
Semua orang merasa lega setelah mendengar nyawa Shen Yu tidak dalam bahaya. Walaupun Laut Kesadaran miliknya mengalami kerusakan, tetapi itu masih lebih baik dari pada mati.
"Ruo akan pergi dan merawatnya !" Ruo berniat untuk pergi, tetapi Xiao Ting menghentikannya.
"Biarkan aku saja... Ruo tetaplah berlatih dan jangan cemaskan apapun. Serahkan saja Kakak kepadaku." Xiao Ting terbang dan menuju Rumah Kecil dari Shen Yu.
Long Suar mendesah ringan dan berfikir Shen Yu ini cukup beruntung dalam urusan percintaan.
"Kalian lanjutkan saja apa yang ditugaskan oleh Tuan Muda. Biarkan Gadis Kecil itu yang merawatnya, lagi pula dia sudah lama tidak bersama dengan Tuan Muda !" Long Suar menyuruh mereka mengerjakan tugas mereka.
"Baik." Jawab Ruo dan Ling Si secara bersamaan. Ruo masuk kedalam Kolam Darah Naga dan berkultivasi, sedangkan Ling Si melanjutkan Pemurniannya.
Xiao Ting masuk kedalam Rumah dan melihat Shen Yu terbaring pucat ditempat tidurnya. Perlahan dia mendekat dan samar-samar terlihat jelas jejak kerinduan di wajahnya.
"Kakak !" Xiao Ting mengambil sebuah kursi dan duduk didekat Shen Yu.
Xiao Ting tidak melihat Shen Yu sudah lebih dari 1 tahun dan setiap saat dia benar-benar sangat merindukannya. Xiao Ting mengingat semua kenangan bersama Shen Yu di Dunia Mandiri itu.
Walaupun terlalu singkat dan dia hanya memiliki Tubuh seorang Anak berusia 7 tahun, tetapi dia memiliki kesadarannya sendiri tentang ingatannya.
__ADS_1
Perlahan Xiao Ting membuka baju dari Shen Yu dan membersihkan keringat ditubuhnya. Untuk membalas kebaikan yang dia terima dari Shen Yu karena membawanya keluar dari Dunia Mandiri itu. Xiao Ting hanya bisa merawat dan mendukung tujuan Shen Yu. Walaupun dia harus menyerahkan hidupnya, Xiao Ting tidak akan ragu untuk itu.
Setelah membersihkan semua kotoran ditubuh Shen Yu. Xiao Ting menjaganya selama seminggu dan kepala kecilnya tidur didada Shen Yu.
Didalam Laut Kesadarannya Shen Yu perlahan-lahan membuka matanya dan merasakan kenyamanan yang luar biasa.
Mutiara Putih yang berada diatas Tunas Pohon Kekacauan mengeluarkan cahaya yang terasa sangat nyaman. Perlahan Laut Kesadaran miliknya diperbaiki oleh Cahaya Mutiara ini.
Shen Yu menebak kalau Mutiara ini mungkin sebuah Harta yang dapat memperbaiki Jiwa dari kerusakan. Jika itu benar Shen Yu mungkin sangat beruntung karena menemukan Harta yang sangat luar biasa.
Bagi Kultivator yang mengolah Jiwa, Harta seperti ini benar-benar sesuatu yang sangat berharga. Walaupun Shen Yu bertarung dan mengalami kerusakan kepada Jiwanya, selama tidak hancur sepenuhnya Mutiara ini akan secara otomatis akan memperbaikinya.
Sesuatu tulisan muncul dikepala Shen Yu dan dia bergumam, "Segel Kematian."
Setelah beberapa waktu akhirnya Shen Yu mengerti dengan Teknik Segel Kematian. Jika dia dipaksa dalam suatu pertarungan hidup dan mati, Shen Yu hanya perlu menggunakan Segel Kematian dan musuhnya tidak akan bisa melarikan diri darinya. Paling buruk dia harus bertarung sampai mati kecuali Shen Yu yang mengangkat Segel Kematian.
"Hm... ini cukup berguna." Shen Yu mengangguk dan cukup senang dengan hal ini.
Shen Yu bergerak dan mendekat Tunas Pohon Kekacauan. Sedikit demi Sedikit Qi Kekacauan keluar dari Tunas Pohon Kekacauan dan masuk kedalam Sumber Qi Kekacauan milik Shen Yu.
__ADS_1
Tunas Pohon Kekacauan ini sedikit lebih besar dan memiliki beberapa helai daun yang berwarna hitam. Shen Yu sendiri tidak tahu tentang kegunaan dari Daun Hitam ini, mungkin dimasa depan jika Pohon Kekacauan memiliki banyak Daun Hitam. Shen Yu mungkin akan melakukan eksperimen seperti yang dia lakukan sebelumnya.
Akibat dari menahan siksaan dari Gelombang Cahaya yang dikeluarkan Mutiara. Saat ini Kekuatan Jiwanya sedikit lebih kuat dari Kultivator Tahap Akhir Tingkat Virtual dan hampir mencapai Tingkat Setengah Dewa.
Shen Yu berfikir harus buru-buru meningkatkan Kultivasinya sendiri. Dia tidak ingin hal ini menjadi masalah dimasa depan dan membuat kerusakan pada tubuhnya karena tidak mampu menopang kekuatan Jiwanya.
Lebih baik dia segera kembali dan melatih dirinya. Shen Yu perlahan membuka matanya dan dikejutkan dengan seorang Wanita Cantik yang tidur disampingnya.
Saat ini Shen Yu dalam keadaan telanjang dan pikirannya menjadi berantakan karena dua puncak yang terlihat lembut menekan tangannya.
Shen Yu memperhatikan Wanita ini lagi dan merasa bahwa dia pernah bertemu denganya. Setelah beberapa saat wajah Shen Yu menjadi hitam, mengingat ini adalah Wanita yang ada didalam Tubuh Xiao Ting.
Xiao Ting merasakan sedikit getaran dan membuka matanya. Shen Yu dengan cepat menyingkirkan tangannya dan menatap Xiao Ting dengan tajam.
"Kakak kau sudah bangun !" Xiao Ting menangis dan memeluk Shen Yu dengan erat.
"Hei... apakah siapa kau sebenarnya ?" Shen Yu bertanya dengan dingin.
"Bukankah Kakak yang memberiku Nama Xiao Ting." Xiao Ting berkata dengan senang dan masih memeluk Shen Yu.
__ADS_1
Kepala Shen Yu benar-benar kosong kali ini. Dengan tekanan Puncak besar dan lembut milik Xiao Ting, Shen Yu benar-benar tidak berdaya dan merasa malu.
Shen Yu memiliki ketahanan dan mental yang kuat, tetapi didepan pesona milik Xiao Ting Shen Yu bahkan tidak bisa menahan nafsunya. Hal ini benar-benar sangat buruk dan buru-buru mencoba melepaskan dirinya.