
"Istana Jiwa Bintang tidak memiliki seorang Murid tetapi Pekerja, selama mereka bisa menyelesaikan tugas mereka dalam bersih-bersih dan menyambut tamu. Sumber Daya yang diterima akan sangat bermanfaat untuk mereka. Selama mereka bekerja keras dan tekun dalam latihanya, aku bisa menjamin kalau mereka akan mencapai Tingkat Virtual dimasa depan !" Shen Yu berkata dengan jujur.
Tang Suo dan yang lainya sangat senang karena Shen Yu memberikan keuntungan yang luar biasa. Mereka adalah Keluarga kelas tiga dan dalam masa jayanya mereka hanya memiliki Kultivator Tingkat Langit.
Tetapi Shen Yu memberikan mereka harapan untuk mencapai Tingkat Virtual, bahkan Tang Suo masih berpikir kalau ini semua adalah mimpi.
"Fei Si... nanti bawalah mereka dan berikan mereka sebuah Rumah. Sisanya kau mintalah Tetua Cai untuk mengatur mereka sesuai dengan apa yang aku katakan tadi !" Shen Yu meminta bantuan Fei Si.
"Apakah Kakak tidak ingin kembali terlebih dahulu ?" Fei Si bertanya dengan penasaran.
"Aku harus pergi dan melanjutkan memasang Array Teleportasi, aku sudah memberikan kepada Kristal Roh kepada Lan Xun. Kau pergi dan mintalah padanya... itu akan sangat berguna untuk Kekuatan Jiwamu dan membantumu menerobos Tingkat Virtual dengan cepat."
Shen yu memberikan Cincin Ruang, "Ini adalah Inti Beast yang sebelumnya aku bunuh, pastikan kau membaginya dengan Tie San dan biarkan dia juga berlatih !"
"Baiklah... jangan terlalu lama, mereka semua pasti sangat merindukanmu." Fei Si berkata dengan cemas.
Shen Yu tersenyum dan mengusap kepalanya, dia sangat bersyukur karena memiliki mereka yang sangat menyayanginya. Puncak Martial Dao bukanlah jalan yang sepi dan penuh darah, keberadaanya saat ini akan membuktikan bahwa dia akan mencapai Puncak bersama dengan orang-orang yang dicintainya.
Shen Yu menyimpan Kalung itu kedalam Cincin Ruang dan membawa Tang Sao kembali ke Sekte Pagoda Emas. Setelah beberapa waktu berjalan, mereka akhirnya sampai dan mereka semua sangat kagum dengan keindahan dari Sekte Pagoda Emas.
__ADS_1
Kultivasi mereka hanya berada di Tingkat Penempaan Tulang dan yang terkuat dari mereka hanya berada di Tingkat Bumi. Mereka tidak memiliki kelayakan untuk masuk ketempat ini
Jika bukan karena Shen Yu yang membawa mereka, Tang Sao tidak yakin kalau mereka akan bisa melihat kedalam Sekte Pagoda Emas dalam sisa umurnya.
Shen Yu memanggil beberapa Murid dan meminta mereka untuk menyiapkan kamar untuk Tang Sao dan keluarganya. Murid itu tidak berkomentar apapun dan melayani dengan hormat.
Shen Yu memutuskan untuk kembali kekamarnya bersama Fei Si, untuk kalung yang baru saja didapatkanya Shen Yu akan mencari tempat yang sedikit tenang dan perlahan mencaritahu manfaatnya.
Fei Si duduk disamping Shen Yu dan berkata, "Kakak... apa ada sesuatu yang spesial dari Kalung itu, mengapa kau terlihat sangat menginginkanya ?"
"Aku juga tidak tahu pasti... tetapi sesuatu didalam diriku merasakan guncangan yang luar biasa setelah melihat Kalung itu. Mungkin ada rahasia besar didalamnya." Shen Yu berkata dengan santai.
"Tidak bisa... aku harus fokus dan melakukanya tanpa ada gangguan. Bagaimana mungkin aku bisa mengabaikan kecantikan yang ada disebalahku saat ini, lagi pula kau sudah melakukan retret untuk waktu yang cukup lama. Sebagai Pria yang baik... aku juga harus memanjakanmu !" Shen Yu tersenyum penuh arti.
Perlahan dia menarik ikat pinggang milik Fei Si dan merasa sangat bergairah. Tubuhnya yang indah benar-benar sangat menggodanya, dia sudah lama tidak melakukan hal ini dengan Fei Si dan ini adalah saat yang tepat.
"Cih... Kakak adalah orang yang tidak bermoral." Fei Si perlahan melepas semua kain yang ada ditubuhnya dan membantu Shen Yu melepaskan pakaianya.
Wajahnya sangat merah dan dia sudah mengumpulkan keberanianya untuk melakukan hal memalukan seperti ini. Shen Yu sangat terkejut melihat keberanian Fei Si, biasanya dia akan malu ketika dirinya melakukan hal semacam ini. Tetapi sekarang dia jauh lebih berani walaupun terlihat menahan malunya.
__ADS_1
"Aku ?" Shen Yu menunjuk dirinya sendiri, "Bagaimana mungkin aku orang yang tidak bermoral ?"
"Tentu saja... kau selalu melakukanya dengan kami semua secara bersamaan seperti binatang gila. Apakah itu hal yang normal ?" Fei Si berkata dengan kesal.
"Bukankah kalian semua juga menikmatinya, memang apa masalahnya." Shen Yu mendekatkan dirinya dan mencium lehernya.
Kulit mereka bersentuhan dan sensasi hangat mulai terasa diseluruh bagian tubuh mereka, Fei Si membawa kepala Shen Yu dan menciumnya dengan hangat.
Erangan nakal mulai memenuhi seluruh ruangan dan mereka berdua bercinta untuk waktu yang cukup lama.
Setelah dua hari akhirnya mereka berhenti, Shen Yu masih berbaring ditempat tidurnya dan malas untuk bangun. Fei Si merapikan dirinya dan merias dirinya sendiri, dia berencana kembali ke Istana Jiwa Bintang dan mengatur kesepakatan Shen Yu dengan Tang Suo.
"Kakak... apakah kau yakin tidak ingin kembali terlebih dahulu ?" Fei Si berbicara sambil merias dirinya didepan cermin.
"Tidak... masih banyak hal yang harus aku kerjakan. Berlatihlah dengan giat dan jangan terlalu memikirkan masalah itu, aku akan mengurus semuanya untukmu !" Shen Yu berkata dengan santai.
Fei Si mengangguk dan membawa air bersih, membantu Shen Yu membersihkan tubuhnya dan mengenakan pakaianya. Dia banyak belajar dari Ruo dan berniat mengurus Shen Yu sebagai Istri yang baik.
Shen Yu memeluknya dan mencium bibir kecilnya, rasa manis mulai terasa di bibir Shen Yu dan Fei Si pergi keluar dari ruangan.
__ADS_1