
Shen Yu perlahan turun dan mengambil Cincin Ruang milik mereka, "Ingat ini baik-baik... Raja ini adalah Tuan dari Istana Jiwa Bintang, jika kalian menjumpai orang-orang yang menggunakan nama Istana Jiwa Bintang untuk melakukan hal buruk maka pergi dan laporkan ini padaku. Ini adalah contoh yang bagus bagi mereka yang berani melanggar aturanku !"
Aura Shen Yu menyebar dan memancarkan tekanan yang mengerikan. Semua orang berlutut ditanah dan membenarkan perkataan Shen Yu. Bisa dikatakan bahwa ini adalah hari sial Keluarga Ceng karena langsung berhadapan dengan Tuan Istana Jiwa Bintang.
Shen Yu perlahan turun dan masuk kembali kedalam Restoran, dia mengambil arak dan meminumnya dengan santai. Suasana hatinya saat ini benar-benar buruk karena tidak senang dengan perbuatan Ceng Jian yang mencari keuntungan pribadi dengan cara yang buruk.
Pria Tua Pemilik Restoran keluar dan berkata, "Terimakasih karena Tuan Istana sudah memberikan keadilan untuk kami !"
"Bukan masalah besar... Burung mati demi makanan dan Manusia mati demi kekayaan, hukum dunia tidak akan bisa dirubah. Tapi sayang sekali.. Ceng Jian berani bermain dibawah hidung Raja ini, maka kematian adalah sesuatu yang pantas dia dapatkan." Shen Yu berkata dengan dingin.
Qing Er berlari kecil dan menarik baju Shen Yu, "Paman... apakah jika Qing Er masuk ke Istana Jiwa Bintang dan belajar disana sebagai Murid, apakah Qing Er akan memiliki kekuatan sehebat Paman ?"
Shen Yu tersenyum dan berkata, "Semua itu tergantung ketekunan, jika Qing Er ingin mencapai hal besar dimasa depan. Qing Er tidak boleh malas dalam latihannya, bagaimana apakah kau masih tertarik untuk bergabung dengan Istana Jiwa Bintang ?"
Qing Er mengangguk dan melihat kearah Kakeknya, "Tapi bisakah Qing Er membawa Kakek ?"
__ADS_1
"Kakekmu memiliki Bisnis yang harus dia jalankan, tapi kau tidak perlu khawatir. Aku akan membangun Array Teleportasi dan membiarkan Qing Er untuk berkunjung melihat Kakekmu." Shen Yu berkata dengan santai.
"Terimakasih atas kebaikan Tuan Istana, kalau begitu saya akan menyerahkan perawatan Qing Er kepada Anda." Pria Tua itu berlutut dan berterimakasih.
Dapat belajar di Istana Jiwa Bintang adalah sebuah keberuntungan yang besar, keamanan dan kesejahteraan Cucunya akan terjamin dan tidak ada hal yang diharapkan lebih dari pada ini.
"Ya... selama Cucumu bekerja keras maka pencapaiannya dimasa depan pasti akan sangat bagus. Aku akan mencari Guru yang cocok untuknya dan gunakan Token ini jika kau ingin bertemu dengannya !" Shen Yu memberikan Token yang bertulis Tamu.
Shen Yu menganggap semuanya sudah selesai, Orang Tua Qing Er mati ditangan mereka. Jadi secara otomatis Shen Yu sudah terlibat dalam Karma Keluarga Ceng, jadi dia tidak akan berpikir dua kali jika harus menerima Qing Er.
Banyak orang yang melihat hal ini dan merasa iri dengan Pria Pemilik Restoran. Secara tidak langsung Restoran ini berada dibawah Perlindungan Istana Jiwa Bintang dan mereka semua harus berpikir ulang untuk menjalin hubungan yang baik.
Qing Er mengangguk dan Kakeknya membantu semua persiapan. Setelah beberapa waktu mereka akhirnya berpamitan dan Shen Yu membawa Qing Er terbang menggunakan Artifak Penerbangan.
Shen Yu menemani Qing Er di Dek Kapal untuk melihat pemandangan dari atas langit, bagi Shen Yu hal ini merupakan pemandangan yang biasa namun ini adalah kali pertama Qing Er untuk pergi dan melihat Dunia.
__ADS_1
Shen Yu mengajarkan Qing Er bagaimana cara untuk berkultivasi, mengikuti arahan yang mudah dan memberikan Teknik Kultivasi yang cocok untuknya.
Setelah beberapa waktu akhirnya mereka sampai di Istana Jiwa Bintang. Mata Qing Er berbinar seolah melihat pemandangan yang menakjubkan didepan matanya.
"Ada apa... apakah kau tidak menyukai tempat ini ?" Shen Yu mengelus kepala kecil Qing Er.
"Aku sangat menyukainya." Qing Er berkata dengan jujur.
Shen Yu menggendong Qing Er dan melompat kebawah, dia menyimpan Artifak Penerbangan dan kembali ketempatnya. Tian Bai dan Guang Wu buru-buru datang dan memberi hormat.
Mereka sudah mendengar bahwa Shen Yu secara pribadi yang melakukan tidakan tercela dibelakangnya dan menggunakan nama Istana Jiwa Bintang. Tetapi tindakannya sama sekali tidak salah, karena Shen Yu benar-benar menjaga nama baik Istana Jiwa Bintang agar tidak buruk dimata Publik.
"Salam Tuan Istana !" Guang Wu dan Tian Bai memberi hormat, mereka melihat Gadis Kecil dipangkuan Shen Yu dan terlihat bingung.
Shen Yu mengangkat tangannya dan berkata, "Dari ekspresi kalian sepertinya kalian sudah tahu apa yang baru saja aku lakukan. Hal ini akan menjadi peringatan keras bagi mereka yang berani menggunakan nama Istana Jiwa Bintang untuk melakukan tindakan buruk mereka."
__ADS_1
"Maafkan orang tua yang tidak kompeten ini karena tidak bisa mendidik bawahannya." Guang Wu menundukkan kepalanya.
"Ini bukan salahmu... pastikan saja mereka tahu tentang peringatanku ini !" Shen Yu berkata dengan dingin.