Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 557 - Putar Arah


__ADS_3

Tetua Wu Yu dan Tetua Leng sangat terkejut, "Tuan Istana... kami siap membantu, bahkan jika kami harus kehilangan nyawa maka kami tidak akan ragu. Lebih baik Tuan Istana segera mundur dan meminta bala bantuan !"


Shen Yu tersenyum seperti Iblis dan berkata, "Tuan Istana ini menghargai niat baik kalian... tapi kalian sama sekali tidak dibutuhkan disini. Pergi dan jangan menyusahkanku... pastikan mereka aman !"


Tetua Wu Yu dan Tetua Leng sedikit terkejut dengan pernyataan Shen Yu, namun mereka berdua paham dengan maksud perkataan Shen Yu.


Jika mereka bergabung dalam pertempuran yang mengerikan ini hanya akan ada kematian yang akan menunggu mereka. Shen Yu memiliki basis Kultivasi diatas mereka berdua dan hanya dia yang mampu melawan Hong Fei.


Segera mereka berdua terbang pergi dan berniat melindungi Fei Si dan Ruo, Shen Yu hanya memberikan perintah untuk memprioritaskan keselamatan mereka jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap tinggal.


Hong Fei yang melihat mereka ingin pergi mengerutkan keningnya dengan marah dan berkata, "Ingin pergi... kalian harus meminta ijin dari Orang Tua ini !"


Hong Fei mengangkat satu tangannya dan Aura dilangit perlahan memadat. Namun Shen Yu berteleportasi didepan Hong Fei dan mencengkram tangannya dengan kuat.


"Kau bahkan belum menyelesaikan pertarungan kita, kau tidak perlu khawatir... tidak akan ada orang yang akan mengganggu kita dan aku bisa menjaminnya." Shen Yu mendesak Qi Kekacauan ditubuhnya.


Hong Fei mengeratkan giginya dengan marah dan Aura yang kuat saling bertabrakan, Tetua Leng dan Tetua Wu Yu melihat kebelakang dan melihat bencana yang ditimbulkan oleh kedua orang ini.

__ADS_1


Tempat itu dipenuhi dengan Badai Aura dan Prestise Dewa milik mereka saling bertabrakan yang menciptakan momentum yang dahsyat.


Shen Yu berpikir untuk membawanya ke Lautan dan memiliki pertarungannya disana. Wilayah Utara akan mengalami kehancuran yang parah jika dia melakukan pertarungan dengan Hong Fei disini.


*Bang... Bang... Bang...*


Pukulan demi pukulan saling beradu dan gelombang kejut yang kuat mulai menyebar, namun perlahan Shen Yu membuat dirinya seakan terdesak dan menuntun Hong Fei kearah Laut.


Setiap jalur yang mereka lalui hanya ada kehancuran total. Semua orang yang menyaksikan ini dari jauh hanya bisa gemetar ketakutan tanpa reaksi apapun.


Mereka sudah melihat Kultivator Dewa namun siapa yang menyangka bahwa perbedaan satu lapisan saja memiliki jarak yang sangat jauh.


Qing Ying mengepalkan tinjunya dan berkata, "Master Shen Yu sedang terdesak... apakah kita harus pergi dan membantunya ?"


Ruo, Fei Si dan Tie San memiliki pendapat yang sama dengan Qin Ying, mereka adalah Keluarga Shen Yu dan tidak bisa melihat Shen Yu menghadapi musuh sendirian.


Tetua Leng mendengar hal ini dan berkata, "Membantu dengan kemampuanmu... jangan bercanda... bahkan kami berdua yang berada di Tingkat Dewa tidak bisa melakukan apa-apa. Lebih baik kalian semua tetap diam ditempat dan jangan mengganggu pertarungan Tuan Istana !"

__ADS_1


Semua orang merasa kesal dengan perkataan Tetua Leng namun mereka tidak berani menyangkalnya. Pertarungan para Dewa yang sebenarnya bukanlah sesuatu yang bisa mereka campur tangan didalamnya.


Tetua Wu Yu memelototi Tetua Leng dan memberi hormat kepada Istri Shen Yu, "Kedua Nyonya tidak perlu khawatir... tolong maafkan Tua Bangka ini karena tidak bisa menjaga ucapannya. Tuan Istana bukanlah orang yang lemah, walaupun sulit untuk menentukan siapa yang menang dan kalah diantara mereka. Namun kedua Nyonya harus mempercayai Tuan Istana dan tidak membuatnya khawatir !"


Ruo menghela nafas dan berkata, "Terimakasih kepada dua Senior yang sudah mengkhawatirkan kami. Kami sangat yakin bahwa Suamiku akan menang, dia adalah orang terkuat dan kami memiliki keyakinan akan hal itu."


Fei Si dan Tie San mengangguk setuju dengan perkataan Ruo. Bagaimanapun juga Shen Yu memiliki rencananya sendiri dalam menghadapi musuhnya.


Disisi lain pertarungan Shen Yu dan Hong Fei menjadi jauh lebih intens, Niat membunuh yang dipancarkan keduanya benar-benar ganas.


"Hahaha... Bocah sialan... apakah kau pikir Orang Tua ini tidak tahu niatmu yang sebenarnya !" Kata Hong Fei dengan percaya diri.


Shen Yu tersenyum dan melihat lautan dibawahnya, "Ya... sepertinya kau tidak terlalu bodoh. Kau memang kuat dan aku cukup menikmati pertarungan ini, namun sayangnya hanya ada satu dari kita yang akan hidup."


"Awalnya aku melakukan hal ini karena keberadaan Ding Yufa, karena dia sudah mati maka aku sedikit merubah cara pandangku." Hong Fei terlihat sangat santai.


"Lalu apa rencanamu selanjutnya ?" Shen Yu mengangkat satu tangannya dan mempersilahkan Hong Fei untuk mengatakan isi pemikirannya.

__ADS_1


"Hahaha... aku akan membunuhmu dan mengambil alih semua yang kau miliki." Teriak Hong Fei dengan percaya diri.


Shen Yu tersenyum dan berkata, "Kau harus memiliki kemampuan untuk itu dan kau harus siap menanggung konsekuensi dari perkataanmu itu !"


__ADS_2