itu" Omel nya
'Gue fikir keluarga gue yang paling gila, ternyata ada yang lebih gila" Ocehnya lagi
"Zelle, zelle, zelle" Lexi tiba-tiba menyebutkan nama zelle beberapa kali
Lexi sudah mengetahui informasi wanita yang dia tolong semalam
"Takdir harus mempertemukan kita" Monolog Lexi setelah terdiam cukup lama
π€π€π€π€
OK GUYS SUDAH SELESAI YAH MENGENAI CERITA ZELLE YANG PUNYA TRAUMA SAMA LAKI-LAKI
DAN GIMANA PERTEMUAN ANTARA ZELLE DENGAN LEXI, DEX DAN ZERO PERTAMA KALI
TAPI DI SINI YANG MENGETAHUI INFORMASI ZELLE HANYA LEXI SAJA YAH, DEX DAN ZERO GAK TAU
__ADS_1
MASIH BANYAK CERITA LAINNYA, SO DI TUNGGUππ