
Teknik milik Pria itu disebut sebagai Teknik Pengorbanan Darah, sesuai namanya Teknik ini meningkatkan kekuatanya dan memompa aliran darahnya.
Semakin lama dia menggunakanya maka akan semakin besar efek sampingnya, bahkan darah didalam tubuhnya akan menguap dan dia akan mati secara mengenaskan.
Tapi untuk menghadapi Shen Yu yang kuat dia tidak memiliki cara lain lagi, mengingat kekuatan aneh yang ditunjukannya sebelumnya. Pria itu tidak berani meremehkan kekuatanya walaupun Tingkat Kultivasinya masih jauh berada dibawahnya.
"Bocah... aku menginginkan nyawamu !" Pria itu membentuk segel ditanganya dan Angin yang kuat menyelimuti tubuhnya.
Pusaran Angin yang tajam mulai terbentuk dan Sangkar Api milik Shen Yu tidak dapat menahanya, Pria itu tersenyum dengan bangga dan melesat kearah Shen Yu.
Kecepatan yang dimilikinya sangat luar biasa dan sulit untuk Shen Yu mengikutinya, Pria itu muncul didepan Shen Yu dan tinju yang dilapisi Hukum Angin yang kuat langsung diarahkan kedada Shen Yu.
Melihat hal ini segera Shen Yu menyilangkan kedua tanganya dan tinju yang keras berhasil ditahan, tubuh Shen Yu melesat kebawah dan menabrak batu dengan keras.
Walaupun Shen Yu dapat menahanya tetapi Hukum Angin milik Pria itu sangat merepotkan, doronganya dapat memperkuat momentum pukulanya menjadi beberapa kali lipat. Bahkan dengan kekuatan fisik tirani miliknya, Shen Yu masih merasakan rasa sakit ditanganya.
Pria itu tidak berniat untuk melepaskan Shen Yu begitu saja, dengan cepat dia meninju Udara dan Angin yang sangat kuat melesat kearah Shen Yu tanpa jeda.
*Boom... Boom... Boom...*
__ADS_1
Pria itu terus menerus menyerang Shen Yu dengan cara yang brutal, dalam hatinya dia berharap agar Shen Yu segera mati dibawah Tekanan Hukum Angin miliknya. Jadi dia tidak perlu melakukan pertarungan bodoh dengan mati bersama-sama dengan Shen Yu.
Shen Yu memuntahkan seteguk darah dan pukulan angin yang kuat terus mengahantam dirinya, hal ini membuatnya sangat kesal dan Lubang Hitam muncul didepanya.
Pukulan Angin itu habis di Lahap tanpa menyisakan apapun, perlahan Aura Shen Yu menjadi terisi dan Qi Alam diserap dalam jumlah yang besar. Perlahan lukanya mulai tertutup dan Auranya kembali stabil, dia tidak menyangka kalau dia akan berakhir dengan pemukulan seperti ini.
"Karena kau sangat ingin mati maka matilah !" Shen Yu berteriak dengan keras dan mengeluarkan Pedang Hukuman Surga.
Aura yang dikeluarkan dari Pedang Hukuman Surga membuat Pria itu menjadi ketakutan, Aura Qi Kekacauan didalamnya membuatnya merasakan perasaan bahaya didalam hatinya.
Tekanan Jiwa yang besar menekan Pria itu secara maksimal dan Shen Yu menatapnya seperti seorang predator yang melihat mangsanya. Mata kananya bercahaya emas dan Shen Yu menghilang dalam waktu yang singkat.
"Sebenarnya Teknik macam apa yang kau gunakan ?" Pria itu berkata dengan lemas dan Auranya mulai menipis.
"Orang mati tidak perlu mengetahui apapun." Shen Yu mencibir dengan jijik dan menuangkan Qi Kekacauan dalam jumlah yang besar.
Qi Kekacauan mulai mencemari Sumber Qi milik Pria itu dan dalam sekejap tubuh Pria itu mulai membengkak seperti sebuah Balon. Setelah beberapa waktu Pria itu meledak dan hujan darah memenuhi tempat itu, Qi Kekacauan mulai keluar dan Shen Yu segera melahapnya.
Walaupun Qi Kekacauan yang dilahapnya tidak terlalu banyak untuk mengisi kembali Sumber Qi Kekacauan miliknya, tetapi hal ini sudah cukup untuk membantunya melarikan diri.
__ADS_1
Shen Yu mengabaikan Cincin Ruang mereka dan segera terbang menjauh dari Pulau itu, mengingat keberadaan Kultivator Tingkat Dewa disana Shen Yu tidak berani mengambil resiko mengingat kondisinya yang tidak memungkinkan untuk bertarung.
Setelah melihat keadaan sekitar aman Shen Yu mengeluarkan Gunung Magnetik Yuan dan segera masuk kedalamnya, setelah ini dia harus pergi dari Bintang ini mengingat orang yang disinggungnya pasti memiliki latar belakang yang luar biasa.
Han Sao dan Han Cuyin mungkin bisa membantunya, tetapi Shen Yu tidak ingin merepotkan mereka dan berhutang budi. Lebih baik dia segera pergi mengingat tidak ada hal baik apapun yang ada ditempat ini.
Setelah mengalami Badai Ruang dan Pertarungan yang melelahkan, Sumber Qi Kekacauan terkuras sangat banyak. Shen Yu harus segera mengisi kembali kekuatanya dan berjaga-jaga akan bahaya yang menunggunya dimasa depan.
Jika bukan karena Dunia ini kekurangan dalam pengetahuan Hukum Ilahi, dirinya tidak akan mungkin dengan mudah mengalahkan Pria itu mengingat peningkatan kekuatanya yang gila.
Shen Yu duduk ditanah dan mengeluarkan Giok Energi Murni dalam jumlah yang besar, melahap beberapa Pil Roh dan mulai melakukan Pemulihan.
....
Disisi lain di Pemandaian air panas Tang Yu Rou duduk dengan santai sambil menunggu kabar, Penjaga itu berdiri dibelakangnya dan merasakan sesuatu yang aneh.
Didalam Cincin Ruangnya dua Plakat Jiwa milik dua bawahanya hancur, hal ini menandakan kalau mereka sudah mati dan hal ini membuatnya sangat kesal.
"Nona... maafkan saya sepertinya Pria itu memiliki dukungan yang kuat dibelakangnya, kedua Bawahan saya sudah mati dan Plakat Jiwa mereka hancur. Apakah perlu untuk saya pergi dan mengejarnya !" Penjaga itu berkata dengan sopan dan sedikit takut dengan tempramen Tang Yu Rou.
__ADS_1
"Lupakan... anggap saja ini adalah hari keberuntungan orang itu, tapi jika bertemu lagi denganku maka dia akan berakhir dengan nasib yang mengenaskan nanti !" Tang Yu Rou tidak terlalu peduli dengan kedua bawahanya dan fokus dengan tujuanya.