Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 4


__ADS_3

“mah aku mau tinggal di kota A” ucap queni saat dirinya tengah duduk berdua dengan mommy di taman belakang rumahnya


Nyonya ririn yang mendengar ke inginan anak perempuannya ini tentu saja terkejut, kenapa anaknya ingin pindah tinggal di kota A?


“kenapa tiba tiba kamu ingin tinggal di sana”


“aku hanya ingin mandiri dan bertemu dengan kaka”jawab queni dengan santai nya


Nyonya riri makiin terkejut saat mendengar alasan sang anak yang ingin kekota A, dia harus menjawab apa agar anaknya ini tidak pergi ke sana


“apa kamu tidak kasian meninggalkan mama sendiri di rumah ini, mama akan kesepian jika kamu pergi” itulah alasan yang di berikan nyonya ririn agar sang putri tidak pergi dari rumah ini


Namun bukannya queni membatalkan ke inginanya itu dia malah berbicara


“masih ada bibi dan juga pelayan yang lain, aku janji akan sering pulang dan aku juga akan membawa kaka pulangg juga, aku merindukannya mah”


Nyonya ririn menarik nafass dalam dan menghembuskan dengan berat, sejujurnya dia juga merindukan putri satu laginya, namun dia merasa malu unntuk mengakui itu, dia merasa bersalah atas sikapnya dulu, sehingga membuat kakanya queni pergi meninggalkan rumah


Awalnya nyonya ririn tak tau di mana keberadaan anak perempuan satunya itu, namun dia membayar seseorang untuk mencari keberadaannya, dan dia pun merasa lega kala ternyata dia masih tinggal di Negara yang sama


Namun sekarang nyonya ririnn di buat bingung dengan ke inginan anaknya ini yang ingin menemui kakanya, apa yang akan terjadi jika mereka benar benar bertemu?


Sungguh memikirkan ini membuat kepala nya pusing


“baiklah jika kamu mau seperti itu, tapi kamu harus janji dengan ucapan mu yang tadi” akhiirnya nyonya ririn memperbolehkan queni pergi di kota yang sama dengan kaka nya

__ADS_1


Dia juga berharap bisa secepatnya betemu dengan kakanya queni


Queni langsung memeluk mamahnya dengan erat, kala mamahnya menyetujui ke inginannya itu


Nyonya ririn balik memeluk queni,,Mereka larut dalam kehangatan keluarga


………..


Hari ini tuan braddy mengadakan rapat dadakan, semua petinggi perusahaan langsung bersiap siap


Dan kini rapat di mulai, semua Nampak bingung ada apa tuan besarnya ini tiba tiba mengadakan rapat dadakan


“hari ini saya mengadakan rapat dadakan untuk menyampaikan pengunduran diri saya yang akan di gantikan laangsung oleh anak saya”


Ke adaan rapat yang semula hening tiba tiba ramai dengan bisisk bisik


Hampir semua petinggi perusahaan meremehkan lexi


Lexi yang mendengar bisik bisik itu dia tetap tenang dan tak merasa terusik sama sekali


“harap tenang semuanya” dex mengintrupsi para petinggi perusahaan agar tenang


Kondisi pun kembali normal seperti awal mulai rapat


Tuan braddy melirik anaknya agar menyampaikan sesuatu pada rapat kali ini

__ADS_1


Lexi paham akan tatapan itu dia pun langsung membuka suaranya dengan tegas dan lantang


“baik semuanya, saya ingin kalian bekerja dengan baik di bawah arahan saya, saya tidak ingin ada kesalahan sedikitpun dalam pekerjaan, jika itu ada, saya tidak segan segan langsung memecatnya” lexi menjeda ucapannya


Dia menatap semua para petinggi perusahaan dengan intens, sedangkan mereka yang mendengar ucapan lexi dan melihat tatapannya, nyali mereka langsung menciut


Lexi pun melanjutkan ucapannya


“saya minta, besok kalian harus sudah menyerahkan laporan pekerjaan kalian masing masing selama 1 tahun kebelakang, jangan sampai ada yang tidak mengumpulkan, dan ingat jika sampai saya menemukan kecurangan atau kesalahan sedikit saja, ingat ucapan saya yang tadi”


Setelah mengucapkan itu, lexi berdiri dari kursinya dan berjalan keluar dari ruangan rapat,


dex yang melihat itupun ikut berdiri dan izin mengejar bos yang semena mena itu


“maaf saya permisi”


Setelah kepergian lexi dari ruangan rapat, kondisi ruang rapat lebih tenang dan tidak setegang saat adanya lexi


“baik kalian mungkin sudah mendengar sendiri apa yang putra saya ucapkan, jadi kalian harus bekerja sesuai apa yang di inginkannya, dan jangan berbuat ke salahan” taun braddy langsung berdiri setelah mengucapkan itu


Semua yang ada di ruang rapat pun ikut berdiri dan memberikan bow kepada taun besar itu


Tuan braddy pun keluar dari ruang rapat


“ini benar benar gila” ucap para petinggi perusahaan

__ADS_1


Mereka kini harus bekerja lebih ekstra lagi jika tidak mau di keluarkan dari perusahaan


__ADS_2