
Setelah waktu setengah hari Shen Yu sudah menyelesaikan Array Teleportasi dan mendapatkan informasi penting tentang pertempuran.
Tetua Agung Sekte Serigala Perak menceritakan semua yang ingin Shen Yu ketahui, untuk sementara waktu Wilayah Utara masih aman dan Demon Qi tidak menyebar dengan luas.
"Master Shen... saya sudah menyiapkan ruangan untuk Anda beristirahat !" Tetua Agung ingin menawarkan keramahanya.
"Terimakasih atas niat baik Tuan, tetapi masih banyak hal yang harus aku urus. Lain kali aku akan datang dan menerima keramahan dari Sekte Serigala Perak." Shen Yu berniat untuk kembali terlebih dahulu dan memeriksa keadaan.
"Baiklah kalau begitu." Tetua Agung tidak ingin terlalu memaksa.
Shen Yu memberikan Token dan berkata, "Ini adalah Token yang digunakan untuk mengaktifkan susunan Array Teleportasi, tanpa ini mereka yang memaksa masuk akan dikirim ke Ruang Hampa. Jika ada sesuatu yang serius, segera pergi ke Istana Jiwa Bintang !"
"Saya akan mengikuti pengaturan Master Shen." Tetua Agung menerima Token dan menyimpanya.
Shen Yu pamit pergi dan melewati Array Teleportasi. Dia berpindah langsung ke Istana Jiwa Bintang dan beberapa Penjaga Array melihat kedatanganya.
"Salam Kepala Istana !" Kedua Penjaga memberi salam.
"Sepertinya kalian semua sudah bekerja keras. Bagaimana... apakah ada sesuatu yang merepotkan !" Shen Yu sedikit memuji mereka.
"Tidak ada... saat ini hanya beberapa orang yang datang kemari hanya untuk membuat laporan dan Tuan Zhou Mu juga beberapa kali mencari Kepala Istana." Kedua Penjaga itu berkata dengan jujur.
"Yah... tidak masalah... Senior Zhou Mu akan datang sendiri nanti bersama Gao Su !" Shen Yu tidak terlalu peduli dengan apa yang ingin mereka bicarakan.
__ADS_1
Selama perbatasan aman maka tidak ada yang perluh dikhawatirkanya. Tiba-tiba Array Teleportasi berdengung dan seseorang muncul dari Array itu, dia adalah Tie yang merupakan salah satu pasukan yang berada dibawah kendali Ruo.
"Master Shen !" Tie memberi hormat dan berkata dengan panik, "Master Shen... tolong bantu kami, saat ini ada ribuan Beast di Tingkat Penciptaan yang datang kearah kami. Nona Ruo dan Ayahku sedang mencoba menahan mereka, saya disini diminta untuk mencari tambahan orang."
Shen Yu sedikit terkejut dan meraih tangan Tie, "Dimana... kau bukalah Array Teleportasinya cepat !"
Tie merasa sedikit kesakitan dan segera membuka Array Teleportasi, tanpa pikir panjang Shen Yu membawanya dan masuk kedalam Array. Mereka berdua muncul dikota terdekat dan terbang dengan cepat.
Disana terlihat Ruo dan Zhao Wuji sedang bertarung habis-habisan. Zhao Wuji terlihat sangat kelelahan dan pasukan dibelakangnya juga merasakan hal yang sama.
Kondisi Ruo juga tidak jauh berbeda, sebelumnya dia sudah menggunakan Bola Kekuatanya dan membunuh Beast Tingkat Virtual. Saat ini dia tidak memiliki apapun sebagai perlindungan dan hanya bisa mengandalkan kemampuanya sendiri.
Domain Api Emas menyelimuti tempat itu dan membunuh puluhan Beast Tingkat Penciptaan, Api Emas itu perlahan mulai redup dan Ruo hanya tinggal sedikit memiliki kekuatan yang tersisa.
Mereka sudah mengalami pertarungan yang panjang dan tidak ada satupun dari pasukan yang bisa menggantikan mereka di Garis depan.
Ratusan Beast yang berada didalam Air menembak kearah Ruo, Gelombang Air yang besar menuju kearah Ruo dan Zhao Wuji merasa sedikit panik.
Ruo menggunakan sisa kekuatanya dan membuat Penghalang yang terbuat dari Api Emas. Air yang mengarah padanya berhasil ditahan dan menguap, nafas Ruo terengah-engah dan perlahan turun.
Seekor Beast bergerak kearahnya dan kukunya yang tajam langsung mengarah pada Ruo.
"Awas !" Zhao Wuji berteriak dengan keras dan semua orang menutup mata mereka.
__ADS_1
Tetapi ketika cakar itu hampir mengenai Ruo, sosok Shen Yu muncul dan menangkapnya dengan satu tanganya. Ruo menunjukan tersenyum kearah Shen Yu dan menatap punggungnya, dia tidak mengingat sudah berapa lama Shen Yu pergi dan berapa lama dia sudah merindukanya.
Wajah Shen Yu menghitam dan amarahnya mulai meledak, telat sedikit saja maka dia akan kehilangan Ruo. Shen Yu meremas cakarnya dan menghancurkanya berkeping-keping.
"Mati !" Shen Yu meninju perut Beast itu dengan kekuatan penuhnya dan membuatnya hancur.
Darah berubah menjadi kabut dan Shen Yu melahap Demon Qi yang tersebar.
Shen Yu duduk memandang Ruo dan berkata, "Apa kau tidak apa-apa ?"
"Ruo hanya sedikit lelah... Kakak tidak perluh khawatir." Ruo berkata dengan pelan.
"Lain kali jangan lakukan hal seperti ini. Aku tidak peduli dengan nyawa mereka semua, dari pada aku harus kehilanganmu... berjanjilah jangan lakukan hal seperti ini lagi dimasa depan !" Shen Yu berkata dengan sedih dan merasa sedikit bersalah.
Ruo menganggukan kepalanya dengan ringan dan membenci kondisinya yang sekarang, jika saja dia lebih kuat Shen Yu tidak akan merasa sedih seperti ini.
Shen Yu memasukan Pil Roh kedalam mulut Ruo dan menggendongnya seperti Tuan Putri, mata kananya bercahaya dan dia berteleportasi didekat Tie.
"Jaga dia baik-baik !" Shen Yu berkata dengan dingin dan berkata, "Tuan Zhao mundurlah... mulai dari sini aku yang akan mengatasinya !"
Zhao Wuji mengangguk dan mundur menjauh, Demon Qi menjadi lebih padat dan ratusan Beast perlahan keluar dari dalam air.
Setelah melihat Ruo dalam bahaya amarah Shen Yu mencapai pada puncaknya, memobilisasi kekuatan Bintang ditanganya dan meninju kedepan dengan keras.
__ADS_1
Cahaya Bintang melesat kedepan dan menimbulkan ledakan yang besar. Ratusan Beast yang keluar dari dalam air semuanya hancur menjadi gumpalan daging.
Kabut darah memenuhi tempat itu dan semua orang menatap Shen Yu dengan ngeri, saat ini niat membunuh Shen Yu meledak dan berniat melampiaskan semua amarahnya.