Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 140 - Telur Naga Sejati


__ADS_3

"Sekarang giliranmu !" Shen Yu menatap Jiwa Naga yang terlihat sangat senang.


Shen Yu menghancurkan Pil Roh Pembentukan Tubuh dan melakukan proses yang sama seperti Ruo. Jiwa Naga mulai merasakan panas yang sangat luar biasa dan jatuh ketanah, perlahan Jiwa Naga mulai ditutupi sebuah cangkang putih yang mirip sebuah Telur.


Shen Yu sangat terkejut dengan hal ini, lalu dia mulai berspekulasi tentang awal lahir dari Naga Sejati adalah sebuah Telur. Berbeda dari manusia yang berawal dari segumpal daging didalam perut seorang wanita.


"Apakah mungkin Pil Roh Pembentukan Tubuh menyesuaikan asal usul kelahiran mereka !" Shen Yu tidak mengerti karena baru kali ini dia menggunakan Pil Roh Pembentukan Tubuh, Shen Yu tidak memiliki pengalaman sama sekali tentang ini.


Bahkan untuk Naga Sejati, dia baru pertama kali melihatnya secara langsung. Shen Yu hanya mempelajari Buku Kuno tentang Ras Naga dan tidak pernah bertemu dengan mereka secara langsung, ini adalah kali pertama.


Shen Yu perlahan mendekat dan menyentuh Telur itu, tiba-tiba dia dikejutkan dengan tekanan Naga yang sangat luar biasa. Shen Yu mundur beberapa langkah kebelakang dan keringat dingin keluar dari dahinya.


"Sialan... Binatang Suci Kuno benar-benar bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh !" Shen Yu sedikit khawatir tentang Naga ini, beruntung dia sudah menanamkan Tanda Jiwanya kedalam Jiwa Naga.


Menurut Buku Kuno yang Shen Yu baca, mungkin untuk menetaskan Telur Naga akan memakan waktu selama ratusan tahun. Shen Yu sedikit frustasi tentang waktunya, tetapi dia tidak akan melakukan apapun dan dengan pasrah menunggunya.


Shen Yu sedikit memiliki ide untuk mempercepat aliran waktu, tetapi dia tidak memiliki kemampuan untuk itu. Mungkin dimasa depan jika dia sudah memiliki pencapaian besar dalam Hukum Waktu, Shen Yu akan membantu kelahiran Jiwa Naga.


"Tuan Muda ?" Ruo berdiri dibelakang Shen Yu dan memanggilnya.


Penampilannya saat ini sangatlah indah, Wajah yang cantik, mata yang mirip seperti Batu Giok dan bentuk tubuh yang sangat indah, memancarkan kecantikan yang membuat iri seluruh dunia.


Jika dibandingkan dengan Ling Si, bisa dikatakan jaraknya sangalah jauh. Shen Yu diam-diam terpesona dan tetap menjaga ketenangannya.


Menepuk kepalanya dan berkata, "Bagaimana dengan keadaan tubuhmu ?"

__ADS_1


"Baik." Ruo menyentuh tubuhnya dan berkata, "Apakah ini sudah sesuai selera Tuan Muda ?"


Wajah Ling Si berubah menjadi hitam, Shen Yu hampir memuntahkan darah dari mulutnya setelah mendengar perkataan Ruo. (Bocah ini terlalu berbahaya dengan penampilan seperti ini.)


"Hahaha... lupakan... mari kita pergi dan menemui Master !" Shen Yu membungkus Ruo dengan Qi miliknya dan terbang, "Kau harus segera memulai pelatihanmu !"


"Baik Master." Ling Si segera bersiap untuk memulai latihan yang diajarkan Shen Yu.


Shen Yu dan Ruo mendarat dipulau terapung tempat Istana Gong Fu. Ruo yang masih sedikit belum terbiasa dengan tubuhnya, Shen Yu tersenyum dan menggandengnya, membantunya untuk berjalan.


Ruo sama sekali tidak keberatan dan merasa sangat bahagia. Sudah sejak lama dia menginginkan untuk berjalan berjalan bersama dengan Shen Yu.


