
"Pulanglah, zelle akan baik baik ajah, abang tak perlu khawatir" Ucap zelle pada jovan
"Kaka beneran gak mau nginep semalem gitu" Ujar queni tiba-tiba
"Lain kali kaka akan menginap, kamu sama mamah masuk ajah, gak perlu nganter zelle sampai depan" Tutur zelle
"Baiklah, kamu hati hati" Nyonya ririn langsung memeluk zelle sebelum masuk kedalam apartemen queni
Queni pun sama, setelah memeluk zelle, dirinya masuk kedalam apartemen
"Ayo pulang" Ajak Lexi pada zelle
"Dia akan baik baik ajah" Jehan langsung berbicara saat jovan hendak mencela ucapan Lexi
"Titip zelle, jangan macem-macem" Ancam Jehan pada Lexi
"Ck. .. Bakal gue culik zelle" Canda Lexi
'BUGH'
Jovan memukul perut Lexi dengan cepat namun tak begitu kencang
"Peringatan pertama" Ujar jovan
Sedangkan Lexi masih memegang perutnya yang sebenarnya tak sakit sama sekali bagi Lexi, namun Lexi hanya pura-pura saja terlihat kesakitan
Zelle hanya tersenyum kecil melihat pertengkaran yang baginya seperti anak anak
"Jangan terlalu larut pulang ok" Ucap jovan pada zelle
Zelle mengangguk dan tersenyum
__ADS_1
Jovan dan Jehan pun pergi menggunakan mobil masing-masing
Lexi membukakan pintu mobil untuk zelle
"Masuklah" Ujarnya
Zelle pun masuk dan duduk dengan tenang
Lexi mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang
"Sorry tadi ganggu acara makan malamnya" Ujar Lexi tiba-tiba
"Tak perlu minta maaf jika sudah tau" Balas zelle
Lexi tersenyum mendengar jawaban yang sudah di duganya
"Gue awalnya mikir, kenapa gue bisa se sayang itu sama lo" Tutur Lexi dengan ringan nya
"Tapi ternyata lo memang pantes buat gue perjuangin" Sambung Lexi
"Terdengar konyol tapi gue hargain itu" Balas zelle
"Jangan rubah apapun itu hiduplah dengan cara lo sendiri" Ujar Lexi lebih serius kali ini
"Dan gue pastiin kali ini hidup lo cuma nanggung sedikit beban" Sambung Lexi
Mobil Lexi ternyata sudah sampai di depan halaman rumah zelle
Zelle masih diam di kursi samping kemudi Lexi
"Terimakasih dan... Lebih baik buang dan lupain ajah perasaan lo sama gue, karena itu gak akan terjadi" Setelah mengutarakan apa yang ada di pikirannya selama perjalanan pulang tadi, zelle langsung keluar dari mobil Lexi
__ADS_1
"Tak perlu pikirkan perasaan gue, lo cukup hidup ajah dengan nyaman, biar gue yang berusaha" Lexi menghentikan langkah zelle sebelum benar-benar masuk kedalam rumah
Setelah mendengar kan apa yang di ucapkan Lexi, zelle langsung masuk kedalam rumah
Lexi melihat zelle yang masuk kedalam rumah hanya tersenyum dan geleng-geleng saja
"Lucu" Monolog nya dengan tersenyum
Lexi pun kembali menuju mobilnya dan pergi dari rumah zelle
Lexi menelfon dex dan zero untuk datang ke apartemen nya
🤍🤍🤍🤍🤍
"Gimana lancar semuanya? " Tanya Lexi pada dex dan zero
"Huhhh... Cukup sulit tapi seru" Jawab zero
"Simpan dan jaga, belum saatnya gue mulai" Ujar Lexi dengar tersenyum smirk
"Kenapa lo gak lakuin ini dari awal ajah" Tanya dex
"Gue hanya mau terlihat baik di awal" Jawab Lexi dengan suara beratnya dan matanya menatap lurus
"Pada intinya sama ajah" Ledek zero dengan senyum smirk nya
🤍🤍🤍🤍🤍
"Huh cukup menyenangkan, tapi melelahkan" monolog zelle
"Zelle akan berusaha lebih baik lagi kak, kaka harus bahagia disana, karena zelle pun akan bahagia di sini"
__ADS_1
"Zelle hanya terlalu bodoh memikirkan perasaan diri sendiri"