Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 230 - Khawatir


__ADS_3

Zhang Yuan dan yang lainya sudah tiba ditempat Menara Bakat, tetapi mereka tidak menyangka kalau kondisi ditempat ini bahkan terlihat sangat mengerikan.


Gelombang Aura menyebar diseluruh tempat dan dipusatnya terdapat Raksasa Batu yang sangat mendominasi. Mayat-Mayat Kultivator tergeletak dibawah dan sisanya masih bertarung dengan putus asa.


Lan Xun, Mu Lun, Huang Pu, Xiao Ting dan Luo Yan masih berjuang untuk membunuh Raksasa Batu. Ye Jian sendiri hanya melakukan serangan jarak jauh yang sama sekali tidak berguna, tetapi tidak ada dari mereka yang mengkritiknya.


Ye Jian adalah orang yang memiliki sikap yang sederhana. Jika dia bisa menang, maka dia akan maju dengan kekuatan penuhnya. Saat ini mereka sama sekali tidak memiliki peluang untuk menang, jadi Ye Jian tidak ingin repot-repot berjuang dan hanya memberikan bantuan kecil.


Lagipula dia adalah seorang Jenius dari Ras Manusia, Ye Jian tidak ingin mati dengan sia-sia. Untuk apa menjadi seorang Pahlawan jika nyawanya hilang, itu sama saja dengan tindakan yang bodoh.


Ruo melihat Artifak Penerbangan dan tersenyum, tetapi dia sama sekali tidak bisa merasakan keberadaan Shen Yu didalam Kapal.


Segera semua orang turun dari Kapal dan Bi Ya bergerak kearah Ruo.


"Nona... apa yang terjadi ditempat ini ?" Bi Ya bertanya dengan panik.


"Aku tidak tahu... dimana Kakak Shen ?" Ruo menjawab dengan jujur.

__ADS_1


"Itu..." Bi Ya terlihat ragu untuk menjelaskan semuanya kepada Ruo.


Zhang Yuan maju dan berkata dengan sopan, "Begini... Master Shen sedang bertarung dengan seorang Kultivator Tahap Menengah Tingkat Virtual dan memberikan kesempatan untuk kami melarikan diri. Kami sebenarnya berniat meminta bantuan, tetapi sepertinya itu tidak mungkin terjadi !"


Wajah Ruo berubah menjadi pucat, Xiao Ting bersama dengan Lan Xun dan Mu Lun mendengar apa yang dikatan Zhang Yuan. Aura dari tubuh Xiao Ting meledak dan saat ini dia sangat marah.


Mu Zu berlari kearah Mu Lun dan menangis, "Kakak... tolong bantu Kakak Shen Yu... saat ini dia menghadapi seorang Ras Monster yang mengerikan. Cepat bantu dia... kalau tidak aku akan marah padamu !"


"Tunggu sebentar... Nona Xiao Ting !" Zhang Yuan menghentikan Xiao Ting yang berniat pergi menyusul Shen Yu, "Master Shen berpesan untuk tidak pergi... Ras Monster itu sangat kuat dan setara dengan Tahap Menengah Tingkat Virtual, lebih baik kita mengumpulkan kekuatan dan pergi membantunya !"


"Omong kosong... Bahkan jika aku harus mati bersamanya, aku tidak akan keberatan dengan hal itu. Kakak memang kuat... tetapi untuk melawan Kultivator Tahap Menengah Tingkat Virtual itu masih berlebihan untuknya." Xiao Ting berkata dengan dingin dan Aura membunuh keluar dari dalam tubuhnya.


"Nona... tolong mengertilah... Master Shen hanya bermaksud menahannya untuk tidak datang kemari. Master Shen sangat mementingkan kalian berdua, jadi jangan pergi kesana dan mengabaikan perintah dari Master Shen." Zhang Yuan berkata dengan panik.


Semua orang membenarkan perkataan Zhang Yuan, Qin Ying tiba-tiba muncul didekat mereka berdua dan berkata, "Kalian berdua lebih baik untuk tetap disini... percayalah kepada Master Shen... aku yakin dia tidak akan mati dengan mudah !"


Qin Ying, Wu Chang dan Qin Yu belum lama ini datang dan bergabung dalam pertempuran melawan Raksasa Batu. Mereka cukup terkejut setelah mendengar Menara Bakat yang dicuri oleh Organisasi Pembunuh dan dipaksa bertarung dengan Raksasa Batu.

__ADS_1


Beberapa orang Wanita berlari kearah Lan Xun, mereka adalah orang-orang yang berasal dari Sekte Jantung Es yang sama dengan Lan Xun.


Mereka menceritakan semuanya kepada Lan Xun mengenai pertolongan dan pengorbanan yang dilakukan Shen Yu. Ruan bahkan berniat melakukan hal yang sama, dan menunggu disatu titik bersama Murong.


Lan Xun sangat bangga mendengar keberanian yang dimiliki Juniornya, tetapi dia juga penasaran dengan orang seperti apa Shen Yu.


"Xiao Ting... Ruo... Pria itu menyandang Gelar Pelindung Keenam bukan tanpa alasan. Master Shen adalah Jenius nomer satu diseluruh Wilayah, kalian lebih tahu kemampuannya dibandingkan siapapun. Jadi lebih baik untuk kalian tetap tenang dan tidak mengganggunya, biarkan aku pergi untuk melihatnya." Qin Ying berkata dengan tegas.


Xiao Ting dan Ruo sedikit tidak senang, tetapi perkataan dari Qin Ying merupakan sebuah kebenaran. Mungkin Shen Yu bisa mengalahkan Kultivator itu dan pergi menemui mereka.


Qin Ying tersenyum dan sangat puas melihat sikap Xiao Ting dan Ruo yang sangat patuh, segera dia terbang kesuatu arah dan berniat membantu Shen Yu.


Xiao Ting dan Ruo merasa sangat kesal, mereka kembali memasuki medan pertempuran dan melampiaskan kepada Raksasa Batu.


Mu Lun sedikit khawatir dengan keadaan Murong, tetapi dia mengurungkan niatnya untuk pergi dan kembali bertarung.


Raksasa Batu terlalu kuat dan mendominasi, jika bukan karena gerakannya yang lambat mungkin mereka semua sudah mati. Mereka semua secara bergiliran menahan Raksasa Batu, mengetahui masalah Token Teleportasi yang tidak berfungsi, membuat semua orang merasa depresi.

__ADS_1


Tetapi mereka semua tidak memiliki pilihan untuk melawan dan mengutuk Organisasi Pembunuh didalam hati mereka. Jika ada kesempatan dimasa depan, mereka semua akan membunuh semua orang dari Organisasi Pembunuh karena menyebabkan kekacauan seperti ini.


__ADS_2