
Setelah mendapatkan Teknik dari Menara Bakat sewaktu berada di Dunia Kecil, Luo Yan dengan giat melatih dan mengembangkanya sampai ketingkat yang sangat tinggi.
Bahkan dirinya sekarang mampu menghadapi Kultivator Tingkat Virtual, bahkan Fu Ning sedikit kesulitan menghadapi Teknik Penjara Guntur miliknya.
"Kau masihlah terlalu naif... Kekuatanmu masih sangatlah lemah, hanya kecepatanmu yang menjadi poin penting. Tapi itu tidak akan ada gunanya didepan kekuatan absolut." Shen Yu mencibir dengan jijik.
"Kalau begitu cobalah sendiri !" Luo Yan melambaikan tanganya dan Petir ditanganya membentuk sebuah Tombak.
Aura Tombak itu sangat luar biasa bahkan Huang Pu sedikit takut jika Tombak Petir itu diarahkan kepadanya. Tetapi Shen Yu masih tetap tenang seolah tidak menganggap hal ini sebagai ancaman.
Luo Yan menjadi sangat marah dan melemparkan Tombak Petir kearah Shen Yu, Tombak Petir melesat lurus dan setiap jalur yang dilewatinya dihancurkan oleh aliran Petir yang mengamuk.
Shen Yu mengangkat tanganya dan Lubang Hitam muncul didepanya, Tombak Petir itu dilahap tanpa kesulitan apapun.
Luo Yan dengan cepat muncul didekat Shen Yu, tangan kananya dialiri oleh petir dan membentuk sebuah Cakar Petir yang mengerikan. Luo Yan berniat untuk melakukan gerakan terbaiknya dan mengalahkan Shen Yu sekarang.
"Kena kau !" Shen Yu mengambil Cakar Petir itu dan memobilisasi Hukum Pelahap.
Atribut Petir milik Luo Yan perlahan mulai redup dan tenaganya berkurang sangat banyak, bahkan untuk lepas dari genggaman Shen Yu sangatlah sulit baginya.
__ADS_1
"Kau memang memiliki keuntungan dengan Tubuh Khususmu itu, jika kau melawan orang lain mungkin mereka akan mendapatkan luka. Sayangnya yang kau hadapi adalah aku... maka semua usahamu itu akan sia-sia." Shen Yu berkata dengan dingin dan mengepalkan tinjunya.
Shen Yu menggunakan sepersepuluh Kekuatan Bintang dan meninju perut Luo Yan dengan keras. Luo Yan terpental ratusan meter kebelakang dan menabrak pepohonan yang ada dibelakangnya.
"Cough..." Luo Yan memuntahkan darah dari mulutnya dan menatap Shen Yu dengan niat bertarung yang kuat.
Tetapi setelah mendapatkan pukulan telak, tubuhnya tidak dapat merespon keinginanya. Sekali lagi Luo Yan jatuh ketanah dan tidak sadarkan diri, Fei Si buru-buru datang dan memasukan Pil Roh kedalam mulutnya.
Setelah beberapa waktu Luo Yan membuka matanya, dia mulai mengingat pertarunganya dengan Shen Yu dan dirinya sudah kalah telak.
"Dimana dia ?" Luo Yan bertanya kepada Fei Si dan Ruo.
Dia tidak ingin melihat Luo Yan dipermalukan seperti ini. Shen Yu memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan jika ada seratus orang seperti Luo Yan. Shen Yu pasti dapat membunuhnya dengan mudah, tidak ada gunanya untuk selalu pergi dan menantangnya.
"Kalah... ya... kalah... dikalahkan oleh orang itu sama sekali tidak memalukan, aku hanya ingin mengukur seberapa besar jarak antara aku dan dirinya. Karena aku sudah menganggapnya sebagai tujuanku, maka aku tidak boleh tertinggal jauh darinya." Luo Yan berkata dengan sungguh-sungguh.
Mu Lun yang mendengar hal ini sangat setuju dengan pendapat Luo Yan. Semua orang yang dijuluki Jenius Muda menganggap Shen Yu sebagai panutan dan tujuan dalam Martial Dao, kalau mereka takut maka perkembangan mereka dimasa depan akan terhambat dan akan sulit untuk mencapai Tingkat yang lebih tinggi.
Mu Zu dan Felais menghela nafas panjang, mereka sama sekali tidak mengerti kenapa para laki-laki sangat menyukai hal-hal seperti ini.
__ADS_1
....
Shen Yu memutuskan untuk kembali terlebih dahulu, setelah melihat keadaan di Dunia Bintang dan melihat pekerjaan yang lainya. Shen Yu cukup puas dengan pemikiran mereka dan hal ini memungkinkanya untuk pergi kemanapun dia mau tanpa harus mengkhawatirkan Istana Jiwa Bintang.
Shen Yu memutuskan untuk melihat kondisi Xiao Ting dan dia sedikit terkejut dengan wajahnya yang sangat pucat, seolah dia sudah mendapatkan penyakit yang menggrogoti tubuhnya.
"Bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi !" Shen Yu berkata dengan kesal.
Segera dia masuk kedalam Laut Pengetahuan milik Xiao Ting, sebuah penghalang yang kuat menghalangi Shen Yu untuk masuk. Tetapi hal ini tidak cukup untuk menghentikanya.
Dengan Hukum Pelahap tidak ada penghalang yang dapat menahanya. Setelah beberapa waktu Penghalang itu hancur dan Avatar Jiwa milik Shen Yu melayang didalam Laut Kesadaran Xiao Ting.
Shen Yu melihat sekitarnya dan dikejutkan dengan Aura Hitam yang mencoba menyerang Xiao Ting. Saat ini Xiao Ting dibungkus oleh sebuah cahaya dan masih tidak sadarkan diri, melihat hal ini kemarahan Shen Yu sampai pada puncaknya.
Dirinya sangat mengenal hal ini dan Shen Yu merasakan Aura milik Yin Leng, dia tidak menyangka kalau Yin Leng akan melakukan hal seperti ini. Segera Shen Yu melahap Aura Hitam disekitar Xiao Ting dan melindunginya dari tangan jahat Yin Leng.
"Kakak !" Xiao Ting perlahan membuka matanya dan merasa sangat senang ketika melihat Shen Yu.
"Apa yang sebenarnya terjadi... kenapa bajingan itu bisa sampai datang kemari ?" Shen Yu bertanya dengan kesal.
__ADS_1
"Iblis itu hanya menyuruhku untuk memberikan Sumber Bintang ini dan mengancam akan membunuhku, sebaiknya Kakak berhati-hati denganya. Iblis itu sangat kuat dan mungkin kekuatanya tidak dibawah Kakak." Xiao Ting berkata dengan jujur.