Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 32


__ADS_3

"Zel lo ada di mana" Tanya jehan di sebrang telfon


"Gue di perpus" Jawab zelle sedikit berbisik


"Kirim pesan ajah kalo ada apa apa" Sambung zelle dan langsung memutuskan sambungan telfonnya


Dan tak lama dirinya mendapat pesan dari jehan


📩.. Nanti ketemuan di caffe x jam 2 siang ini ada yang mau gue omongin ke lo penting.. 📩


Zelle pu membalas pesan jehan


📨 ok 📨


Zelle pun melanjutkan membaca novelnya dan sudah memilih mana yang mau dia pinjam


.......


Queni masih saja tidak fokus pada pekerjaannya karena memikirkan ucapan kakanya


Queni akhirnya memutuskan menelfon mamahnya


Telfon langsung terhubung, queni cukup lama menjawab ucapan mamahnya yang dari tadi memanggil nya


"Hallo queni, quen sayang ada apa"


"Ah queni hanya mau berbicara langsung dengan mamah, bisa kita ketemu, nanti queni kirim lokasinya"


"Ah begitu baiklah mama tunggu"


Sambungan telfon pun terputus, queni langsung mengirim pesan pada mamahnya dan kembali melanjutkan pekerjaannya


. ........


Waktu tak di sangka sudah menunjukkan pukul 13:45


Zelle langsung membereskan buku yang mau dia pinjam dan langsung membawanya menuju tempat peminjaman


Setelah selesai zelle langsung keluar dari perpus dan memesan taxi online


Dan tak lama taxi online yang di pesan datang, zelle langsung masuk, taxi pun jalan menuju sesuai lokasi zelle


Hanya beberapa menit taxi sudah sampai di tujuan,, zelle membayar nominalnya dan keluar


Dirinya langsung melihat lokasi caffe yang di kirim jehan

__ADS_1


Zelle langsung masuk kedalam caffe dan melihat jehan yang melambaikan tangan ke arahnya


Zelle menghampiri jehan dan langsung


Duduk


"Lo udah pesan? " Tanya zelle


"Udah, tinggal lo yang belum" Jawab jehan


"Gue pesan coffee americano "ucap zelle


" permisi" Panggil jehan pada waiters yang membawa pesanan orang


Waiters itupun menghampiri meja jehan


"Iyah ada yang bisa saya bantu" Tanyanya sopan


"Saya mau tambahan pesanan coffee americano 1" Pesan jehan


"Baik mohon di tunggu" Jawab waiters sambil mencatat pesanannya


Jehan hanya mengangguk


"Apa yang mau lo omongin" Tanya zelle


" Permisi "ucap waiters


" Ah Iyah silahkan" Ucap


Pesanan mereka sudah tertata di meja


Zelle melongo melihat cukup banyak pesanan mereka dan zelle langsung menatap jehan yang tersenyum tanpa dosa


"Gue laper zel, gue juga tau lo dari pagi gak sarapan ka paling cuma makan roti" Tebak jehan


Tebakan jehan benar, memang zelle hanya sarapan dengan roti saja


"Yah gak sebanyak ini juga je"tutur zelle


" Udah lah dari pada ribut mending makan dulu ntar gue lanjut cerita setelah selesai makan" Ucap jehan


Keduanya langsung menyantap makanannya


Setelah beberapa menit, mereka selesai dengan makanan nya

__ADS_1


"Lanjutin apa yang mau lo ceritain" Zelle sedikit penasaran apa keputusan kali ini yang akan di lakukan oleh jehan


"Gue mau gantiin posisi bopak gue dengan lo yang jadi asisten dan sekertaris gue" Jawab jehan dengan santainya


Zelle yang sedang asik meminum coffe miliknya langsung tersedak mendengar jawaban jehan


"Uhuk.. Uhukkk... WHAT!! "


"LO GILA YAH" Sarkas zelle, dirinya tak peduli dengan pengunjung cafe yang melihat dirinya karena suaranya yang cukup keras


"Pokonya gue gak mau" Sambung zelle


"zell pleaseee kali ini lo mau yahh,, gue juga gak akan mau ambil posisi itu kalo bokap gue gak ngancem gue, bokap gue ngancem kalo gue gak mabil posisi itu dia bakal maksa gue buat tinggal di luar negeri" jehan memberikan alasannya dia mau menerima posisi itu


"tapi je, gue gak bisa, lo tau sendiri gue cuma lulusan SMA,, gue gak bisa buat ada di posisi itu" jelas zelle


"gue bakal ajarin lo ko, jadi tenang ajah, please yah zell tolongin gue" mohon jehan dengan menangkupkan tangannya di depan wajahnya


"je kenapa harus gue sih" keluh zelle


jehan masih saja dengan posisi yang sama menangkup kan tangannya kali ini ekspresi jehan lebih dramatis lagi


"haissshhhhh.... baiklah baiklah" putus zelle


"baik banget sih sahabat gue ini ulu ulu" jehan mencubit pipi zelle dengan gemas


zelle langsung melepaskan tangan jehan yang mencibut pipinya


"gak usah cubit pipi gue juga kali" kesal zelle


"iyah Iyah sorry, oh Iyah besok pagi gue jemput lo dirumah yah, lo harus berpenampilan menarik mungkin ok" ucap jehan


"besok ada apa lagi" tanya zelle dengan sedikit kesal


"yah ke perusahaan bokap gue lah" jawab jehan dengan entengnya


"Besok? " tanya zelle lagi


jehan mengangguk dengan mantap


"brak" zelle langsung menjatuhkan kepala nya di meja


"je lo jahat banget sama gue" ucap zelle dengan wajah di tengkurap


Jehan menepuk kepala zelle dengan lembut

__ADS_1


"fighting sahabat ku yang baikkk"


__ADS_2