Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 64


__ADS_3

"MAMAAAAAHHHH" Teriak queni


Nyonya Ririn yang tengah memasak di dapur apartemen queni terkejut sampai menjatuhkan spatula


"Astaga quen, ada apa teriak teriak, mamah sampe kaget nih" Ujar nyonya Ririn


"Mah tau gak kaka nanti malem mau dateng ke apartemen queni, AAAA Senengnya" queni langsung memeluk nyonya Ririn


"Beneran? " Tanya nyonya Ririn memastikan


"Iyah mah serius, orang tadi kaka nelfon quen ko, ahhh gak sabarnya" Queni masih larut dalam kebahagiaan karena zelle akan datang


Namun berbeda dengan nyonya Ririn, nyonya Ririn takut jika terjadi seperti waktu itu jika putrinya zelle berbicara dengan dirinya


"Mamah pulang ajah kalo gitu, kamu bisa ngobrol sama kaka kamu" Tutur nyonya Ririn


Queni yang tengah tersenyum menghentikan senyuman nya kala mendengar ucapan mamahnya


queni tau, pasti mamahnya berfikir jika kak zelle tak ingin berbicara dengan mamah


"Mah, kak zelle sengaja datang ke apartemen quen, karena ingin bertemu mamah juga, jadi mamah jangan pulang, dan jangan berfikir terlalu jauh" Ujar queni


Melihat mamahnya yang hendak berbicara lagi, queni lebih dulu berbicara


"Sudah lebih baik kita hari ini harus masak menu spesial buat nyambut kak zelle, apa kita harus belanja lagi yah ke supermarket" Usul queni


Nyonya Ririn hati nya menghangat mendengar apa yang di ucapkan queni, syukurlah jika zelle mau bertemu dengannya lagi


"Kita tidak perlu belanja lagi, bahan masak masih banyak, daging juga ada, kita masak daging ajah sebagai bahan utama nya, karena kaka kamu itu sangat suka daging" Ujar nyonya ririn


"Ah gitu, baiklah, ayooo kita masaaakkk" Queni sangat bersemangat kali ini


🤍🤍🤍🤍🤍


"Jam berapa lo mau ke apartemen adek lo" Tanya Jehan


"Jam Tujuh malam" jawab zelle


"Sendiri? " Tanya Jehan

__ADS_1


"Sama bang jovan" Ujar zelle


"Bang jovan? " Jehan merasa aneh mendengar nya


"Iyah, dia temen abang gue ternyata, jadi apa salahnya gue nganggep jovan kaya abang gue" Tutur zelle


"Ah gitu, terserah lo sih mau manggil apah"


"Kalo jovan ikut, gue juga ikut" Ucap Jehan


"Ngapain lo ikut hah" Sarkas zelle


"Pokonya gue ikut, jovan ajah bisa ikut masa gue gak" Paksa Jehan


"Huhhhh... Terserah lo deh je, gue nolak juga percuma" Pasrah zelle


"Itu tau, ah Iyah, gue boleh ajak Lexi gak zel" Tanya Jehan


"What ngajak Lexi? Gak ada, gak boleh pokonya" Tolak zelle dengan tegas


"Ck.. Dia itu pengen lebih kenal lo lagi, jadi biarin ajah lah, yah yah yah" Paksa Jehan kembali


"Iyah deh Iyah" Pasrah Jehan


Diam diam Jehan mengirim pesan pada Lexi


📤"Zelle gak ngizinin lo ikut, jadi jangan memaksakan diri, awas kalo sampai nekat datang" 📤


Tanpa menunggu lama, Lexi langsung membalas


📩"Jika zelle gak ngizinin gue dateng, bukan berarti, karyawan gue juga sama" 📩


Jehan paham maksud pesan Lexi


📤"Jangan seperti anak kecil, dan jangan buat zelle semakin gak suka sama lo" 📤


🤍🤍🤍🤍


"Ck.. jovan ajah bisa ikut, lah gue malah di larang, ngeselin banget" Oceh Lexi

__ADS_1


"Makanya jangan main paksa orang buat nikah" Celetuk dex


"Gue gak suka ribet, gue gak mau pacar pacaran atau apalah itu, gue mau langsung nikah ajah" Ujar Lexi


"Yah setidaknya lo harus tanya dulu baik baik bukan malah memaksanya dan menakuti zelle" Sambar zero


"HEEYYYY!!! Lo ini temen siapa sebenarnya hah? pulang sanah, bikin gue makin kesel ajah" Omel Lexi


"Ck.. kaya cewe pms ajah lo, BAPER!!! " Ledek dex


"Waaahhh minta di pecat kayanya" Ucap Lexi dengan menakuti dex


"Pecat ajah silahkan, gak takut gue" Ternyata dex sama sekali tak takut dengan ancaman bercanda Lexi


Lexi langsung meninju lengan dex


"Kurang ajar lo" Kesal Lexi


"Sebenarnya lo naksir zelle dari kapan" Tanya zero tiba-tiba


Dex dan Lexi yang tengah baku hantam pun berhenti dan menatap zero


"Hah? maksudnya gimana? " Tanya Lexi bingung


"Jawab ajah udah" Ujar zero


"Lo suka sama Jehan sejak kapan" Bukannya menjawab pertanyaan zero, Lexi malah balik bertanya


"CK... Ngapain lo malah nanya itu" Kesal zero


"Lah lo juga ngapain nanya itu ke gue"Balas Lexi


" Aaahhhh pusing gue"Zero menjambak rambutnya sendiri karena kesal dengan Lexi


"Emang gue salah nanya yah dex" Tanya Lexi pada dex yang sedari tadi hanya melihat aksi ribut zero dan Lexi


Dex hanya mengedikan bahunya tanpa menjawab


dan ketiganya pun merebahkan tubuhnya di kasur Lexi, mereka seperti pria yang tidak mempunyai semangat hidup

__ADS_1


LEMAH, LETIH, LUNGLAI 😂😂😂


__ADS_2