Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 228 - Shen Yu Vs Kelabang Budha


__ADS_3

Kelabang Budha meraung dengan marah Cahaya Emas ditubuhnya mulai menyebar dan memberikan Tekanan yang luar biasa. Tingkat kekuatannya sekarang hampir mencapai Tingkat Setengah Dewa.


Sosoknya menghilang dengan kecepatan yang luar biasa, sebuah gambaran muncul dikepala Shen Yu dan dua buah cambuk melesat kearahnya.


Shen Yu menahannya menggunakan Pedang miliknya dan terpental sangat jauh. Kelabang Budha terus mengejar Shen Yu dan tidak berniat untuk memberinya kesempatan untuk melawan.


Pedang yang ditangan Shen Yu adalah Artifak Tingkat Saint. Sekeras apapun tubuhnya, Pedang itu dapat melukainya. Jika dia membiarkan Shen Yu memainkan beberapa Trik mungkin nyawanya dapat terancam.


Mengangkat tangannya dan sebuah telapak tangan raksasa muncul diatas langit dan bergerak kearah Shen Yu. Kedua Cambuk itu menyatu dan membentuk ujung yang runcing, Cambuk itu bergerak dari bawah dan berniat menusuk Shen Yu.


Shen Yu merasakan bahaya yang mengancam nyawanya ketika melihat dua serangan yang mengarah padanya. Shen Yu kembali dan mengaktifkan Teknik pertama Mata Kekosongan.


Tiba-tiba sosok dari Shen Yu menghilang dan kedua serangan itu saling berbenturan. Shen Yu muncul cukup jauh dan menjaga jarak, mengangkat Pedangnya dan ratusan Qi Pedang melesat kearah Kelabang Budha.


Cambuk yang ada dipunggung Kelabang Budha kembali dan melindungi tubuhnya dari ratusan Qi Pedang.


"Kena kau !" Shen Yu tersenyum dan melihat sebuah kesempatan.


Sebuah cahaya kecil seperti kunang-kunang muncul diantara Qi Pedang dan meledak didepan Kelabang Budha.


Wajah dari Kelabang Budha menjadi sangat pucat dan Vitalitas ditubuhnya berkurang dalam jumlah yang banyak. Kelabang Budha menatap Shen Yu dengan marah dan keterkejutan.

__ADS_1


"Hukum Ilahi Waktu... Bagaimana mungkin kau menguasai Hukum Waktu !" Kelabang Budha berteriak dengan marah dan hampir seperempat Vitalitasnya berkurang.


"Apa kau bodoh... kenapa juga aku harus memberitahumu tentang kekuatan milikku." Shen Yu mencibir dengan jijik.


Merobek Ruang Hampa dan muncul diatas Kelabang Budha. Memobilisasi Kekuatan Bintang dan mengerahkan semua kekuatannya.


Cahaya Bintang melesat seperti sebuah Bintang Jatuh dan menabrak Kelabang Budha dengan keras. Tubuhnya terdorong kebawah dan masuk kedalam Lautan Magma, Ledakan besar mulai terdengar dan Magma mulai menyembur membuat ombak disekitarnya.


*Groar.*


Raungan Beast terdengar sangat keras dan sebuah Kelabang berlapis emas keluar dari dalam Magma melesat keatas langit. Sosoknya terlihat sangat luar biasa dan Qi Monster menyebar kesegala arah.


Kelabang Budha menatap Shen Yu dengan marah dan niat membunuh terlihat sangat jelas. Mengayunkan bagian belakang tubuhnya dan Tekanan yang luar biasa membuat Shen Yu tidak bisa bergerak.


Shen Yu menahannya dengan kekuatan Tubuh Fisiknya dan terlempar sangat jauh. Shen Yu menghantam sebuah batu ditengah Lautan Magma dan darah mengalir dari tubuhnya.


Bahkan setelah dia menggunakan Hukum Logam dan Kekuatan Fisiknya, luka yang diterima oleh Shen Yu cukup berat. Beberapa tulang ditubuhnya patah, jika Shen Yu tidak memiliki Teknik Suci mungkin Lukanya akan menjadi sangat parah.


"Percuma saja kau melawan... Jarak diantara kita terlalu besar. Kekuatanmu masih terlalu lemah, lebih baik patuh dan segera mati tanpa melawan." Bilah Angin melesat kearah Shen Yu dan berniat memotongnya.


Shen Yu mengangkat tangannya dan Lubang Hitam muncul menelan Bilah Angin. Kelabang Budha kembali terkejut dan merasakan ketakutan yang luar biasa setelah melihat Hukum Pelahap milik Shen Yu.

__ADS_1


Kelabang Budha mulai mengingat sebuah cerita yang cukup terkenal di Domain Dewa. Satu Orang melawan jutaan Kultivator, Orang itu memiliki kekuatan Hukum Pelahap dan karena kekuatan yang dimilikinya terlalu besar Orang itu berakhir menjadi gila.


Bahkan kelima Kultivator Tingkat God Emperor berakhir dengan kematian ditangan orang gila itu. Saat ini Kelabang Budha melihatnya dengan mata kepalanya sendiri, didepanya saat ini ada seorang bocah yang memiliki potensi yang dapat menghancurkan segalanya.


Jika dibandingkan dengan Orang Gila iti, Shen Yu jauh lebih mengerikan. Pemahaman Niat Pedang, penguasaan tiga Hukum Ilahi dan kekuatannya memiliki potensi yang luar biasa.


"Kelihatanya aku benar-benar harus membunuhmu. Kekuatanmu bukanlah sesuatu yang bisa dianggap remeh, mungkin aku bisa merebut Tubuhmu dan mempelajari semua kemampuanmu !" Kelabang Budha melesat kearah Shen Yu dan berniat untuk menabraknya.


Shen Yu perlahan mulai berdiri dan darah terus mengalir dari kepalanya. Mengangkat Pedang Hukuman Surga dan mengaktifkan Domain Ruang Hampa.


Kelabang Budha merasakan ancaman yang luar biasa dan Ruang disekitarnya menjadi tidak stabil. Kelabang Budha tidak berani bergerak sembarangan dan berhenti ditempatnya, Domain milik Shen Yu benar-benar menciptakan Ruang miliknya sendiri.


"Ayo kita akhiri ini !" Shen Yu menyatukan Hukum Waktu kedalam Pedang Hukuman Surga.


Pedang Hukuman Surga mengeluarkan cahaya yang sangat terang. Shen Yu mendesak Qi Kekacauan miliknya dan berniat untuk membunuh Kelabang Budha dengan satu serangan.


Kelabang Budha merasakan kengerian dari Pedang Hukuman Surga. Segera dia mendesak Monster Qi miliknya dan tubuhnya mengeluarkan Cahaya Emas yang luar biasa, Kelabang Budha berniat beradu kekuatan dengan Shen Yu.


Mereka berdua berniat untuk mengakhiri dengan Serangan ini. Qi Alam berkumpul didalam Tubuh Shen Yu dan Qi Kekacauan semakin padat.


Lautan Magma disekitar tempat itu mulai bergelombang dan mulai menjauh dari sekitar mereka. Bola Emas muncul didepan mulut Kelabang Budha dan ditembakan kearah Shen Yu.

__ADS_1


"Space Time sword." Shen Yu menebas kearah depan dan Pedang Qi berukuran kecil melesat kearah Kelabang Budha.


Ketika kedua serangan itu bertemu, Qi Pedang milik Shen Yu menembus kearah Bola Emas seperti sebuah bayangan dan terus melesat kearah Kelabang Budha.


__ADS_2