
"Waktu pertarunganku dengan Yin Leng, Xiao Ting pernah berkata seperti ini bukan... Dunia tanpa adanya diriku sama sekali tidak ada artinya. Jika pada saat itu aku mati ditanganya, apa yang akan Xiao Ting lakukan ?" Shen Yu bertanya dan sedikit mengajarkan beberapa hal kepada Xiao Ting.
Xiao Ting menjadi sangat malu dan dia tidak menyangka kalau Shen Yu akan mengingat perkataanya waktu itu.
"Tentu saja jawabanku masih sama... Xiao Ting akan mati bersama Kakak dan hal itu tidak akan pernah berubah." Xiao Ting menjawabnya dengan tegas dan tidak ada keraguan sedikitpun dimatanya.
"Yah... Senior Naga Iblis juga mengalami hal yang serupa, Kekasihnya mati karena melindunginya. Luka luar memang sangat mudah untuk disembuhkan, tetapi jika hatinya yang terluka akan sangat sulit untuk menemukan obatnya."
Shen Yu melanjutkan, "Aku juga tidak ingin dia mati dengan cara seperti ini, tetapi dia sudah memantapkan hatinya dan aku tidak ingin melukai harga dirinya."
Xiao Ting mendengarkan hal ini dengan serius dan sedikit kasihan dengan Naga Iblis. Shen Yu adalah orang yang sangat mengerti bagaimana perasaanya saat ini.
Sebagai Kultivator yang berada dipuncak kekuatanya, Shen Yu sudah merasakan kesepian untuk waktu yang lama. Untuk itulah dulu dia sering menghindari hubungan yang canggung dengan orang lain.
Shen Yu memiliki tujuan yang besar dalam Martial Dao, dia tidak menginginkan sebuah ikatan yang nanti akan memunculkan sisi lemahnya.
Tetapi seiring berjalanya waktu kerinduanya dalam memiliki sebuah keluarga muncul, Shen Yu pada akhirnya tidak menolak hal ini dan lebih memilih untuk menjaganya dengan kekuatanya sendiri.
Mungkin jika dimasa lalu dirinya akan menjadi bahan tertawaan yang lainya, sebagai mantan Kultivator terkuat yang disanjung di Seluruh Alam Semesta. Sekarang dirinya jatuh dalam permainan takdir yang menggelikan.
__ADS_1
Tetapi Shen Yu sama sekali tidak membencinya dan merasa bahwa kekosongan didalam hatinya telah dipenuhi dengan kebahagian.
"Terimakasih." Shen Yu tersenyum dan mengusap kepala Xiao Ting.
"Untuk apa ?" Xiao Ting terlihat bingung dan menatap kearah Shen Yu.
"Tidak ada... aku hanya berkata sembarangan. Jangan terlalu memikirkanya !" Shen Yu mengambil tangan Xiao Ting dan memasuki Altar bersama-sama.
Dalam sekejap mata Shen Yu dan Xiao Ting sudah berada di Puncak Pohon Dunia. Melihat sekitarnya Xiao Ting tidak bisa menahan rasa kagumnya.
Tempat ini sangat indah dan penuh dengan Aura, dia sempat berpikir kalau apa yang menunggunya hanyalah sebuah daun yang besar. Tetapi sekarang dia melihat sebuah tempat yang sangat indah, ini hampir mirip dengan sebuah Pulau yang ada diatas Pohon Dunia.
Seorang Anak kecil berdiri diatas batu dan auranya terlihat sangat mengerikan, bahkan Long Suar tidak bisa dibandingkan denganya.
Dua tanduk kecil ada dikepalanya dan perlahan dia membuka matanya. Shen Yu sedikit terkejut dengan hal ini tetapi dia mulai mengerti asal usul Anak laki-laki ini.
Shen Yu memiliki sebuah ikatan dengan Tie San dan hal ini sudah tidak terbantahkan, Anak kecil itu adalah Tie San yang sudah mendapatkan Wujud Manusianya.
Tie San terbang kearah Shen Yu dan berteriak, "Ayah !"
__ADS_1
Mendengar Tie San menyebutnya sebagai Ayah Shen Yu menjadi sangat terkejut, sedangkan wajah Xiao Ting berubah menjadi hitam. Tie San berdiri didepan Shen Yu dan memeluk pahanya.
"Kakak... sejak kapan kau memiliki Anak dan siapa Ibunya, seharusnya akulah orang pertama yang memiliki keturunan darimu !" Xiao Ting berteriak dengan marah.
"Hei... hei... Apakah kau tidak bisa mengenalinya, Anak ini adalah Tie San yang mendapatkan wujud manusianya." Shen Yu mengusap kepala kecil Tie San dan berkata, "Bocah bau...jangan buat Istriku salah paham dengan hal ini, seharusnya kau tahu kalau aku memiliki beberapa orang Wanita. Ini akan berbahaya jika kau tidak memperkenalkan dirimu terlebih dahulu !"
"Berkat Ayah aku lahir kedunia ini... aku hanya perluh menganggap mereka sebagai Ibuku bukan." Tie San memberi hormat kepada Xiao Ting dan berkata, "Putramu ini telah melihat Ibunya !"
Wajah Shen Yu terlihat sangat pucat, bukan hal ini yang dia maksudkan. Setidaknya Tie San harus memanggilnya dengan sebutan yang lainya dan tidak menganggapnya sebagai seorang Ayah.
Xiao Tinh memerah dan dia tidak bisa menahan kelucuan dari Tie San, segera Xiao Ting membawanya kedalam pelukanya dan bermain dengan pipinya yang kenyal.
"Hahaha... Anak Pintar... mulai sekarang aku adalah Ibumu, katakan saja jika ada seseorang yang berani membulymu. Ibumu ini akan menampar mereka semua sampai mati." Xiao Ting sangat bahagia dengan Tie San yang sekarang menganggapnya seorang Ibu.
Shen Yu menelan ludahnya dan tidak berani membuat komentar apapun, dia tidak mengerti perasaan Wanita dan Xiao Ting sendiri terlihat sangat senang dengan hal ini. Jadi Shen Yu tidak berencana untuk menghentikanya dan membiarkan hal-hal berjalan sesuai dengan takdir.
"Hem... dimana Senior Naga Iblis, kenapa aku tidak melihatnya ?" Shen Yu bertanya kepada Tie San dan ingin sekali meminta beberapa pengajaran dari Naga Iblis.
Tie San mengambil sebuah Slip Giok dari sakunya dan memberikanya kepada Shen Yu, segera dia membacanya dan perlahan ekspresi Shen Yu berubah menjadi sangat sedih.
__ADS_1