Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 307 - Menyeberang


__ADS_3

Shen Yu sudah mengatur Array Teleportasi disuatu tempat yang aman, dia meminta Qin Zheng untuk menyuruh beberapa orang untuk menjaganya.


Qin Ying berniat untuk menemaninya, tetapi Shen Yu menolak karena terlalu berbahaya dan membawa seseorang hanya akan memperlambatnya.


Sekarang dia menyesal karena meninggalkan Gunung Magnetik Yuan didalam ruangannya, dia sengaja meninggalkannya dan membiarkan Pamannya kembali berlatih atau Kuan Bo yang berniat menyelesaikan pekerjaannya.


Tetapi siapa yang akan menyangka kalau hal ini akan terjadi kepadanya, lebih parahnya lagi Shen Yu meninggalkan semua Harta miliknya didalam Dunia Gunung Magnetik Yuan terutama Artifak Penerbangan miliknya.


Jika Shen Yu membawa Artifak Penerbangan miliknya, dia bisa membawa Tetua Bi Yan dan melawati laut ini dengan aman.


"Master Shen harus berhati-hati... Laut memiliki banyak bahaya. Dulu pernah ada seorang Master dan dialah yang memasang Array Teleportasi ini, tetapi dia mendapatkan luka yang berat setelah menyeberangi laut !" Qin Zheng mengingatkan Shen Yu tentang bahaya menyeberangi lautan.


"Ya... aku akan mengingat pesan dari Tuan Qin dengan baik. Aku pergi !" Shen Yu menelangkupkan tinjunya dan pergi.


Qin Yu ingin mengatakan sesuatu tetapi Shen Yu sudah pergi. Tetua Bi Yan melihat hal ini dan menghela nafas, dia merasa sedikit kasihan kepada Wanita yang mengaguminya.


Shen Yu tidak pernah menaruh minat kepada Wanita manapun kecuali keempat Istrinya. Sejak Shen Yu menjadi Ketua Pelindung Wilayah Utara, tidak sedikit Wanita yang menginginkannya.


"Ayo kita kembali... Qin Yu kau pergi dan siapkan Kamar untuk Nona Bi Yan beristirahat. Aku dan Leluhur akan pergi mengatur sesuatu, Wu Chang... pergi dan panggil Paman Wu zong. Minta dia untuk segera menemuiku ?" Qin Zheng memberikan perintahnya kepada mereka berdua.


Leluhurnya Qin Ying sangat mempercayai perkataan Shen Yu, mau atau tidak Qin Zheng tidak bisa mengabaikannya dan tidak ada salahnya untuk bersiap-siap.


Disisi lain Shen Yu Merobek Ruang dan terus terbang kearah Utara, sesekali dia melihat Mayat seekor Beast yang mengambang dan mengabaikannya.


Kemungkinan Beast ini bertarung dengan sesamanya, Shen Yu tidak ingin terlibat pertarungan dengan Beast kuat lainya. Lebih baik dia menghindari mereka dan menyimpan tenaganya.

__ADS_1


Sudah dua hari Shen Yu terbang melintasi Lautan, semakin dia masuk Beast yang kuat akan terus muncul dan saling bertarung.


"Tempat ini sudah seperti neraka, tidak heran jika tidak ada orang yang berani melintasi tempat ini."


Jika Shen Yu tidak memiliki Hukum Ruang Hampa, dia mungkin tidak akan lolos dari tempat ini hidup-hidup.


Shen Yu mendapat sebuah gambaran dikepalanya, keringat dingin membasahi dahinya dan segera dia memutar tubuhnya.


Tombak Merah Darah melesat dari atas langit dan langsung pergi kearahnya, Shen Yu menyilangkan kedua tangan dan mencoba menahanya dengan sekuat tenaga.


*Bang.*


Tombak itu tepat mengenai Shen Yu dan membuatnya terhempas sangat jauh, Shen Yu memuntahkan seteguk darah dari mulutnya dan dari tangannya mengalir darah emas.


Darah emas mulai memperbaiki tangan dan tulangnya, Shen Yu menatap kearah awan dengan marah. Dia tidak menyangka kalau orang lain yang mengikutinya dan menyerang secara diam-diam.


"Ya... kau benar. Bocah ini sedikit memiliki kemampuan yang nyata."


Sebuah Artifak Penerbangan muncul dan sejak awal mereka bersembunyi dibalik awan, lima orang berjubah hitam muncul dan menatap Shen Yu dengan ganas.


Melihat kearah mereka Shen Yu sangat terkejut, Mata mereka berwarna merah dan samar-samar Demon Qi keluar dari tubuh orang-orang ini.


"Nak... berikan kami Tanda Jiwamu dan bergabunglah bersama dengan kami, atau kau lebih suka mati ditempat ini ?" Kata salah seorang Pria berjubah hitam dengan bangga.


"Mati ?" Shen Yu menyeka darah dimulutnya dan berkata, "Kalian tidak memiliki kualifikasi untuk membunuhku. Lagi pula kenapa aku harus bergabung dengan kumpulan sampah seperti kalian !"

__ADS_1


"Lancang !" Pria itu berteriak dengan marah dan Demon Qi ditubuhnya mulai meledak.


Kelima orang itu memiliki Kultivasi di Tahap Akhir Tingkat Virtual dan Demon Qi membuat peningkatan yang besar kepada diri mereka.


Shen Yu sendiri tidak memiliki keyakinan penuh untuk mengalahkan mereka, saat ini dia harus memiliki rencana dalam melarikan diri.


Wilayah Utara sudah tidak jauh dan dirinya mungkin bisa meminta Long Suar membantunya. Tetapi untuk lolos dari mereka sepertinya akan sangat sulit, walaupun Shen Yu bisa bertarung dengan Ahli Tingkat Virtual.


Tetapi masih ada jarak dalam Tingkat Kultivasi yang membebaninya, dia tidak bisa meremehkan mereka berlima dan bertarung dengan hati-hati.


Asap Hitam yang terbuat dari Demon Qi keluar dan berkumpul menjadi satu, Asap itu terbang kearah Shen Yu dan dia tidak berniat untuk menghindarinya.


"Hahaha... sebentar lagi Bocah ini akan menjadi Iblis seperti kita !" Kelima orang itu tertawa dengan senang.


"Kau yakin ?" Suara Shen Yu muncul dari dalam asap.


Titik berwarna biru muncul didalam Asap Hitam, dan Api Suci Pembakar Langit meledak dengan gila. Tubuh Shen Yu diselimuti Qi Kekacauan dan Asap Hitam iti dimasukan kedalam Labu Giok.


"Kenapa Demon Qi tidak berpengaruh ?" Ekspresi dari kelima Orang itu menjadi sangat terkejut.


"Berisik !" Shen Yu mengangkat satu jarinya dan Api Biru membentuk sebuah Teratai Api Biru.


Shen Yu mengayunkan jarinya dan Teratai Api Biru melesat kearah mereka, buru-buru mereka menghindarinya dan senyum muncul diwajah Shen Yu.


*Boom.*

__ADS_1


Teratai Api Biru mengenai Artifak Penerbangan mereka dan sejak awal Shen Yu memang mengincarnya.


__ADS_2