"Ini sangat berbeda ketika Ruo hanya sebuah Jiwa." Ruo tersenyum bahagia.


Shen Yu tersenyum dan berkata, "Setelah ini aku akan mengajakmu keluar dan berjalan-jalan melihat pemandangan. Bagaimana menurutmu ?"


Saat ini mereka berdua berjalan kearah ruangan Gong Fu dan melihatnya duduk dengan santai.


"Murid telah melihat Master !" Shen Yu memberi hormat kepada Gong Fu.


"Sepertinya kau kembali dengan sesuatu yang baik." Gong Fu menatap Ruo yang tersenyum bahagia dibelakangnya.


"Murid ini hanya melakukan sesuatu yang seharusnya dia lakukan." Shen Yu berkata dengan jujur.


"Terimakasih karena mau merawat Gadis Kecil ini. Dulu aku juga memiliki pemikiran untuk memberikannya sebuah Tubuh !" Gong Fu berkata dengan sedih.

__ADS_1


Dia memang memiliki pemikiran semacam itu, sayangnya dia hanya sebatas jiwa dan bahanya sangat sulit untuk ditemukan. Gong Fu cukup bersyukur menerima Shen Yu sebagai Murid dan tanpa perintah darinya, Shen Yu sudah mengurangi semua beban didalam hatinya.


"Murid ini tidak berani." Shen Yu mengeluarkan Botol Giok dari Cincin Ruang miliknya dan berkata, "Master... tolong terima ini untuk membangun ulang Tubuh Master !"


Gong Fu tersenyum dan berkata, "Tidak... aku tidak mau menerimanya."


Shen Yu sedikit terkejut dan berkata, "Kenapa Master... bukankah lebih baik jika Anda memiliki tubuh fisik ?"


"Aku sudah hidup sangat lama dan semua kenalanku sudah mati pada saat pertempuran besar waktu itu. Wajah apa yang akan aku tunjukan kepada Dunia, jika aku sendiri yang bertahan hidup." Gong Fu berkata dengan sedih.


"Masa lalu biarlah berlalu dan kita harus menyambut masa depan. Mereka yang sudah mati meninggalkan harapan dan kita yang masih hidup harus terus meneruskan harapan mereka !" Shen Yu berkata dengan tegas.


Gong Fu sedikit bergetar dan merasa malu, di sudah hidup sangat lama dan menjadi salah satu Kultivator yang menguasai Dunia Martial Dao. Tetapi hatinya berhasil diguncang oleh seorang bocah belaka.


Walaupun Shen Yu adalah seorang Reinkarnasi, tetapi Gong Fu jauh lebih tua darinya dan dalam segi kekuatan Shen Yu tidak berbeda dari seekor semut baginya.


Ruo yang mendengar obrolan ini menangis dan air matanya keluar. Perlahan dia menghapus dengan kedua tangannya.


"Master... setidaknya hiduplah untuk melihat Murid ini melampaui Anda dimasa depan." Shen Yu berkata dengan tegas dan matanya memancarkan sebuah ketegasan.


"Hah... Nak aku akan memberitahu apa yang akan menunggumu dipuncak itu." Gong Fu berkata dengan tegas, "Kau hanya akan melihat kebencian, kekosongan dan kesepian."


"Murid ini mengerti... Jalan Martial Dao Murid ini adalah mengubah Hukum. Kata-kataku adalah kebenaran sebenarnya, melawan perintahku adalah sebuah pelanggaran." Shen Yu berkata dengan tegas.


"Humph... bukankah sama saja kau menyebut dirimu Surga itu sendiri." Gong Fu meragukan keyakinan Shen Yu.

__ADS_1


"Murid ini tidak memiliki niat menjadi Surga, tetapi jika Murid ini ingin melakukan perubahan kepada Hukum Dunia, Murid ini tetap akan melakukanya dan tidak akan menyesal jika mati karena mendapatkan Malapetaka Surga. Kebencian akan bisa dihentikan jika mereka tidak melakukan tindakan, karena itulah Murid melakukan hal ini." Shen Yu berkata dengan jujur.


__ADS_2