Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 226 - Fokuslah Padaku


__ADS_3

Semua orang memandang sosok Mi Qi dengan kengerian. Mereka sama sekali tidak tahu kalau lawannya memiliki kekuatan yang mengerikan, kebanyakan dari mereka hanya Tahap Awal Tingkat Penciptaan dan sisanya berada di Tingkat Langit.


Untuk melawan Kultivator Tahap Menengah Tingkat Virtual, mereka tidak akan sanggup untuk melakukanya.


"Apakah kalian semua tuli... cepat pergi dari sini !" Shen Yu berteriak dengan marah.


"Apakah kau pikir aku akan membiarkan mereka pergi !" Kelabang Budha mengangkat tangannya dan telapak tangan besar yang terbentuk dari Monster Qi menghantam Kapal dengan keras.


Semua orang menjadi sangat panik dan terus memperkuat Pelindung yang ada di Kapal. Telapak Tangan itu sama sekali tidak menimbulkan kerusakan, tetapi beberapa Kultivator yang melakukan Penyaluran Sumber Qi menjadi sangat lemas.


"Hei... jangan buang tenagamu dengan melakukan sesuatu yang percuma. Aku ada didepanmu dan sejak kapan kau berani bersikap angkuh didepanku." Shen Yu sedikit mancing Mi Qi.


"Cih... kau itu hanya Semut... dengan satu gerakan, aku bisa saja membunuh. Seharusnya kau bersyukur karena aku akan membunuhmu dibagian akhir." Kelabang Budha mencibir dengan jijik.


"Hahaha... Ternyata kau adalah Jiwa dari Beast Kelabang Budha. Aku sedikit kecewa karena tidak menghancurkanmu waktu itu." Shen Yu tertawa dengan gila.


"Jadi kau sudah mengetahui Identitas asliku, Semut seperti kalian harusnya patuh padaku. Aku akan memberi kalian kesempatan, berikan aku semua Sumber Daya milik kalian dan aku akan menjamin kehidupan kalian semua !" Kelabang Budha berkata dengan percaya diri.


"Semut ?" Aura meledak dari dalam tubuh Shen Yu dan Qi Alam berkumpul didalam tubuhnya.

__ADS_1


Kelabang Budha yang melihat hal ini tidak bisa menahan keterkejutannya, Kekuatan Jiwa milik Shen Yu bahkan mampu menyainginya. Semua orang memandang Shen Yu dengan takjub, mereka tidak menyangka kalau Shen Yu memiliki kekuatan yang segila ini.


Bahkan dihadapan seorang Kultivator Tingkat Virtual, Aura Shen Yu sama sekali tidak kalah dan sebanding.


Semua orang segera pulih dari keterkejutannya dan berpikir kalau Shen Yu berniat mengorbankan dirinya demi menyelamatkan mereka. Kekuatan ini jelas tidak masuk akal, mungkin Teknik ini sangat berbahaya. Kekaguman mereka terhadap Shen Yu meningkat dengan drastis.


"Kakak... kau harus kembali hidup-hidup !" Teriak Fei Si dengan cemas.


"Benar... Kami akan menunggu Saudara Shen di Menara Bakat dan segera mencari pertolongan." Teriak semua orang dengan cemas.


Zhang Yuan terlihat enggan meninggalkan Shen Yu bertarung sendirian, tetapi jika dia tetap tinggal ditempat ini. Mungkin dirinya hanya akan menjadi beban untuk Shen Yu, cara terbaik adalah segera pergi ke Menara Bakat dan menemukan beberapa orang untuk membantu.


Setelah mereka berdua berada dalam jarak yang cukup jauh, Kelabang Budha merasakan rasa sakit yang luar biasa dijantungnya dan muncul kembali didepan Shen Yu.


"Apa yang baru saja kau lakukan ?" Kelabang Budha terlihat sangat bingung dan berteriak dengan marah.


"Sederhana... kau hanya perlu fokus mengalahkanku. Aku memberikan sebuah kutukan yang akan terus mengikatmu, jadi kau tidak akan bisa lari. Hanya aku yang bisa melepaskan kutukan itu." Shen Yu berkata dengan santai.


Kelabang Budha sangat terkejut mendengar hal ini, tato yang ada ditangannya adalah sebuah Kutukan yang telah mengikatnya. Kelabang Budha sama sekali tidak takut untuk melawan Shen Yu, tetapi jika dia mendapatkan Kutukan ini bukankah sama saja mereka tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

__ADS_1


"Nak... cepat lepaskan Kutukan ini. Aku berjanji akan mengampuni nyawamu !" Kelabang Budha menatap Shen Yu dengan dingin.


Shen Yu tersenyum dan berkata, "Aku tidak butuh pengampunan darimu. Sekarang aku akan bertanya satu hal padamu, apakah kau yang menyebabkan kami tidak bisa melakukan Teleportasi dan kembali ke tempat kami ?"


"Aku tidak paham maksudmu." Kelabang Budha tidak tahu apa-apa tentang hal ini.


"Hah... Saat ini kami terjebak didalam Dunia ini dan Token Teleportasi sama sekali tidak bisa berfungsi. Lebih baik kau berkata dengan jujur, kalau tidak... Hehehe." Shen Yu tersenyum seperti Iblis.


"Jadi seperti itu... aku tidak melakukan apapun tentang hal itu dan tidak ada untungnya bagiku melakukanya. Tetapi aku cukup mengenal tempat ini, jika kau ingin keluar dari tempat ini. Aku bisa memberitahumu cara keluar dari tempat ini, tetapi lepaskan dulu Kutukan yang kau berikan kepadaku." Kelabang Budha memberikan penawaran.


"Apakah kau memiliki persyaratan untuk tawar menawar denganku. Katakanlah dan aku akan mempertimbangkan untuk melepasmu !" Shen Yu sama sekali tidak takut untuk melawan Kelabang Budha.


"Kita sudahi saja omong kosong ini." Kelabang Budha sangat Frustasi, "Jika aku memang tidak bisa berpisah denganmu, aku akan membawa Mayatmu bersamaku."


Aura yang kuat menyebar diseluruh Area, Kelabang Budha melesat dan berdiri didepan Shen Yu. Ketika dia berniat ingin memukulnya mata kanan Shen Yu menyala dan Shen Yu menghilang dari tempatnya berdiri.


Shen Yu menggunakan Teknik Mata Kekosongan dan berteleportasi, Shen Yu muncul tepat dibelakang Kelabang Budha dan Aura Hitam meledak dari tubuhnya.


Kelabang Budha berbalik dan bersiap memukul, Shen Yu mendesak Atribut Petir Hitam disekitar tangannya dan kedua tinju saling bertabrakan.

__ADS_1


Gelombang Aura meledak dari tempat itu dan persaingan dalam Kekuatan Jiwa sangatlah kuat. Semua orang yang sebelumnya melarikan diri melihat kebelakang, Dua Aura yang kuat menyebar dan memberikan Gelombang kejut yang luar biasa.


__ADS_2