Dulu, Sekarang Dan Nanti

Dulu, Sekarang Dan Nanti
Bab 60


__ADS_3

Dan sekarang sudah dua hari zelle tetap berdiam di rumah


zelle hanya melakukan aktifitas nya seperti saat dia tidak bekerja


Membersihkan rumah, memasak, membaca buku dan terus terulang seperti itu, zelle cukup nyaman dengan kegiatan nya sekarang


Menonaktifkan handphone nya, dan tidak memberikan akses orang untuk masuk kedalam rumahnya


Namun zelle sedikit penasaran, apakah ada orang yang mencarinya selain jehan tentunya?


Zelle mencoba menyalahkan handphone nya kembali


baru saja dia menyalahkan nya, banyak sekali notifikasi masuk, dan tentunya banyak no baru


"Hufttt.. gak ada yang penting" gumam zelle


zelle pun hendak menonaktifkan kembali handphone nya tapi sebelum itu, ada yang menelfon nya, zelle hendak menolak panggilan itu, karena itu no yang tidak di kenal zelle


namun akhirnya zelle menerima panggilan telfon nya


"Huffttt syukurlah nona menjawabnya, nona tolong datang kerumah sakit sekarang, saya mohon nona, saya akan kirimkan lokasinya sekarang" ujar orang di sebrang telfon


"Rumah sakit? anda siapa? " Tanya zelle penasaran


"Saya asisten tuan jovan, tuan jovan sekarang berada di rumah sakit karena kecelakaan, dan dia selalu memanggil nama nona, maka dari itu saya menghubungi nona, saya fikir tuan jovan ingin menyampaikan sesuatu pada nona" terang asisten jovan


zelle terdiam mendengar penjelasannya


'jovan kecelakaan? maksud dia nyariin gue mau apah' batin zelle


"Hallo nona, apakah nona masih di sana" Tanya asisten jovan


zelle pun langsung tersadar dari lamunan nya


"ah Iyah Iyah, kamu kirim saja lokasinya, jika senggang saya akan datang" Ujar zelle


sang asisten pun langsung mengirimkan lokasi rumas sakitnya pada zelle


setelah sambungan terputus, zelle kembali melamun


"Ini sebenarnya ada apa, kenapa masalah tak henti hentinya datang di hidup gue" Pikir zelle

__ADS_1


"sebenarnya kenapa jovan, bagaimana bisa dia kecelakaan dan sekarang malah nyari nyari gue" Zelle bertanya tanya pada dirinya sendiri


Namun lama mempertimbangkan akhirnya zelle pun berniat datang menemui jovan di rumah sakit


Zelle pun bersiap siap, zelle hanya memakai kaos kebesaran nya, celana jeans pendek, dan juga topi


Namun saat zelle baru saja membuka pintu rumahnya, zelle di kejutkan dengan kehadiran seseorang


"ASTAGA" Zelle sampai memundurkan langkahnya dan memegang dadanya


"Ngapain lo di depan pintu rumah gue" Sarkas zelle


"Mau ketemu sama lo" Jawab orang itu dengan ekspresi tanpa salah karena sudah membuat zelle terkejut


"Lex.. please, gue udah bilang ke lo beberapa kali, jangan temui gue lagi, gue gak ada urusan sama lo jadi please pergi sekarang" Mohon zelle dengan serius


"Lo mau pergi kemana? " Bukannya pergi, lexi malah bertanya pada zelle


Zelle meremas tali tas nya menahan kesal pada lexi


zelle berusaha untuk tak memperdulikan kehadiran Lexi


"Ayo gue anterin" Tanpa tau malu, Lexi langsung saja berjalan menuju mobilnya dengan membawa ponsel zelle


Zelle mengangkat kepalanya ke atas, sungguh emosi zelle sudah di puncaknya, namun dirinya sedang malas berdebat dengan orang semacam Lexi


Zelle tetap saja diam tak bergerak sama sekali untuk menghampiri Lexi yang sudah duduk di kursi kemudian


"Ayo cepat" Teriak Lexi dari delam mobil


Zelle berdiri, Lexi kira zelle akan masuk kedalam mobilnya namun dugaannya salah


Zelle jalan begitu saja melewati mobilnya, Lexi pun langsung keluar dari mobil dan mengejar zelle


"Zelle, ayo gue anterin" Ujar Lexi yang berusaha mengejar zelle yang semakin cepat jalannya


"Lo kalo mau naik bus, akan menunggu lama, lebih baik gue anterin naik mobil gue ayo" bujuk Lexi


Namun lagi lagi zelle tetap diam dan terus jalan dengan cepat


Lexi benar-benar frustasi menghadapi sikap zelle yang benar-benar keras kepala

__ADS_1


"BERI ALASAN KE GUE KENAPA LO GAK MAU NERIMA GUE" Tiba-tiba Lexi berteriak cukup keras dan berhasil membuat langkah zelle berhenti


Zelle membuang nafas kasar dan membalikan badannya menghadap Lexi


"Lo" Balas zelle dengan ekspresi sinis


"Gue" Tunjuk Lexi pada dirinya sendiri, dan lebih mendekat pada zelle


Zelle melipat tangannya dan membiarkan lexi mendekat


"" Gue gak suka apapun itu yang berhubungan dengan lo"Tutur zelle dengan menatap Lexi seperti ingin bergulat


"Ck.. lo baru kenal gue dan bisa bisa nya bicara kaya gitu" Sarkas Lexi


Dan dengan gerakan cepat, zelle langsung merampas HP nya dari tangan zelle


Setelah mendapat kan HP nya zelle berniat ingin pergi, namun lagi lagi ucapan Lexi menghentikan nya


"OK KALO LO GAK MAU SAMA GUE, TAPIIIII... JANGAN SALAHKAN GUE KALO GUE BAKAL NIKAH SAMA JEHAN DAN BUAT HIDUP DIA ANCUR" Lexi berusaha mengancam zelle kali ini


Zelle meremas tangannya sangat kuat dan berusaha untuk tetap sabar


"Lakukan kalo lo bisa" Ucapan zelle terdengar sangat seram di telinga Lexi


dan zelle kali ini benar benar pergi dari hadapan Lexi


"Wah wah wah, gila " Gumam Lexi


Lexi tak habis fikir dengan respon zelle, Lexi pikir zelle akan mau menerima dirinya jika Lexi mengancam zelle menggunakan jehan


"Wahhhh tadi apa yang dia bilang? Lakukan kalo bisa? yaaahhh Wanita macam apa itu" Lexi bergidik sendiri kala mengingat ucapan zelle


Mau tak mau Lexi kali ini harus merasa kalah dari zelle, namun Lexi tak akan menyerah begitu saja


Lexi semakin tertantang untuk bisa mendapatkan zelle


🀍🀍🀍🀍🀍


GUYS KAYA NYA KALIAN GAK BISA YAH LIKE KARYA AUTHOR ATAU VOTE KARYA AUTHOR??


SAMPE SEKARANG MASIH SEPI SEKALIII, PADAHAL AUTHOR BERUSAHA KERAS BUAT BIKIN CERITA NYA LEBIH MENARIK, TAPI RESPON NYA MASIH KURANG😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2