Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 256 - Menuangkan Semua Ide Hukum Ruang Hampa


__ADS_3

"Yah... kau adalah Murid Kakak... sudah sewajarnya kau bisa melakukanya, jika kau tidak bisa maka kau tidak layak untuk mengikutinya !" Xiao Ting ikut senang dengan pencapaian Ling Si sebagai seorang Alkemis.


"Murid ini tidak akan mengecewakan harapan Master dan Nyonya." Ling Si berkata dengan sungguh-sungguh.


"Hehehe... setelah kembali dari tempat ini aku akan mengetes kemampuan bertarungmu, jadi bersiap-siaplah !" Xiao Ting berkata dengan semangat.


Ling Si menelan ludahnya dan sangat terkejut, semua orang yang mendengar hal ini merasa merinding. Xiao Ting sudah datang dan menantang mereka dengan alasan latihan, tetapi Luo Yan sudah memperingatkan mereka semua agar tidak bernasib seperti dirinya dan Wu Chang.


"Kakak Xiao Ting... jangan terlalu keras pada Ling Si, bukankah Kakak sudah memberitahu untuk mencarinya jika Kakak Xiao ingin bertarung !" Ruo mengingatkan Xiao Ting.


"Ugh... aku tidak mau... Kakak tidak akan mau serius jika itu melawanku, tetapi jika Kakak bersungguh-sungguh mungkin aku bisa mati. Aku tidak akan pernah mau untuk melawannya. Lebih baik aku pergi dan menghajar Luo Yan." Xiao Ting menggelengkan kepalanya.


"Apa katamu... kau itu curang, merubah semua Area menjadi Badai Salju dan aku sama sekali tidak bisa bergerak." Luo Yan berteriak dengan marah.


"Itu benar... kau itu curang." Wu Chang membantu Luo Yan karena mereka mengalami nasib yang sama.


"Curang ?" Xiao Ting tersenyum dan mencibir dengan jijik, "Didalam pertarungan hanya ada menang dan kalah, semua metode diijinkan dalam pertarungan. Menang memiliki kebanggaan dan yang kalah ditakdirkan sebagai Pecundang."


Semua orang menahan tawa mereka dan membenarkan perkataan Xiao Ting, dalam pertarungan hidup dan mati tidak ada yang namanya curang.


Terlepas dari semua metode yang digunakan, bertahan hidup adalah hal yang paling penting.

__ADS_1


Tidak ada gunanya jika bertarung dengan terhormat tetapi berakhir dengan kehilangan nyawanya. Orang itu hanya akan dikenal sebagai seorang idiot.


"Saudara... lebih baik kau tidak berdebat dengan Nona Xiao Ting, kau hanya akan mempermalukan dirimu sendiri !" Qin Yu merasa kalau Wu Chang ini sangat bodoh.


"Hahaha... Generasi Muda selalu memiliki darah yang panas." Qin Ying sangat senang melihat lelucon ini.


Tempramen mereka semua benar-benar masih seperti seorang Bocah, hanya memikirkan siapa yang terkuat dan membuat tolak ukurnya sendiri. Qin Ying hanya kagum dengan tempramen milik Shen Yu yang sangat stabil, dia tidak terlalu peduli dengan mereka walau kekuatannya diatas semua orang.


Bahkan dirinya tidak layak dianggap setara. Walau dia adalah Mantan Kultivator Tahap Menengah Tingkat Setengah Dewa, pengetahuan dan kekuatan yang Shen Yu tunjukan bukan sesuatu yang Qin Ying bisa bayangkan.


Qin Ying tidak akan malu jika memanggil Shen Yu dengan sebutan Senior, umur bukanlah tolak ukur bagi Kultivator. Tetapi pengetahuan adalah kuncinya, Shen Yu memiliki pemahaman yang tinggi dalam Martial Dao.


Bahkan kekuatannya dapat membuat ruang disekitarnya tidak stabil, ini adalah perbedaan yang sangat jelas antara dia dan Shen Yu. Qin Ying tidak akan bisa melakukan hal seperti ini, bahkan jika dia berada dipuncak kekuatannya masih sangat mustahil untuk melakukanya.


Bongkahan Logam mulai berdengung dan Retakan Ruang disekitarnya mulai menjadi lebih tenang, Shen Yu memejamkan matanya dan memobilisasi kekuatan Hukum Ruang Hampa.


*Krak... Krak...*


Sekali lagi Retakan Ruang dalam ukuran yang besar mulai bermunculan, semua orang menjauh dan merasa kalau mereka berada didepan mulut seekor Singa yang siap menelan mangsanya.


Shen Yu cukup beruntung karena sempat meninggalkan Tanda Jiwanya di Ruang Hampa, jadi dia bisa kembali kapanpun yang dia inginkan.

__ADS_1


Perlahan dia memadatkan Ruang dan membuat sebuah Koridor, Qi Kekacauan meledak dari Tubuhnya dan Shen Yu berusaha sekuat tenaga untuk membuat sebuah Koridor Ruang.


"Hah... hah... sudah selesai !" Shen Yu merasa sedikit kelelahan dan duduk ditanah


Menggunakan Hukum Ruang Hampa yang menghubungkan kedua Dunia sangat menguras banyak tenaganya. Melahap beberapa Pil Roh dan mulai memulihkan tenaganya.


Setelah berada didalam Koridor Ruang untuk waktu yang cukup lama, Shen Yu mendapatkan pemahaman yang baru. Ini adalah kali pertama Shen Yu meniru dan menuangkan semua isi didalam pikirannya, tetapi dia sangat yakin dengan keberhasilannya.


Perlahan Shen Yu membuka matanya dan Qin Ying terbang kearahnya. Qin Ying berpikir kalau Shen Yu sudah selesai dengan semua pengaturannya.


"Master Shen... apakah Anda sudah selesai ?" Qin Ying bertanya dengan ramah.


"Ya..." Semua orang mengikuti Qin Ying dan berdiri disampingnya. Shen Yu dengan santai berkata, "Kalian semua dengarkan... aku membutuhkan Giok Luar Angkasa untuk menjalankan Formasi ini, mintalah kepada semua orang. Jika kalian ingin keluar dari tempat ini dan kembali, kalian harus sedikit berkontribusi !"


"Baik... kami akan segera mengumpulkannya, aku sudah tidak tahan terjebak ditempat ini." Ye Jian berkata dengan angkuh dan pergi.


Mata Lan Xun menatap Ye Jian dengan dingin dan sedikit meragukan keputusan Shen Yu karena melepasnya. Jika ini dibiarkan Ye Jian mungkin akan meminta Gurunya untuk berurusan dengan Shen Yu, setelah apa yang Shen Yu lakukan kepada Ye Jian.


Menurut temperamen yang buruk, Ye Jian akan datang dan membalas dendam kepada Shen Yu. Setelah keluar dari tempat ini, Lan Xun berniat berurusan dengan Ye Jian dan menghilangkan bahaya dimasa depan.


Lagipula Master Sekte dan Guru Ye Jian yang bernama Yang Kang adalah Pelindung Wilayah Utara dan tidak pernah akur satu sama lain.

__ADS_1


Yang Kang dan Leluhur dari Sekte Api Membara adalah Teman baik. Sedangkan Sekte Jantung Es memiliki banyak keluhan dengan Sekte Api Membara, tidak terhitung pertarungan yang sudah mereka lakukan dan Yang Kang selalu ikut campur. Hal itu banyak menimbulkan banyak korban, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena keberadaan dua Pelindung.


__ADS_2