Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 39 - Tersesat


__ADS_3

Shen Yu keluar dari Desa dan mencari tanah yang luas, setelah menemukan tempat yang cocok Shen Yu duduk dan mengangkat tangan kananya.


Bola Petir seukuran kepalan tangan muncul ditelapak tanganya dan mencoba untuk mengontrolnya. Bola Petir tiba-tiba membesar dan seketika kembali ke ukuran semula, Shen Yu terus menurus mengulanginya.


Shen Yu memadatkan Bola Petir dan Auranya melonjak secara drastis. Shen Yu menembakanya kearah batu besar.


*Boom*


Ledakan keras terdengar dan batu besar itu hancur berkeping-keping. Shen Yu menggelengkan kepalanya, tidak puas dengan efek yang ditunjukan dan mengulangnya terus menurus.


Shen Yu tidak puas bukan karena kekuatan Bola Petir, tetapi kontrol yang disebabkan tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan.


Setelah melakukan banyak percobaan akhirnya Shen Yu berhasil mengontrol Bola petir dengan baik. Lubang kecil tercetak di batu besar dan tidak menghancurkanya seperti sebelumnya.


"Hah... akhirnya aku dapat mengontrolnya dengan sempurna, ini benar-benar melelahkan." Mengeluarkan beberapa Pil Roh dan melahapnya.


Bermeditasi sebentar dan mengisi kembali Qi didalam tubuhnya, Shen Yu membuka matanya dan meregangkan otot-otot yang kaku. Mengingat kembali pertarunganya dengan Luo Yan, Shen Yu merasa bahwa Luo Yan menunjukan Teknik yang menarik dan berniat untuk menirunya.


Shen Yu mengaktifkan Teknik Suci miliknya, Qi Alam diserap dam jumlah yang besar. Aura yang dipancarkan Shen Yu saat ini lebih menakutkan dari sebelumnya.


Mengepalkan tinjunya, seketika tinjunya berubah menjadi hitam dan Shen Yu mengalirkan Atribut Petir kedalam tinjunya.


"Logam dan petir memang cocok dan tidak bertentangan." Shen Yu menatap sebuah tebing, dengan cepat Shen Yu melompat dan meninju tebing dengan semua kekuatanya.


*Boom*


Pukulan keras menghantam tebing itu, sebuah kawah yang dalam tercetak jelas. Shen Yu tertawa bahagia, dia tidak menyangka bahwa menggabungkan Tinju Bintang Logam dan Atribut Petir akan menghasilkan sesuatu yang mengerikan seperti ini.

__ADS_1


Setela selesai menguji Kontrol dan kekuatanya, sekarang Shen Yu berniat menguji apakah Atribut Petir ini dapat mendukungnya dalam hal kecepatan.


Shen Yu merangsang Atribut Petir miliknya dan berlari memanjat tebing dengan cepat.


"Yah... setidaknya ini lebih cepat dari Kultivator Tingkat Bumi." Dengan cepat Shen Yu berlari lagi.


Waktu berlalu 2 minggu Shen Yu berlari dan masih melatih batas tubuhnya. Berhenti sebentar menstabilkan Qi miliknya, Shen Yu sadar bahwa dia berlari tanpa tahu tujuanya dan tidak tahu sekarang ada dimana.


Mengerutkan keningnya dan mengutuk dirinya sendiri. Karena terlalu senang dia sampai lupa arah dan berakhir tersesat, Shen Yu berjalan kedepan dan menemukan sebuah jalan yang baru saja dilewati kereta.


Shen Yu memutuskan untuk menyusul kereta itu dan bertanya arah, sekali lagi dia berlari dengan cepat mengikuti arah kereta.


Ketika Shen Yu melihat kereta itu, dia terkejut mengetahui kereta itu dihentikan beberapa orang.


Kereta itu dijaga dua Pengawal, masing-masing dari mereka memiliki Kultivasi Tahap menengah Tingkat Bumi. Orang-orang yang menghadang mereka kurang lebih berjumlah 8 orang dengan Kultivasi Tahap Awal Tingkat Bumi.


"Jika kalian ingin lewat jalan ini, cepat serahkan uang kalian. Kami akan membiarkan kalian lewat !" Teriak salah satu Perampok.


"Sialan... tidak perluh banyak bicara kita ambil saja langsung ?" Teriak Perampok itu dengan marah.


Tapi sebelum mereka sempat untuk bertarung, mereka semua dikejutkan oleh Shen Yu yang dengan santai berjalan mendekati salah satu Pengawal kereta.


Dengan cepat Pengawal itu menarik pedangnya dan mengarahkan keleher Shen Yu.


"Siapa kamu ?" Pedang itu berhenti tepat dileher Shen Yu.


"Paman tenanglah, aku bukan kelompok mereka. Aku disini untuk menanyakan sesuatu !" Shen Yu tetap tenang dan dengan pedang didekat lehernya, tidak ada ketakutan sedikitpun diwajahnya.

__ADS_1


"Apa kau fikir aku bodoh dan mempercaimu begitu saja ?" Pengawal tidak percaya dengan perkataan Shen Yh dan mengira bahwa dia adalah salah satu kelompok.


"Paman aku tidak bilang kau bodoh, jadi jangan merendah seperti itu." Shen Yu tersenyum dan memasang wajah polos.


"Nak kau mati saja ya ?" Pengawal sangat marah dan merasa bahwa saat ini dia sedang dipermainkan oleh Shen Yu.


"Tunggu- tunggu... aku hanya ingin bertanya tentang jalan kenapa kau begitu kejam, setidaknya jika kau ingin membunuhku buatlah alasan lain. Hm... seperti kau iri pada ketampananku dan berniat membunuhku."


"Pfft..." Semua orang menahan tawa mereka, melihat salah satu Pengawal dipermainkan.


Wajah Pengawal berubah menjadi merah karena marah.


"Tenang-tenang... Aku hanya bercanda Paman, jangan dimasukan hati !" Shen Yu menepuk bahu Pengawal.


Pengawal itu semakin kesal terhadap tingkah Shen Yu, "Nak jika kau tidak ingin mati pergilah dari sini."


"Jawab dulu pertanyaanku, dimana ini ? dan tunjukan jalan yang mengarah ke Kota terdekat?"


"Kau sekarang berada di Wilayah Kerajaan Wars, jika kau lurus kearah sana kau akan sampai di Ibukota." Pengawal iru menunjukan arah kepada Shen Yu, berharap agar Bocah nakal ini segera pergi dan tidak membuatnya marah.


Kerajaan Wars adalah salah satu Kerajaan Kelas 1 Wilayah Selatan, Shen Yu berniat untuk memasuki Ibukota dan melihat-lihat. Siapa tahu mungkin dia akan menemukan sesuatu yang menarik.


"Kalau begitu terimakasih Paman." Shen Yu dengan santai berjalan melewati mereka.


"Hei Nak, kalau kau ingin lewat kau harus menyerahkan uangmu !" Salah satu Perampok berteriak dengan marah.


Shen Yu berhenti berjalan, berbalik dan melihat sekelompok Perampok dengan dingin.

__ADS_1


"Bocah apa kau tuli, serahkan uangmu atau kami akan menghajarmu ?"


"Cobalah !" Shen Yu tersenyum dan menantang Perampok yang sangat arogan.


__ADS_2