Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 159 - Sumber Bintang Kekacauan


__ADS_3

Shen Yu tenggelam dalam pemahamannya, saat ini hanya ada kehampaan didepannya. Subuah Lubang Hitam disisi kananya dan dikiri terlihat sebuah Aliran Waktu yang bergelombang.


Ditengah-tengah terdapat cahaya yang sangat terang, itu adalah sumber Bintang yang berkumpul.


Shen Yu pergi menuju Sumber Bintang dan merasakan perasaan yang nyaman, seolah dia sedang bermain bersama dengan mereka seperti sebuah teman.


Sumber Bintang memiliki perasaanya sendiri dan mereka adalah Sumber Bintang yang berhasil berintegrasi dengan Shen Yu.


Perlahan Sumber Bintang mulai berkumpul dan membaur menjadi satu. Shen Yu menyipitkan matanya dan merasakan sedikit guncangan pada tubuh aslinya.


Qi Kekacauan keluar dengan paksa dan bercampur dengan Sumber Bintang. Perlahan Sumber Bintang itu berubah warna menjadi hitam dan berputar dengan ganas.


Setiap putaran dari Sumber Bintang mengeluarkan Qi Kekacauan dalam jumlah yang besar. Shen Yu merasakan kenyamanan yang luar biasa di Laut Kesadarannya, Qi Kekacauan memang berbahaya bagj mahkluk hidup lainya tetapi tidak untuk Shen Yu.


Qi Kekacauan merupakan nutrisi yang bagus untuk meningkatkan kekuatannya. Perlahan Tunas Pohon Kekacauan mulai tumbuh beberapa meter dan daun hitam mulai tumbuh disetiap cabangnya.


Shen Yu tersenyum mengetahui manfaat yang dia dapatkan sama sekali tidak sedikit. Hanya dengan Sumber Bintang Kekacauan dan Pohon Kekacauan, ketahanan Qi Kekacauan didalam tubuh Shen Yu meningkat dengan drastis.


Diluar semua orang melihat Shen Yu yang ditutupi daun merah. Qi Hitam meledak dari dalam tubuh Shen Yu dan membungkusnya seperti perisai yang tidak bisa tertembus.


"Malapetaka macam apa ini ?" Kuang Ren tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.


*Klik.*


Semua orang melihat Aura dari Shen Yu meningkat secara drastis dan Awan Hitam diatas langit mulai bergemuruh. Petir diatas langit mulai turun dan tepat mengenai Shen Yu.


"Mustahil... Dia baru melakukan terobosan, kenapa dia melakukanya lagi !" Teriak Fu Ning dengan terkejut.


Petir terus menyambar Shen Yu berkali-kali dan Qi Kekacauan sepenuhnya melindungi Shen Yu dari serangan Hukum Petir Tingkat Tinggi.

__ADS_1


Pemandangan ini benar-benar mengerikan, Petir yang sangat kuat terus menerus membombardir kearah Shen Yu dan yang lebih mengejutkannya Shen Yu masih tetap santai menghadapinya.


Setelah beberapa waktu Petir mulai berhenti dan langit mulai kembali seperti semula. Saat ini Shen Yu sudah menerobos ke Tahap Akhir Tingkat Langit, hal seperti ini terlihat baru dimata semua orang.


"Bukankah Surga terlalu memihak !" Fu Bo dan yang lainya cemburu dengan bakat yang dimiliki Shen Yu.


"Omong kosong... Apakah kau berani menghadapi Malapetaka seperti itu dengan Kultivasi Tingkat Langit !" Teriak Fu Ning dengan marah.


Tetapi dia tidak bisa menyangkal apa yang dikatakan Fu Bo. Bakat yang dimiliki Shen Yu benar-benar luar biasa, bahkan dengan mudah dia bisa melompat langsung dari Tahap Awal dan meroket ke Tahap Akhir Tingkat Langit.


Jika Shen Yu diberikan waktu mungkin tidak butuh waktu lama untuk melampaui meteka semua. Fei Si sangat senang dengan melihat Shen Yu berhasil melakukan terobosannya.


