Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 151 - Hal Baru


__ADS_3

Shen Yu dan Xiao Ting bermain selama 2 hari tanpa istirahat. Saat ini Xiao Ting sangat bahagia nafasnya yang terengah-engah dan dirinya terlihat kelelahan.


"Kakak... aku menyerah." Xiao Ting memohon kepada Shen Yu.


"Hah... pakailah pakaianmu dan ayo kita keluar menyapa semua orang !" Shen Yu mengenakan pakaiannya.


Xiao Ting membantu Shen Yu berpakaian dan menyisir rambutnya. Sekarang dia sudah seperti Istri bagi Shen Yu, walaupun Shen Yu terlihat masih canggung denganya.


Seiring berjalanya waktu mungkin Shen Yu akan terbiasa dengan situasi mereka. Perasaan Shen Yu sekarang terlihat membingungkan, disatu sisi dia sangat depresi mengingat telah bersetubuh dengan seorang Gadis Kecil yang dia bawa. Disisi lain entah kenapa Shen Yu merasa senang dan tidak tahu mengapa.


"Kakak... bisakah kau membantuku merapikan rambutku ?" Xiao Ting meminta dengan manis.


"Aku tidak pernah melakukan hal semacam itu." Shen Yu terlihat panik dan menolak.


Xiao Ting tersenyum dan berkata, "Aku akan mengajarimu."


Shen Yu mengangguk dengan pasrah dan mengambil sisir, Xiao Ting tersenyum dan menghentakkan kakinya ditanah dengan ringan.


Sebuah Es muncul dan terlihat bayangan mereka dilapisan Es yang tipis. Shen Yu tersenyum dan baru menyadari kalau Kultivasi dari Xiao Ting berada di Tahap Akhir Tingkat Langit.


Shen Yu mulai menyisir dengan pelan sesuai arahan dari Xiao Ting. Dia tidak pernah merias seseorang sebelumnya dan tidak memperdulikan penampilannya.


Ini adalah kali pertama Shen Yu merias seorang wanita. Xiao Ting melihat Shen Yu yang terlihat sangat kaku dan dia tertawa kecil, Xiao Ting berfikir kalau Shen Yu terlihat sangat lucu.


Shen Yu melihat kearah cermin dan melihat senyum diwajah Xiao Ting. Tidak tahu mengapa dia menemukan sebuah perasaan yang aneh, seolah dia merasakan sebuah kedamaian didalam hatinya.


Setelah beberapa saat Shen Yu sudah selesai dan Xiao Ting rambut perak miliknya terlihat sangat indah. Shen Yu tersenyum dan berkata, "Hei... kau terlihat sangat cantik !"

__ADS_1


Shen Yu pernah mendengar kalau wanita sangat suka dipuji, jadi dia bermaksud untuk menyenangkan Xiao Ting.


"Hmph... Kalau begitu aku akan merawat diriku dan terus terlihat cantik didepanmu." Xiao Ting sangat senang dipuji oleh Shen Yu dan mencium pipinya.


"Terserah kau saja." Shen Yu membuka pintu dan berkata, "Ayo pergi menemui mereka !"


"Hm." Xiao Ting mengangguk dan terbang bersama dengan Shen Yu kearah Kolam Darah Naga.


Long Suar menatap kearah Shen Yu dan tersenyum, Long Suar mendekati Shen Yu dan berkata, "Salam Tuan Muda... apakah Anda baik-baik saja ?"


Ruo dan Ling Si keluar dari Kolam Darah Naga, buru-buru mereka menyapa Shen Yu dan menanyakan kondisinya.


"Yah... Aku sudah tidak apa-apa, hanya mengalami sedikit kejutan." Shen Yu tidak ingin memberitahu detailnya.


"Baguslah... kami ikut senang atas kesembuhan Tuan Muda." Long Suar berkata dengan sopan.


"Murid ini tidak kompeten dan hanya mampu memurnikan 4 Pil Roh Kualitas Tinggi." Ling Si berkata dengan jujur dan memberikan Botol Giok kepada Shen Yu.


