
"Cih... belum mati ?" Manusia Batu mencibir Shen Yu dengan jijik, "Sebenarnya terbuat dari apa tubuhmu itu, bahkan setelah menerima serangan Petir Ungu. Kau masih sanggup untuk berdiri !"
Shen Yu berdiri dan menyeka darah emas dari mulutnya, matanya menunjukan niat bertarung yang intens dan semua rasa sakit yang dideritanya semua berhasil diabaikan.
Mengangkat tanganya dan Pedang Hukuman Surga melesat kembali ketanganya, Shen Yu berpikir kesenjangan kekuatan diantara mereka terlalu besar dan akan sulit untuk membunuhnya.
Sekarang Shen Yu sama sekali tidak peduli dengan Mutiara didada Manusia Batu, entah dia mendapatkanya atau tidak yang paling utama adalah membunuh Manusia Batu.
"Chaos Divine Sword." Shen Yu berteriak dengan keras dan menghunuskan Pedang Hukuman Surga.
Qi Pedang Hitam dengan ukuran yang besar melesat kedepan, Manusia Batu terlihat sangat panik dan buru-buru menggunakan Pelindung Cahaya yang kuat.
*Swosh.*
Pelindung Cahaya Manusia Batu hancur berkeping-keping, lengan dari Manusia Batu hancur dan cairan hitam keluar dari tubuhnya.
Serangan Shen Yu benar-benar mengabaikan Pelindung Cahaya miliknya, wajahnya mulai panik dan ini adalah kali pertama dia mendapatkan serangan sekuat ini.
Shen Yu menghilang dikehampaan dan muncul didepan Manusia Batu, Shen Yu memanfaatkan kelengahan dari Manusia Batu dan meninjunya dengan keras.
Sekarang Manusia Batu tidak memiliki Perlindungan dari apapun, Petir Hitam berkumpul ditanganya dan tinju Shen Yu menciptakan ledakan besar.
Kulit Batu dari Manusia Batu berjatuhan dan pukulan Shen Yu membuatnya terseret sampai kebawah. Shen Yu sama sekali tidak memberikanya jeda, Shen Yu melesat kebawah dan memukul Manusia Batu berkali-kali.
__ADS_1
*Boom... Boom...*
Ledakan keras terdengar mengerikan dan Manusia Batu bertahan dari pukulan Shen Yu, mengeratkan giginya dan Manusia Batu berteriak dengan marah.
Petir Ungu mulai meledak dengan gila dan mulai menyerang tubuh Shen Yu, tetapi kegigihan Shen Yu membuatnya bertarung dengan gila.
Mengabaikan semua rasa sakitnya dan terus memukul Manusia Batu, darah emas terus keluar dari bekas lukanya dan kondisi Manusia Batu juga tidak lebih baik.
Setelah terkena Qi Pedang Hitam milik Shen Yu, dia seolah mendapatkan kerusakan yang besar dan hampir semua kekuatannya dikuras habis.
Tetapi apa yang paling ditakutkanya adalah kegilaan yang dilakukan Shen Yu, dia bahkan rela tertusuk ratusan pedang demi mencapai tujuannya. Kegigihan seperti ini sangatlah menakutkan seolah jika bukan dirinya yang mati, maka musuhnya harus mati.
Gelombang Aura meledak dengan gila dari tubuh Manusia Batu, Shen Yu terhempas kebelakang dan Petir Ungu terus membombardir tubuhnya.
Mutiara didada Manusia Batu berdengung dan Petir Ungu berkumpul dalam jumlah yang besar, Kekuatan Jiwa yang kuat mulai berbenturan dan sebuah Telapak Tangan Raksasa yang terbentuk dari Petir Ungu pergi kearah Shen Yu.
"Matilah kau Manusia !" Manusia Batu berteriak dengan keras dan matanya menunjukan kebanggaan yang luar biasa akan kekuatannya.
Shen Yu memejamkan mata kananya dan berkata, "Sepertinya ini sudah cukup untuk membunuhmu !"
Telapak Tangan Petir Ungu melesat dengan momentum yang mengerikan, tetapi Shen Yu masih tetap tenang dan fokus untuk menyalurkan semua kekuatannya dalam satu serangan ini.
"Teknik Mata Kekosongan !" Shen Yu berteriak dengan keras dan membuka mata kananya.
__ADS_1
Cahaya yang menyilaukan mulai keluar dan Tekanan Ruang Hampa melesat lurus, Telapak Tangan Petir Ungu hancur dan setiap jalur yang dilewati berubah menjadi ketiadaan.
Cahaya itu terus melesat lurus dan menabrak Manusia Batu, Tekanan dari Ruang Hampa menghancurkan tubuhnya menjadi debu. Bahkan Artifak Mutiara yang berada didadanya tidak mampu bertahan, Cahaya itu terus melesat sejauh 600 meter kebelakang dan merubah lintasanya menjadi ketiadaan.
Pemandangan ini sangat mengerikan dan Kekuatan penuh dari Mata Kekosongan sangat luar biasa. Chang Die dan Peri Roh Kayu menggigil ketakutan, mereka baru saja melihat Teknik yang berada diluar akal sehat mereka dan daya penghancurnya sangat mengerikan.
Mata kanan Shen Yu terus mengeluarkan darah dan Sumber Qi Kekacauan miliknya hampir terkuras habis. Belum lagi luka yang dideritanya dari serangan Petir Ungu masih terasa sangat menyakitkan.
Tingkat Virtual biasa sangat mustahil untuk mengalahkan Tingkat Setengah Dewa, kesenjangan dalam Atribut sangat terlihat jelas.
Shen Yu sepenuhnya sadar bahwa dirinya belum cukup kuat untuk menantang Kultivator Tingkat Setengah Dewa, tetapi didalam pertarungan tidak semuanya ditentukan oleh Tingkat Kultivasi seseorang.
Seni Beladiri dan Pengalamanya sudah berada ditingkatan yang tinggi, selama dia yakin akan menang maka Shen Yu tidak akan ragu untuk bertarung.
Jika dia tidak memiliki keyakinan maka jalan satu-satunya adalah melarikan diri dan menghindari pertarungan.
Darah emas terus keluar dan tubuhnya mulai terasa lemas, menggunakan kekuatan penuh dari Teknik Mata Kekosongan masih terlalu membebani tubuhnya.
Pandanganya mulai berubah menjadi gelap dan Shen Yu jatuh ketanah, Chang Die yang melihat Shen Yu pingsan segera pergi kearahnya.
Chang Die memasukan Pil Roh kedalam mulutnya dan membantu Shen Yu merawat lukanya, sejak awal dia sudah melihat pertarungan Shen Yu yang mengerikan.
Dilihat dari luka-lukanya kerusakan yang ditubuh Shen Yu sangatlah parah, mungkin akan memakan waktu yang lama sampai dia bisa sembuh.
__ADS_1
Tetapi didalam hatinya dia sangat berterimakasih, jika bukan karena Shen Yu yang membunuh Manusia Batu. Chang Die tidak akan tahu bagaimana nasibnya dimasa depan, sekarang dia hanya perluh membawa Shen Yu ketempat yang aman dan pergi mencari gurunya.