
Zelle mengirim pesan pada Jehan saat dirinya sudah sampai rumah
📤 je sorry banget, besok gue gak bisa hadir di acara rumah lo, gue kayanya demam tadi ke ujanan, tapi kalo gue udah mendingan, gue pasti dateng, gue usahain itu 📤
Setelah selesai mengirim pesan, zelle langsung masuk kedalam kamar mandi, dirinya ingin mandi sebentar setelah itu tidur
Kepalanya cukup pusing dan tubuhnya terasa lemas
Setelah selesai mandi dan memakai pakaian tidur, zelle langsung merebahkan tubuh nya di kasur dan tak lama langsung tertidur
........
Sedangkan Jehan kini tengah duduk dengan kedua orang tuanya, mereka baru saja membahas pesta perayaan untuk Jehan
"Pah harus banget yah di rayain begini, lagian papah udah ngenalin Jehan sama temen-temen papah sama kolega kolega papah, apalagi yang belum coba" Keluh jehan
"Ini demi bisnis je, kamu gak ngerti itu" Jawab tuan levronka
"Terserah papah ajah, lagian percuma mau Jehan nolak ataupun nerima gak akan di hargai sama papah, papah always ingin di ngertiin tapi papah juga gak bisa ngertiin perasaan anaknya sendiri" Jehan langsung berdiri dan jalan menuju kamarnya di lantai 2
"Je sayang" Panggil mamanya
Jehan tak menggubris panggilan mamah nya, kini Jehan sudah berada di kamarnya dan melihat ponsel ternyata ada pesan dari zelle
"Astaga gue sampe lupa sama ni anak, haisshh gara gara tadi gue ke asikan ngobrol sama si zero belum lagi ngebahas pesta yang gak penting" Kesal Jehan
Jehan mencoba menelfon zelle namun tak terhubung
"Tidur apah yah" Yaudah lah besok gue ke rumahnya ajah, udah malem juga ini
...........
__ADS_1
Kini tiga pria tampan sedang berkumpul di balkon kamar lexi
"Lex lo ko bisa kenal sama bidadari cafe" Tanya dex
"Bidadari cafe? Siapa" Celetuk zero
"Kepo" Ledek dex dengan ekspresi julidnya
Saat zero hendak memukul kepala dex, lexi lebih dulu bersuara
"Kalian tuh kalo lagi kumpul gini bisa nya cuma ribut, pusing gue" Kesal lexi
"Lo nya ajah yang gak bisa di ajak bercanda bawaannya serius mulu yeeehh" Ucap dex
Seketika lexi menatap dex dengan tajam dan sudah pasti dex langsung memasang ekpresi sok imut dengan mengedipkan kedua matanya berkali kali
"Hiiiiiiihhhhh jijik gue" Kini zero yang meledek dex dengan ekpresi wajah sok jijik melihat tingkah dex
"Mending kalian pulang deh, gue mau istirahat" Ucap lexi yang sudah mulai jengan dengan kedua temannya ini
"Oh Iyah besok kalian dateng gak ke acara pesta di rumahnya tuan levronka? " Kali ini zero berbicara sedikit serius
"Gak tau, gue sih gimana lexi" Jawab dex
"Gimana lex" Tanya zero
"Liat besok ajah" Jawab lexi
"Lex, lo belum jawab pertanyaan gue, gimana lo bisa kenal sama bidadari cafe gue" Tanya dex dengan penasaran
"Bidadari cafe siapa" Ucap lexi
__ADS_1
"Tadi yang kita anterin balik" Ucap dex
"Gue cuma tau, gak begitu kenal" Jawab lexi
Dex mengangguk sedang kan zero seperti orang bodoh yang tak tau apah apah
"Bener yah lo gak ada something sama tu cewe, soalnya gue mau deketin dia" Ucap dex tiba-tiba
Sontak zero dan lexi langsung menatap dex, zero menatap dex dengan ekpresi cengo dan lexi menatap dex dengan wajah datarnya
"Anjiiirr bikin gue kaget bego, ngeliatinnya pada gak bisa biasa banget sih" Kesal dex, dirinya seperti sedang di intimidasi
"Deketin ajah kalo lo bisa" Tantang lexi
"Benar yah, ok kita liat ajah nanti" Dex merasa sangat yakin bisa menaklukkan hati zelle
"Kalian lagi pada ngomongin siapa sih, bikin gue kaya orang bego gak tau apa-apa" Ucap zero dengan kesal
"Kepo banget sih lo jadi manusia" Jawab dex
"Cewe resto" Celetuk lexi
"Cewe resto? " Zero mengingat ingat namun ingatannya malah jatuh pada Jehan
"WHAT?!!! LO SUKA SAMA PARTNER KERJA SAMA GUE, GAK BISA GAK BISA" Ucap zero dengan bersungut-sungut
"Apasih ni bocah, partner kerja sama lo ajah gue gak tau, gak jelas banget" Tutur dex
"Bukan itu tapi satunya" Kali ini lexi yang berbicara
Zero langsung mengingat kembali, dan dirinya sudah tau siapa itu, tapi dirinya tidak tau namanya
__ADS_1
"Ciihh... Mustahil buat lo bisa dapetin tu cewe" Ledek zero
Dex semakin kesal saja dengan zero, ingin sekali dia mengirim sahabat nya ini di sungai Amazone sekarang juga