Shen Yu memeriksanya dan berkata, "Ini sudah cukup baik untuk kali pertama membuat Pil Roh Tingkat Penciptaan. Kau hanya perlu terus berlatih dan nantinya kau akan mulai terbiasa !"


"Murid akan mengingat kata-kata Master." Ling Si berkata dengan sungguh-sungguh.


Sekarang dia adalah seorang Alkemis Tingkat Penciptaan dan selangkah demi selangkah, dia ajan mengejar Shen Yu dan membuatnya mengakuinya sebagai Murid sejati.


Shen Yu mengeluarkan Tungku Pil Tingkat Setengah Dewa dan sebuah Slip Giok yang berisi catatan Resep Pil Roh, "Sebagai hadiah atas pencapaianmu terimalah hal ini. Simpan dan pelajari dengan baik !"


"Terimakasih Master." Ling Si memberi hormat.

__ADS_1


"Aku akan mengirimmu keluar dari tempat ini dan gunakan Pil Roh Unsur Sejati untuk terobosan ke Tingkat Langit. Setelah menerobos kau baru boleh melakukan Pemurnian !" Shen Yu melambaikan tangannya dan mengirim Ling Si keluar.


Shen Yu mengobrol dengan Long Suar tentang Qilin Api. Xiao Ting dan Ruo pergi kesamping dan mengobrol, kecepatan Kultivasi Ruo sangat mengejutkan. Sekarang dia berada di Tahap Menengah Tingkat Bumi, wajar saja karena kekuatan Jiwanya sangat kuat sehingga Kultivasinya meroket dalam waktu yang cepat.


"Long Suar... aku ingin bertanya kepadamu, apakah kau bisa melacak Qilin Api itu ?" Saat ini Xiao Ting adalah Wanitanya dan Shen Yu memiliki kewajiban untuk melindunginya.


Mungkin setelah Qilin Api muncul, dia akan mencari keberadaan Xiao Ting dan mencoba untuk merebut Prinsip Dunia miliknya. Shen Yu tidak tahu dengan apa yang akan Qilin Api lakukan dengan Prinsip Dunia, tetapi itu pasti bukan hal yang sederhana.


"Maafkan saya... sebelum Pertempuran itu berakhir, saya sudah jatuh terlebih dahulu. Mungkin Qilin Api bersembunyi disuatu tempat dan memulihkan kekuatannya !" Long Suar berkata dengan jujur.


Shen Yu melihat kearah Telur Naga dan berfikir (Jika kedua Binatang Suci Kuno ini bertarung, kira-kira siapa yang akan menang ?)


Segera dia menghilangkan pemikiran konyol itu, bahkan sekarang dia belum menetas dan untuk kekuatannya pasti membutuhkan waktu untuk menjadi kuat.


Long Suar sedikit ragu dan memberanikan dirinya untuk bertanya, "Tuan Muda... apakah Anda benar-benar menerima seorang Guru ?"


"Hm... Benar." Shen Yu menjawabnya dengan santai.


"Kenapa Anda kejam sekali dan tidak memberitahu saya tentang ini." Long Suar sedikit kesal, salah sedikit saja dia akan mati ditangan Gong Fu.


"Apakah kau mengganggu Master ?" Shen Yu tersenyum bahagia.


Ketika pertama kali dia bertemu Gong Fu, Shen Yu benar-benar masuk dalam kondisi yang mengerikan. Itu adalah pertama kali dia merasakan ketakutan dan ketidak berdayaan.


"Tidak... ketika aku ingin melihat Tuan Muda, Guru Anda sudah berada disana dan saya hanya terkejut melihat Orang sekuat dirinya." Long Suar tidak memberitahu kalau dia ditekan dengan Aura dari Gong Fu.


"Hah... sayang sekali... aku pikir ada sesuatu yang menarik." Shen Yu sedikit kecewa dan Long Suar tersenyum canggung.

__ADS_1


__ADS_2