
Zelle kini sudah berada di ruangan jovan yang tengah di rawat
"Sebenarnya apa yang terjadi dengan jovan" Tanya zelle pada asisten jovan
"Empat hari sebelumnya, tuan jovan berniat datang menemui nona zelle, Namun sebelum sempat bertemu nona, tuan jovan mengalami kecelakaan, mobil tuan jovan ditabrak truk dari belakang, seperti itulah kejadiannya" Terang asisten itu
"Ah seperti itu, lantas keadaan sekarang bagaimana" Tanya zelle kembali
"Dokter bilang karena dulu tuan juga pernah mengalami kecelakaan yang cukup parah dari ini, jadi ada kemungkinan, hilang ingatan sebagian tuan bisa lebih parah dari yang sebelumnya" Ujar asisten itu
Zelle cukup terkejut mendengar nya, 'jadi dulu jovan pernah mengalami kecelakaan yang cukup parah sampai membuat ingatan nya hilang sebagian' Batin zelle
"Mhhh.... Nona, apa saya boleh meminta tolong pada nona" Tanya asisten jovan dengan ragu
"Ah boleh, jika saya bisa bantu, akan saya lakukan" Jawab zelle
"Bisakah nona malam ini menginap di sini, saya hanya takut jika nanti tuan jovan memanggil manggil nona kembali, seperti nya, ada yang ingin tuan sampaikan pada nona" Ujar sang asisten
"Tapi jika nona tidak bisa sa---"
"Tenanglah saya akan menginap disini " Potong zelle
"Ah syukur lah, terimakasih nona" Ucap asisten jovan dengan tulus
"Tidak perlu sungkan, kamu jika ingin pulang terlebih dahulu juga tidak apa apa, saya akan menjaga jovan di sini" Ucap zelle
"Ah tidak perlu nona, saya merasa tidak nyaman" Balas asisten jovan
"Tidak apa, mungkin ada yang ingin kamu lakukan di rumah" Ujar zelle
"Baiklah jika nona mengizinkan, saya ingin pulang sebentar, Kalo begitu saya pamit dulu nona zelle" Ucap nya
"Hati-hati" Balas zelle
Setelah kepergian asisten jovan, kini ruangan rawat jovan hanya ada jovan dan zelle saja
__ADS_1
Zelle memandang jovan dengan intens, zelle juga sebenarnya merasa kasian dengan jovan, dirinya harus tinggal jauh dari keluarganya
Jovan sudah banyak cerita mengenai dirinya pada zelle, dan zelle merasa jovan pribadi yang baik, meskipun dulu zelle sempat tak suka dengan jovan yang terlalu sering berkata bahwa dirinya menyukai zelle
"Jangan terlalu lama tidur, banyak orang yang sudah menunggu lo sadar" Ucap zelle dengan memandang jovan
Setelah cukup lama memandangi jovan, zelle pun bangkit dan pindah menuju sofa
Mungkin lebih baik dirinya tidur di sofa saja, zelle pun menuju kamar mandi terlebih dahulu sebelum tidur
setelah selesai ke kamar mandi, zelle langsung merebahkan tubuhnya di sofa dengan nyaman dan memakai selimut yang ada
Baru saja zelle hendak memejamkan matanya, Zelle di kejutkan dengan suara rintihan jovan yang memanggilnya
"Zelle, ze--lle, zelle"
Dengan sigap, zelle langsung bangkit dan mendekat pada jovan
"Gue di sini jo, tenang lah" Zelle berusaha menenangkan jovan
Mendengar suara zelle yang sangat jelas di telinga jovan, entah dari kekuatan mana, jovan perlahan membuka matanya, dan yang pertama jovan lihat adalah zelle
Zelle sedikit bingung dengan reaksi jovan yang langsung menangis saat melihat dirinya
"Lo gak papa kan, apa mau gue panggilin dokter? " Tanya zelle
jovan langsung menggeleng dan tiba-tiba langsung memeluk zelle dengan eratnya
Zelle tentu saja syok dan hendak melepaskan pelukannya namun ucapan jovan membuat zelle tak jadi melepaskan pelukan nya
"Maafin gue ze, maafin gue, please maafin gue" Jovan semakin terisak kala meminta maaf pada zelle
zelle tiba-tiba bingung dan bengong, mengapa jovan meminta maaf pada dirinya
Zelle pikir jovan tak pernah berbuat salah pada nya, Namun karena zelle tak ingin jovan terus menangis zelle pun berbicara
__ADS_1
"Lo diem dulu baru gue maafin, gue gak tau lo minta maaf karena apa, tapi gue bakal maafin kalo lo berhenti nangis kaya gini" Ujar zelle dalam pelukan jovan
Jovan pun perlahan melepaskan pelukannya dan kembali memegang tangan zelle dengan lembut kali ini
Jovan berusaha untuk bersikap tenang kali ini meskipun sulit
"Lo baik baik ajah kan sampe sekarang? ada yang pernah nyakitin lo gak selama ini? ada yang membuat hidup lo gak tenang gak? Atau ada yang---"
"Stop!! Lo kenapa sih jov, Tiba-tiba nanya gitu ke gue" Ujar zelle
Jovan cukup terdiam lama dan memikirkan, akankah dia memberi tahu zelle sekarang atau nanti?
Setelah lama mempertimbangkan, jovan pun memutuskan untuk??
"Gue di kasih amanat sama abang lo buat jagain lo? " Ujar jovan dengan beratnya
DEG!!
"Bang david? " Ucap zelle dengan syok dan tiba-tiba memundurkan langkahnya
"Maksudnya gimana jelasin ke gueeeee" Zelle merasa seperti orang linglung sekarang
"Abang lo kecelakaan waktu itu sama gue? " Tutur jovan dengan suara kecil
Zelle makin memundurkan langkahnya
"Gak, gak mungkin, lo bohong kan, ini gak mungkin" Ujar zelle dengan tak percaya
"Lo tenang dulu gue bakal jelasin" Balas jovan berusaha menenangkan zelle
Namun tiba-tiba
"BRUK!! "
"ZELLE" Teriak jovan
__ADS_1
🤍🤍🤍🤍
GUYS PLEASE LIKE, KOMEN, DAN VOTE KARYA AUTHOR YAH😭😭🙏🙏