
"Gue dimana ini" Ucap zelle dengan memegang kepalanya yang sedikit pusing
"Lo di apartemen gue" Jawab seorang pria
Zelle langsung menolehkan kepalanya menghadap orang itu dan dirinya terkejut
"Lo!! Lo bawa gue kemana" Sarkas zelle, zelle seperti mendapatkan kekuatan penuh kala melihat pria itu
"Apartemen gue, gue gak tau rumah lo, jadi gue bawa kesini" Jawabnya santai
"Gue mau pulang, thanks atas tumpangan nya" Bagaimanapun zelle cukup berterimakasih pada pria ini
Zelle turun dari ranjang kamar pria itu namun saat hendak berdiri tangannya di cekal oleh pria itu
"Jangan nyusahin orang, kalo lo pingsan lagi gimana, gue gak mau nolongin lo lagi, tidur di sini, besok baru gue anter" Terang pria itu
"Ck.. Gue gak bakal nyusahin lo, lagian gue mau pulang sendiri, perihal pingsan tadi, itu juga karena gue nabrak badan lo yang keras" Jawab zelle dengan kesal
*Flashback pesta rumah jehan*
Saat zelle tengah sedikit berlari menjauh dari jovan, dirinya tanpa sengaja menabrak seseorang yang tiba-tiba berdiri di depannya
"Awww" Teriak zelle dengan pelan sambil memegang kepalanya yang sedikit pusing karena dirinya juga belum sembuh total karena sakit kemarin
Belum sempat dirinya melihat siapa yang dia tabrak, tubuh zelle sudah ambruk terlebih dahulu
Namun orang yang zelle tabrak lebih dahulu menangkap tubuh zelle sebelum jatuh di tanah
*flashback off*
__ADS_1
"Tapi bentar, kenapa lo bisa bawa gue kesini, kenapa lo gak panggil jehan ajah dan biarin dia bawa gue pulang" Tanya zelle pada lexi yang sedari tadi duduk
"Ck.. Lo tuh bener bener gak tau di untung, masih syukur gue tolongin lo dari pria brengsek itu" Lexi sedikit kesal dengan wanita ini, menurutnya zelle sangat cerewet
"Hey dia bukan pria brengsek, kalo punya mulut di jaga" Sarkas zelle
"Terserah lo deh.... Sekarang lo mau pulang kan, pulang sana" Usir lexi
Tanpa ba bi bu zelle langsung melangkah keluar kamar lexi dan berjalan keluar dari apartemen lexi
Zelle langsung memesan taxi online
"Ck... Kerjaannya nyusahin orang" Kesal lexi
Lexi diam diam mengikuti zelle, dirinya tidak mungkin membiarkan wanita itu pulang sendiri dengan taxi online di tengah malam gini
Lexi dengan sabar mengikuti taxi yang membawa zelle
"Ah ini rumahnya" Monolog lexi,, lexi masih menunggu zelle hingga masuk kedalam rumah
Saat zelle sudah masuk kedalam rumahnya barulah lexi pergi
............
Sedangkan dex dan zero kini keduanya berada di apartemen dex
"Lexi gak ngasih tau lo kalo dia pergi ke mana" Tanya zero
"Kalo gue tau juga gak akan gue di sini sama lo" Jawab dex dengan kesal
__ADS_1
"Ck... Kesel gue nanya sama lo" Ucap zero
"Gue lebih kesel denger pertanyaan lo" Balik dex
Karena dex tadi berada di toilet rumah jehan dan saat dirinya balik lagi menghampiri Lexi, ternyata Lexi sudah tidak ada, disitulah dex memanggil zero
Namun karena zero juga tadi sedang berdua dengan jehan tentu saja dirinya juga tidak tau
.........
Sedangkan jehan kini tengah tertidur lelap, dirinya sedari tadi menatap layar ponselnya karena menunggu pesan atau panggilan dari zelle
Dan jovan kini tengah termenung di balkon kamarnya, dirinya masih memikirkan zelle
"Flashback jovan saat di pesta jehan*
Saat jovan melihat zelle menabrak Lexi dan tak lama zelle pingsan, jovan sudah hendak menangkap tubuh zelle , namun dirinya ketinggalan lebih dulu dari Lexi
Lexi sudah lebih dulu menangkap tubuh zelle, namun jovan langsung mendekat pada zelle
"Biar gue yang anter dia pulang" Ucap jovan dengan memandang tubuh zelle yang berada di gendongan Lexi
"Gue lebih tau zelle di banding lo, jadi gue yang bawa dia, lo tadi udah bikin dia gak nyaman" Ucap Lexi dengan penuh penekanan
Lexi langsung membawa tubuh zelle pergi dari hadapan jovan yang diam mematung
*flashback off*
Jovan juga sudah menghampiri rumah zelle namun karena rumahnya gelap dan tidak ada tanda tanda orang di dalam akhirnya jovan pergi dan kini dirinya malah termenung di balkon kamarnya
__ADS_1
Namun jovan sangat yakin jika dirinya pernah melihat zelle tapi dirinya lupa di mana