
Shen Yu meminta Tang Yu Rou untuk mundur dan memulihkan kondisinya, segera dia memobilisasi Qi miliknya dan terbang kearah Golem Api.
"Apakah Raja yang kau sebutkan itu adalah Qilin Api, kebetulan sekali Dewa ini juga mencarinya dan ingin berbicara beberapa hal !" Shen Yu tersenyum dengan santai.
"Teruslah bermimpi karena kau akan mati ditempat ini !" Golem Api mendesak Monster Qi miliknya dan Auranya menjadi jauh lebih kuat.
Api ditubuhnya menyala dengan ganas dan membuat kengerian yang luar biasa. Bahkan Tang Yu Rou dan kedua pasangan dari Serikat Awan mundur karena Aura menakutkan ini.
Api Biru muncul didahi Shen Yu dan Qi Kekacauan meledak dengan gila. Shen Yu sudah tidak peduli dengan hal ini dan berniat membunuh Golem Api.
Pedang Raja Dewa muncul ditangannya dan Qi Pedang yang ganas membentuk sebuah Badai, merasakan hal ini Singa Api sedikit cemas dengan kehadiran Shen Yu.
Wanita dari Serikat Awan itu tersenyum dan mengeluarkan Giok Teratai ditangannya. Giok Teratai mulai berdengung dan menembak kearah Singa Api. Cahaya Teratai melesat langsung kearah Singa Api dan hal ini membuatnya sedikit panik.
Cahaya Teratai menabrak Raja Singa Api dan membuatnya terlempar sangat jauh. Golem Api melihat hal ini tetapi dia juga sedang kesulitan dengan Shen Yu.
Qi Pedang Bulan melesat kearahnya dengan ganas dan Golem Api segera bertahan. Api yang kuat membentuk sebuah dinding dan menahan Qi Pedang Bulan milik Shen Yu.
__ADS_1
Sebuah Jiwa Pedang menembus kobaran Api dan menusuk dada Golem Api, melihat hal ini Golem Api tidak bisa menahannya dan perlahan Jiwanya mulai runtuh.
Laut Kesadaran Ilahi miliknya mulai menguap dan Api ditubuhnya perlahan mulai padam. Shen Yu perlahan mendekat dan berkata, "Ketika aku sudah berada di Tingkat Dewa maka tidak ada satupun orang di Dunia ini yang dapat menghentikanku !"
Shen Yu mengambil Batu merah didada Golem Api dan meninju tubuhnya hingga hancur. Singa Api melihat hal ini dan menjadi jauh lebih ketakutan, dia tidak menyangka kalau Shen Yu akan mampu membunuh Golem Api seperti memotong rumput.
Segera dia berbalik dan melarikan diri kebelakang, Wanita itu dan Shen Yu sama sekali tidak berniat untuk mengejarnya dan memiliki rencananya sendiri.
Tang Yu Rou sangat senang dan berlari kearah Shen Yu, namun Wanita yang berasal dari Serikat Awan turun dan mendarat tepat didepan Shen Yu.
"Ratu ini memiliki beberapa pertanyaan untukmu... bagaimana bisa kau tahu keberadaan Qilin ditempat ini ?" Tanya Wanita itu dengan dingin.
"Semut yang sombong... bahkan dialam semesta yang kecil ini ada yang berani bersikap sombong didepan Ratu ini. Benar-benar tidak tahu luasnya langit !" Wanita itu mencibir dengan jijik.
Shen Yu tertawa dan mulai mengerti sesuatu tentang identitas Wanita didepannya, "Hahaha... ya kau mungkin benar, tapi seseorang yang belum mencapai puncak tidak layak mengatakan hal semacam itu. Kau bahkan tidak sekuat Masterku dan selama kau bukan Kultivator God Emperor maka kau tidak memiliki kelayakan untuk menilai luasnya langit !"
Wanita itu cukup terkejut dengan pernyataan Shen Yu yang mengetahui Tingkat Kultivasi tertinggi, terlebih Masternya yang jauh lebih kuat darinya bukankah pernyataan ini merupakan sebuah ancaman yang ditujukan kepadanya.
__ADS_1
"Apakah kau berasal dari Domain Dewa... siapa Mastermu sebenarnya ?" Wanita itu bertanya dengan penasaran.
"Masterku tidak akan senang jika aku menggunakan namanya untuk membuly seorang Gadis kecil, tapi bisa dikatakan bahwa dia salah satu orang yang berada diposisi teratas. Jika kau mengerti apa maksudku lebih baik untuk tetap diam." Shen Yu terlihat malas dan berjalan kedepan.
Wanita itu menatap Shen Yu dengan kesal dan melanjutkan perjalanannya. Walaupun dia sangat penasaran dengan identitas Shen Yu namun dia tidak berani bertaruh dengan menyinggung Murid langsung dari God Emperor.
Tujuan mereka sama yaitu mencari keberadaan Qilin tetapi tujuan Shen Yu masih belum diketahui sepunuhnya. Sedangkan dirinya berniat untuk memulai pertarungan dan menyelesaikan semua keluhan.
Tang Yu Rou menyusul Shen Yu dan berkata, "Apa yang terjadi dan kenapa kau meninggalkanku ?"
"Disini tidak aman... keluarlah dari tempat ini, kalau tidak mungkin nyawamu akan menjadi taruhannya." Kata Shen Yu dengan dingin.
Tang Yu Rou mengeluarkan Token yang merupakan Alat Komunikasi, dia meminta semua orang dari Dinasti Besar Tang untuk keluar dan menuruti perkataan Shen Yu. Sedangkan dirinya memilih untuk tetap tinggal dan melihat sendiri bahaya macam apa yang menunggu.
"Apakah kau tidak ingin pergi ?" Kata Shen Yu dengan pelan.
"Kultivasi kita sama... memangnya apa yang perlu aku takutkan !" Tang Yu Rou terlihat sangat percaya diri.
__ADS_1
"Kalau begitu kau harus siap dengan kematian... lawanku kali ini mungkin akan menjadi yang paling buruk untuk yang ketiga kali dalam hidupku." Shen Yu berkata dengan santai.