Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 5


__ADS_3

“apa yang ingin kau lakukan setelah ini” Tanya dex pada lexi


Mereka kini tengah duduk santai di sofa ruangan lexi


“gue ingin melakukan pemecatan besar besaran pada staf dan karyawan, gue mau cari staf dan karyawan yang ingin bekerja dengan serius, gue udah liat kinerja mereka, kinerja mereka sangat buruk”


“mereka bekerja dengan santai tapi menginginkan gaji yang besar, enak sekali"


" gue gak mau punya karyawan yang seperti mereka”


“besok lo udah ada surat pemecatan buat mereka, gue udah siapin daftar nama nama siapa saja yang harus di pecat, berikan mereka pesangon juga, dan jangan lupa, lo juga harus buat iklan untuk loker perusahaan ini”


Rasanya dex menyesal sudah memilih ingin bekerja dengan lexi, dia benar benar laki laki yang perfect, namun mau bagaimana lagi, dia sudah masuk kedalam pilihannya


ingin rasanya dex menjerit sekencang mungkin dan berkata


"SIALAN KAU LEXI RODERICKKKKK"


Namun tetap saja, dia tidak berani untung mengucapkan nya, dia hanya mampu mengumpat dalam hati saja wkwk


karena jika lexi sudah menentukan pilihan, tidak ada yang bisa menghalangi nya,


“baiklah tuan muda yang terhormat”jawab dex pasrah

__ADS_1


…….


“zell lo bilang mau bekerja kan?” Tanya jehan


Zelle hanya menganggukan kepalanya


“gue tadi ngeliat ada loker di caffe sebagai kasir, apa lo mau”


Mendengar itu zelle langsung menganggukan kepalanya dan sedikit tersenyum


“baiklah kalo lo mau, gue bakal urus buat lo” tutur jehan


“biar gue ajah, gue mau kali ini gue yang ngurus sendiri, gue bakal dateng ke tempat caffe itu buat naro lamarannya” ucap zelle


Jehan merasa senang, sudah seminggu ini perkembangan zelle lebih baik, meskipun masih ketergantungan dengan obat


“ kapan gue bisa naro lamarannya” Tanya zelle dengan semangat


“besok juga sudah boleh, emang lo udah nyiapin lamaran pekerjaannya” jehan balik bertanya


“sudah” jawab zelle


“rupanya lo bener bener ngebet mau kerja, eiittss… tapi besok kalo lo mau naro lamarannya harus gue temenin, kalo lo nolak gue bakal bikin lo di tolak di caffe itu” ancam jehan dengan nada bercanda

__ADS_1


“baiklah terserah kau saja"


Kini mereka tengan duduk santai di depan rumah zelle


Mereka selalu saja menghabiskan waktu bersama, mungkin jika orang melihat dengan seksama mereka berdua, ada yang mengira mereka itu kembar


Karna kata orang jika kita mempunyai teman dan sering menghabiskan waktu bersama, mereka akan terlihat seperti orang kembar atau kaka beradik


Meskipun wajah zelle lebih cantik dari wajah jehan, tapi jika mereka berjalan beriringan, seperti tak ada bedanya, mereka sama sama cantik


………..


“mom aku mau melanjutkan kuliahku di sini ajah, aku gk mau keluar negeri lagi,aku lebih nyaman berada di sini” rengek quinnsha pada nyonya aleta yang tengan duduk santai di balkon kamarnya


“kamu bilangnya pada daddy mu sanah, jangan bilang pada mommy, mommy sih boleh boleh ajah” jawab nyonya aleta dengan tersenyum


Nyonya aleta akan merasa senang jika putrinya ini ingin pindah kuliah di sini, dia akan ada teman untuk menonton dan mengobrol,,


pasalnya nyonya aleta merasa kesepian di rumah


“kalo urusan daddy sih gampang, aku kan anak kesayangannya” ucap quennsha dengan bangganya


Nyonya aleta menggelengkan kepalanya melihat tingkah putri satu satunya ini

__ADS_1


__ADS_2