Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 227 - Satu Lawan Satu


__ADS_3

Semua orang sangat khawatir dengan keadaan Shen Yu saat ini, Fei Si dan Murong hanya bisa marah. Mereka tahu Shen Yu sangatlah kuat, tetapi jika melawan Tahap Menengah Tingkat Virtual sangat berlebihan untuknya.


"Kenapa Tuan Shen memilih untuk tetap tinggal dan berniat melawan Ras Monster itu dalam pertarungan yang putus asa !" Ruan bertanya dengan khawatir.


"Benar... bukankah lebih baik dirinya untuk masuk kedalam Kapal. Lagi pula Ras Monster itu sama sekali tidak bisa menembus pertahanan Kapal !" Xiang Jun dan yang lainya sedikit kesal dengan tindakan Shen Yu yang gegabah.


"Kentut... apa yang kalian tahu. Jika bukan karena kebaikan hati Master Shen, apa kau pikir dia akan mau melawannya. Membawa kalian kedalam Kapal dan memberikan kalian keamanan tanpa meminta bayaran, apakah kalian masih meragukan keputusannya." Zhang Yuan berteriak dengan marah.


Mereka hidup dan sampai disini semuanya berkat Shen Yu, jadi dirinya tidak akan terima jika Shen Yu dikritik oleh mereka.


Semua orang berpikir sejenak dan menyetujui perkataan Zhang Yuan. Liang Yu masih merasakan ketakutan yang jelas diwajahnya dan mengepalkan tinjunya dengan erat.


"Apa maksud dari Saudara Zhang ?" Xiang Jun bertanya dengan bingung.


"Kalian semua memang aman saat berada di Kapal, tetapi jika Ras Monster itu sampai di Menara Bakat apa yang akan terjadi. Jawabannya adalah pembantaian yang sangat besar mungkin akan terjadi." Zhang Yuan berkata dengan tegas.


Zhang Yuan melanjutkan, "Master Shen memang memiliki sifat yang baik. Jika aku memiliki kekuatan sekuat dirinya, sejak awal aku akan meninggalkan kalian semua dan tidak akan merepotkan diriku untuk membawa beban seperti kalian. Sebisa mungkin kita harus berkumpul di Menara Bakat dan mengumpulkan semua kekuatan untuk membantu Master Shen, jika Master Shen kalah mungkin kita harus siap menghadapinya sendiri !"


Semua orang terkejut mendengar perkataan dari Zhang Yuan. Pelindung Kapal ini memang kuat, tetapi memiliki batasan jumlah. Mereka semua tidak bisa terus berlindung didalamnya, tetapi yang paling mengejutkan adalah Shen Yu yang bersedia menjadi umpan untuk mengulur waktu.

__ADS_1


"Apa yang dikatakan Saudara Zhang memang benar. Kita harus bekerjasama untuk menghadapi bencana ini, aku akan membantu sebisaku dan aku bersumpah untuk itu." Murong berkata dengan tegas dan Mu Zu mengangguk.


Keempat Ras berteriak dengan semangat dan setuju dengan apa yang dikatakan Murong. Saat ini mereka harus bekerjasama dan mengumpulkan semua orang.


....


Kelabang Budha dan Shen Yu bertarung menggunakan kekuatan fisik, sejujurnya kekuatan yang dimiliki Shen Yu membuat Kelabang Budha sangat terkejut.


Kekuatan Fisik dan Jiwa miliknya dapat diimbangi oleh Shen Yu. Jika bukan karena Tingkat Kultivasinya berada jauh diatas Shen Yu, mungkin dia tidak akan bisa melawannya.


*Bang... Bang... Bang...*


Mereka berdua terus mengadu pukulan mereka dan gelombang Aura membuat Beast tidak berani mendekati mereka berdua. Kelabang Budha mengangkat tangannya dan ratusan benang emas bergerak kearah Shen Yu.


*Boom.*


Ledakan terdengar sangat keras dan semua benang Emas hancur dibawah kekuatan Bintang. Sebuah cambuk muncul dari dalam kabut, Shen Yu sama sangat terkejut dan Cambuk itu menghantam kepalanya.


Shen Yu terlempar kebawah dan masuk kedalam Lautan Magma. Kelabang Budha tersenyum dan berpikir ini adalah akhir dari Shen Yu.

__ADS_1


*Swosh...*


Cahaya Pedang melesat dari Lautan Magma, wajah Kelabang Budha menjadi pucat dan segera menghindarinya. Pedang Qi melewati Kelabang Budha dan sedikit memberikan luka diwajahnya, darah mengalir keluar dari pipinya.


Shen Yu perlahan keluar dan sosoknya dibungkus dengan Qi Hitam. Aura disekitarnya terlihat mengerikan dan Kelabang Budha sedikit merinding.


"Bagus... aku tidak menyangka kalau ada seseorang yang akan mampu melawanku sampai sejauh ini. Jika kau berada ditempat itu mungkin pencapaianmu jauh lebih mengerikan." Kelabang Budha tidak berani meremehkan Shen Yu.


Shen Yu sedikit terkejut dan berkata, "Apakah maksudmu Domain Dewa ?"


"Ya... aku tidak menyangka kalau kau mengetahui tempat itu, Alam Semesta ini terlalu kecil untuk kita. Sehebat apapun Bakat yang kau punya, tetapi prinsip dari Alam Semesta ini sangatlah tipis. Kau tidak akan bisa berkembang jika terus berada ditempat ini." Kelabang Budha sangat menghargai bakat Shen Yu.


"Kau pasti memiliki pencapaian yang luar biasa, sebenarnya seberapa kuat dirimu ?" Shen Yu berkata dengan penasaran.


"Hahaha... Kau memiliki Pengetahuan tentang Domain Dewa, tetapi kau masih tidak layak untuk mengetahui kekuatanku yang sebenarnya. Hari ini aku harus membunuhmu, didalam sebuah Gunung hanya ada satu harimau yang akan menguasainya. Orang sepertimu akan menjadi ancaman untuk masa depanku." Kelabang Budha tersenyum dan berkata dengan merendahkan.


Tubuh Fisik Mi Qi mulai retak dan disetiap retakan terdapat cahaya emas. Dua buah Cambuk Emas tumbuh dan Auranya terlihat sangat mengerikan, saat ini Kelabang Budha berniat untuk melawan Shen Yu dengan serius.


"Sepertinya aku harus serius mulai sekarang !" Shen Yu mengeluarkan Pedang Hukuman Surga dan Aura yang mengerikan menyebar disekitar tempat.

__ADS_1


Kelabang Budha sangat terkejut melihat Artifak Pedang Tingkat Sanit berada ditangan Shen Yu, "Darimana kau mendapatkan Artifak itu ?"


"Kau tidak perlu tahu... Aku tidak ingin menjelaskan kepada orang yang akan mati." Shen Yu mengembalikan semua perkataan Kelabang Budha dan mencibir dengan jijik.


__ADS_2