
Shen Yu sudah berkultivasi 3 hari dan mulai terbiasa menggunakan Pedang Hukuman Surga miliknya. Dia mengisi waktunya untuk memperdalam Niat Pedang dan melatih Teknik Mata Kekosongan.
Saat ini dia mulai terbiasa menggunakan Teleportasi dan Kehampaan, Shen Yu masih tidak berani sembarangan menciptakan Ruang Hampa. Kemampuan Ketiga dari Mata Kekosongan terlalu banyak menguras kekuatannya, tetapi Shen Yu sudah dapat menguasainya.
Melambaikan tangannya dan segera keluar dari Dunia Gunung Magnetik Yuan. Jika dirinya bisa melakukan terobosan didalam Dunia Gunung Magnetik Yuan, mungkin Shen Yu akan tinggal sedikit lebih lama untuk berlatih.
Sayangnya Prinsip dari Dunia Gunung Magnetik Yuan sangat rendah. Walaupun Aura didalamnya sangat kaya dengan bantuan Vena Bumi, tetapi kemajuan Dunia Gunung Magnetik Yuan tergantung pada Tingkat Kultivasinya yang sekarang.
Shen Yu berada didalam ruangannya dan merasakan beberapa orang menunggu didepan ruangan. Menghapus penghalang dan mengirimkan Kesadaran Ilahinya kepada mereka.
"Masuklah... aku sudah selesai dengan urusanku !" Shen Yu berkata dengan santai.
Mereka semua mendengar suara Shen Yu dan masuk kedalam ruangan. Ketika mereka melihat Shen Yu, mereka semua memberi salam dengan sopan.
"Saudara Shen... bagaimana dengan latihanmu, apakah berjalan dengan baik ?" Murong bertanya dengan santai.
"Tidak terlalu buruk... aku hanya sedikit mengalami pencerahan. Silahkan duduk !" " Shen Yu menjawabnya dengan santai.
Murong bersama dengan mereka semua duduk dan membicarakan masalah Token Teleportasi yang rusak. Shen Yu mengatakan apapun yang dia ketahui dan tidak menyembunyikan apapun dari mereka semua.
....
__ADS_1
Disisi lain Area Pusat didekat Menara Bakat, Xiao Ting dan Ruo adalah orang yang pertama kali datang. Berkat bantuan dari Api Suci Ice Fire Lotus dan Api Emas, tidak terlalu sulit untuk mereka melewati Lautan Magma.
Mereka sendiri sudah mendapatkan Teknik yang tergolong sangat kuat. Menara Bakat membedakan Teknik yang kuat dengan warna.
Warna Merah adalah yang paling lemah, disusul dengan Hijau, Biru, Hitam dan Emas. Xiao Ting dan Ruo mendapatkan Teknik berwarna Hitam yang merupakan urutan nomer dua dari yang terkuat.
Banyak mata yang memandang mereka dengan nafsu. Selain kecantikan mereka yang sangat luar biasa, bakat mereka berdua juga tidak kalah dengan penampilan mereka.
Tidak sedikit bagi seorang Pria yang mendekati mereka, tetapi mereka selalu mendapatkan penolakan dari Xiao Ting. Ruo sama sekali tidak peduli dan mengabaikan mereka dan matanya terus melihat kesatu arah, diam-diam dia sangat menunggu kedatangan Shen Yu.
Xiao Ting juga tidak berbeda dari Ruo, dia juga sangat merindukan Shen Yu. Walaupun hanya berlangsung beberapa minggu, tetapi mereka tidak terbiasa jika belum mendapatkan kabar dari Shen Yu.
Tidak jauh dari mereka Luo Yan duduk dengan santai memperhatikan beberapa Jenius yang tidur disebuah Batu. Pria itu bernama Ye Jian, Murid dari salah satu Kultivator Terkuat diseluruh Wilayah Yang Kang.
Teknik dan Skil berpedang Ye Jian sangat luar biasa bahkan Luo Yan mendengar Rumor kalau Ye Jian bisa bertarung dengan Kultivator yang Tingkatnya jauh diatasnya.
Ye Jian terlihat sangat tampan dan banyak Wanita disekitarnya memandangnya dengan kekaguman.
Perlahan membuka matanya dan menatap dengan tajam kearah Luo Yan. Ye Jian merasa sedikit tidak nyaman dengan tatapan matanya dan Luo Yan menatap dengan niat bertarung dimatanya.
"Huh." Ye Jian tersenyum kecil dan memejamkan matanya. Dia terlalu malas untuk memulai pertarungan yang sudah jelas menjadi kemenangannya.
__ADS_1
Luo Yan merasa sangat kesal, dia merasa kalau Ye Jian sama sekali tidak menganggapnya sebagai lawan. Tetapi dia tidak ingin terlibat dalam pertarungan yang sia-sia denganya, tujuan utamanya saat ini adalah Shen Yu.
Ye Jian memang kuat tetapi tidak bisa disetarakan dengan Shen Yu. Kekuatan mereka terlalu berbeda, bahkan Teknik Pedang dari Shen Yu sudah mencapai kesempurnaan.
Jika dia tidak memiliki janji pertarungan dengan Shen Yu, mungkin Luo Yan sudah maju dan bertarung melawannya. Dia yang sekarang sudah membawa semua kekuatan penuh dan yakin kalau Ye Jian tidak akan bisa mengalahkannya.
Luo Yan berdiri dan merapikan Bajunya, lebih baik untuk berkumpul bersama dengan Xiao Ting dan Ruo. Dia cukup penasaran dengan apa yang mereka dapatkan.
"Salam untuk kalian berdua... apakah Shen Yu masih belum mencapai tempat ini ?" Luo Yan memberikan salam dengan sopan.
"Belum... apakah kau tidak melihatnya ketika dalam perjalananmu kemari !" Xiao Ting bertanya dengan santai.
"Aku sama sekali tidak melihatnya. Kalian berdua... Warna apa yang kalian dapatkan ?" Luo Yan ingin sedikit membandingkan.
"Kami mendapatkan Warna Hitam, kalau tidak salah Saudara Luo Yan mendapatkan Teknik berwarna Biru. Selamat untuk keberhasilan Saudara Luo Yan." Ruo mengucapkan selamat dengan wajah polosnya.
Xiao Ting menahan tawanya dan Luo Yan tersenyum canggung. Walaupun dia tidak terlalu akrab dengan Ruo, tetapi ucapan selamatnya benar-benar tulus mengingat sifatnya yang baik.
Tetapi entah mengapa Luo Yan sangat terhina dan tidak bisa marah didepan Gadis yang terlihat lugu ini. Luo Yan sangat frustasi mengetahui dirinya kalah dalam hal ini.
"Tenang saja... aku yakin kau akan bertambah menjadi kuat, tetapi masih dibawah kami." Xiao Ting terlihat sangat senang.
__ADS_1
"Kakak Xiao... kau tidak boleh menghina Saudara Luo Yan, dia sudah bekerja dengan keras. Setidaknya kau harus menjaga sedikit kata-katamu dan menyemangatinya." Ruo kembali mengingatkan Xiao Ting.