Shen Yu perlahan membuka matanya dan melihat dirinya yang sekarang berada di Tahap Akhir Tingkat Langit. Mengangkat tangannya keatas dan Lubang Hitam muncul menyerap semua Aura dalam jumlah yang mengerikan.


Mengambil Gunung Magnetik Yuan dan mengeluarkan Xiao Ting. Shen Yu berencana untuk membuat Xiao Ting menarik Aura dan dia akan melahapnya untuk menyetabilkan Kultivasinya.


Xiao Ting mengangguk dan menarik semua Aura dalam jarak puluhan Kilometer menuju kearahnya. Tetapi Shen Yu memotongnya dan melahap semua Aura yang pergi kearah Xiao Ting.


Setelah beberapa saat Shen Yu tersenyum kearah Xiao Ting, "Cukup... terimakasih sudah membantuku !"


Shen Yu duduk ditanah dan wajahnya terlihat kotor. Xiao Ting merobek sedikit gaunnya dan membersihkan Shen Yu seperti istri yang baik.


"Kakak... lain kali jika kau melakukan terobosan panggil aku. Setidaknya aku bisa meringankan sedikit bebanmu !" Xiao Ting berkata dengan sedih.


Shen Yu tersenyum bahagia dan memeluk Xiao Ting, "Yah... maafkan aku."


Xiao Ting membalas pelukan Shen Yu dengan hangat. Dia tidak ingin terjadi apa-apa kepada Shen Yu dan tidak bisa membayangkan hidup tanpa Shen Yu.


Kuang Ren dan yang lainya memandang kemesraan pasangan ini. Mereka sendiri hanya menggelengkan kepalanya dan tidak memiliki rencana untuk merusak suasana diantara mereka.

__ADS_1


Fei Si sangat kesal melihat hal ini, sejak kapan Shen Yu yang dia kenal memiliki seorang Wanita dan dari pandanganya terlihat kasih sayang yang luar biasa.


"****** ini !" Fei Si berkata dengan marah.


Fu Bo dan Luo Yan menelan ludah mereka, kecemburuan seorang wanita sangat menakutkan. Lebih baik mereka tidak ikut campur.


"Ha... Aku akan mengeluarkan Ruo dan sapalah para tamu kita." Shen Yu sedikit malu, dia melupakan kalau beberapa orang sedang menontonnya saat ini.


"Ya." Xiao Ting tersenyum dan mengangguk dengan ringan.


Shen Yu melambaikan tangannya dan Ruo muncul didepannya. Ruo tanpa pikir panjang melompat kepelukan Shen Yu.


Shen Yu menenangkannya dan mengajaknya pergi menemui mereka, tetapi sebelum Shen Yu pergi Kuang Ren muncul didepannya.


"Hahaha... Junior bagaimana kabarmu ?" Kuang Ren terlihat senang.


"Baik." Shen Yu tersenyum dan berkata, "Kelihatanya Senior sangat cerah hari ini !"


Wu Zong dan yang lainya muncul dan menyapa Shen Yu, "Hanya Luo Yan menatap Shen Yu dengan niat bertarungnya."


Xiao Ting dan Ruo maju dan memberi salam, "Salam Senior !"


Fu Bo tertawa dan berkata, "Kalau boleh tahu... siapa kedua Nona muda ini ?"


"Kami adalah Wanita dari Kakak." Xiao Ting tersenyum dengan lembut dan kecantikannya benar-benar menyilaukan semua orang.


Ruo terlihat sangat malu dan membuang muka dari Shen Yu, wajahnya yang merah memancarkan pesonanya tersendiri.


Fei Si menggertakan giginya dan merasa sangat kesal. Dia tidak bertemu dengan Shen Yu selama lebih dari 2 tahun dan dia sudah memiliki 2 Wanita disisinya. Memikirkan hal ini benar-benar membuatnya kesal.

__ADS_1


__ADS_2