
Zelle sangat menikmati hari-hari nya yang sekarang
Semua yang zelle lakukan terasa menyenangkan, lebih banyak tersenyum dan tertawa
Zelle sampai sekarang masih ingin menikmati hari-hari nya sebelum kembali bekerja, meskipun zelle belum memikirkan akan bekerja dimana
Jovan sudah menawarkan zelle agar bekerja di perusahaan nya, namun zelle akan memikirkan nya dan belum menerima tawaran jovan hingga saat ini
Zelle juga lebih sering berinteraksi dengan lingkungan dan orang-orang sekitar
Seperti saat ini, zelle tengah duduk sendiri menikmati pemandangan pantai di sore hari
"Boleh ikut duduk di sini" Tanya seorang pria
Zelle yang tengah memandang sekitar, teralihkan dengan suara orang itu
"Ah iyah du....... Lexi?!! " Zelle terkejut ternyata itu Lexi
Lexi langsung duduk di samping zelle
"Lo ngikutin gue" Tanya zelle sedikit aneh dengan situasi sekarang
"Kebetulan" Kilah Lexi
"Lo sendiri di sini? " Padahal Lexi sudah tau jika zelle datang sendiri di pantai ini, namun Lexi hanya ingin lebih banyak bicara dengan zelle
Dengan malas zelle mengangguk
"Bagus deh" Ujar Lexi
Zelle langsung menatap Lexi
"Maksud lo" Ucap zelle
"Pemandangan nya bagus" Lagi-lagi Lexi berkilah
Zelle berdecak mendengar nya
Lama-lama saling diam, Lexi mengajukan pertanyaan pada zelle
"Gak ada kesempatan buat gue"
Zelle lagi-lagi di buat bingung dengan pertanyaan Lexi
"Kalo ngomong yang jelas" Ujar zelle sedikit kesal
"Kesempatan gue jadi pasangan hidup lo" Sambung Lexi dengan gamblang nya
Zelle langsung memijit pangkal hidungnya, zelle sungguh tak habis fikir dengan semua kelakuan dan ucapan Lexi
"Kalo gue bilang gak ada, lo bakal berhenti? " Ujar zelle
"Gak" Jawab Lexi cepat
"Jadi gak usah gue jawab" Ujar zelle
__ADS_1
"Hah? Maksudnya? " Lexi bingung dengan ucapan zelle
"Kalopun gue nolak, lo gak akan berhenti kan? Jadi yaudah gue gak akan jawab apah-apah, karena percuma" Terang zelle
"Gak akan percuma kalo lo nerima gue" Tutur Lexi
"Lo pasti udah tau gue kan? Kenapa lo bertahan sampe segininya" Tanya zelle serius
"Gue belum tau lo" Tidak semua mengenai zelle tau, Lexi hanya tau beberapa saja
"Yang lo tau tentang gue apah" Tanya zelle lagi
"Lo zelle, lo hampir gila" Ujar Lexi dengan santainya
Zelle langsung melotot tak percaya dengan apa yang di ucapkan Lexi
"Terus lo mau sama orang gila ini" Sarkas zelle
"Itu yang bikin gue suka sama lo" Jawab Lexi
Zelle benar benar gila saat ini karena berbicara dengan Lexi
"Gue mau pulang, terserah lo mau ngomong apah" Ujar zelle beranjak dari duduknya
"Pulang sama gue" Ucap Lexi dengan mencekal tangan zelle yang hendak pergi
"Gue bakal gendong lo, kalo lo nolak pulang sama gue" Ancam Lexi terdengar serius
Zelle langsung memutar tubuhnya dan berjalan lebih dulu dari Lexi
Lexi yang tengah melamun menatap zelle pun tersadar dan mengejar zelle yang sudah jalan dulu
"Nanti turunin gue di supermarket yang deket rumah gue yah" Pinta zelle saat dalam perjalanan pulang
"Oke siap" Jawab Lexi
Karena jarak pantai dan rumah zelle tak jauh, sekarang mobil Lexi sudah berhenti di parkiran supermarket
"Thanks, lo pulang hati-hati" Ucap zelle dengan tulus
Namun Lexi tak menjawab ucapan zelle, Lexi malah ikut keluar dari mobil
"Ngapain ikut keluar mobil" Ucap zelle
"Nemenin lo belanja lah" Jawab Lexi
"Haissshh... Yaudah ayo, sekalian bayarin" Ujar zelle bercanda namun tidak untuk Lexi
Lexi tentu dengan senang hati akan membayar semua yang di beli zelle
Lexi dengan setia menemani zelle membeli berbagai macam bahan makanan dan cemilan
Dan sekarang zelle sudah selesai
"Lo gak beli apa-apa" Tanya zelle
__ADS_1
"Gak" Jawab Lexi
Zelle hanya mengedikan bahu tak perduli
Dan sekarang saatnya bayar, saat sudah selesai menghitung semua belanjaan zelle, Lexi dengan cepat menyerahkan kartunya kepada petugas kasir
"Lex" Ujar zelle
"Hust... " Lexi langsung menempelkan jarinya pada bibir zelle
Zelle melotot tak percaya dan langsung menepis tangan Lexi
Barang belanjaan zelle langsung di bawa Lexi dan di masukan ke bagasi mobilnya
Zelle masih saja menampakkan wajah kesalnya
Dan sekarang mobil Lexi sampai di rumah zelle
Lexi mengeluarkan semua belanjaan zelle dan menaruhnya di depan pintu rumah zelle
Zelle langsung mengeluarkan beberapa lembar uang seratus ribuan
"Nih" Ujar zelle menyerahkan nya pada Lexi
Lexi bingung
"Lo kira gue supir" Ucap Lexi
"Ganti belanjaan" Tutur zelle
"Gantinya sama makan malam ini ajah" Tawar Lexi
"Lex, please jangan lagi, gue capek" Zelle sangat lelah untuk berdebat dengan Lexi
"Gak ada penolakan, sekarang gue mau balik dulu, ganti baju, lo harus masak banyak malem ini, karena gue ajak orang spesial nanti" Lexi langsung ngibrit masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya pergi dari rumah zelle
"Apalagi tuhaaannnnn" Keluh zelle
zelle pun masuk kedalam rumah dan membawa barang belanjaannya
Zelle menaruh tas nya di kamar dan langsung menuju dapur
Meskipun zelle agak kesal dengan semua yang di lakukan oleh Lexi, zelle bagaimana pun juga harus berterima kasih pada Lexi
zelle pun langsung memasak bahan bahan makanan yang tadi dia beli
berkutat dua jam, masakan yang zelle masak telah matang semua, zelle menghidangkan nya di meja makan
Baru saja selesai menyiapkan makanan di meja makan, pintu rumah zelle di ketuk seseorang
zelle pun langsung beranjak dari dapur dan membuka pintu rumahnya
Zelle bengong tak percaya dengan tamu yang datang ke rumahnya
"Tu--Tu--an Roderic"
__ADS_1