
Han Leng tidak tahu harus berkata apa, dia tidak mengira bahwa tempat ini sangat mengerikan.
"Perkiraan Master Shen sangatlah tepat, Dunia ini benar-benar sangatlah berbahaya. Banyak dari orang kami mati karena serangan Beast yang kuat." Han Leng berkata dengan sedih.
Sebelumnya Shen Yu sudah mengingatkan Han Leng bahwa mungkin Dunia Mandiri ini adalah tempat yang berbahaya.
Tetapi Han Leng sendiri tidak mengira kalau akan separah ini. Jika dia tahu tentang hal ini, dia tidak mungkin menyuruh Anak dan Istrinya masuk dan menjelajah bersamanya.
"Sudah terlambat untuk menyesal. Saat ini Nyonya Gu bersama denganku, mungkin saat ini dia sedang bergerak kearah sini bersama dengan Nona Wen !" Shen Yu memberitahu keadaan Nyonya Gu kepada Han Leng.
"Benarkah... bagaimana keadaanya ?" Han Leng terlihat bersyukur mengetahui Istrinya masih hidup.
"Yang Mulia tidak perluh khawatir berkat perlindungan Master Shen, kami semua dapat bertahan hidup." Nona Yu berkata dengan sopan.
Tiba-tiba 3 sosok muncul didekat mereka, mata Han Leng berkaca-kaca dan berkata, "Istriku !" Dia berjalan kearah Nyonya Gu dan memeluknya.
Nona Yu sedikit senang melihat adegan romantis ini. Shen Yu sedikit bingung dan tidak peduli.
"Tenanglah yang mulia Istrimu ini baik-baik saja !" Nyonya Gu berusaha untuk menenangkan Han Leng.
Han Leng memandangnya dan terkejut melihat basis Kultivasi Nyonya Gu yang setara dengan dirinya, "Istriku kau sudah berada di Tahap Akhir Tingkat Langit ?"
"Iya... semua ini berkat perawatan Master Shen. Bahkan Yu dan Wen selangkah lagi menerobos Tingkat Langit." Nyonya Gu melihat kearah Shen Yu dengan rasa syukur.
"Hahaha... Master Shen. Han ini sangat berterimakasih kepada Anda." Han Leng berlutut dan berterimakasih kepada Shen Yu.
"Seorang Raja tidak boleh berlutut didepan orang lain. Bangunlah !" Shen Yu menatap kearah Nyonya Gu, "Bisakah aku meminta bantuan kepada Anda untuk menjelaskan situasi yang aku katakan sebelumnya ?"
"Tidak masalah... Yang Mulia mari kita bicara." Nyonya Gu membawa Han Leng kesamping dan menjelaskan situasi mereka.
__ADS_1
Shen Yu melihat kearah orang-orang yang ada didalam gua dan menggelengkan kepalanya. Beberapa orang terluka dan ketakutan dengan Beast Serigala Darah yang menyerang mereka.
"Nona Yu dan Nona Wen tolong suruh mereka keluar dari Gua dan pisahkan beberapa orang yang terluka !" Shen Yu memerintahkan mereka berdua.
"Baik." Mereka berdua menjawab secara bersamaan dan masuk kedalam Gua.
Shen Yu melihat kebelakang dan menatap Pria yang hanya memiliki satu lengan.
Mengeluarkan sebuah Pil Roh dan berjalan mendekati Pria itu, "Makanlah ini... setidaknya itu bisa menutup pendarahan dan meringankan rasa sakit."
Pria itu melihat kearah Shen Yu dan berkata, "Terimakasih..." Pria itu menangis dan segera memakanya.
Shen Yu mengerti seberapa putus asa Pria ini. Tempat ini sangat berbahaya dan dia hampir kehilangan hidupnya, saat ini dia tidak tahu apakah bisa bertahan hidup atau tidak.
Ketakutan adalah musuh terbesar bagi setiap manusia, tetapi jika mereka bisa mengatasi rasa takut ini. Mungkin dimasa depan mereka akan mendapatkan manfaat dalam Kultivasinya.
Setelah beberapa saat Yu dan Wen memisahkan beberapa orang yang terluka dan duduk didepan. Perlahan Shen Yu membuka matanya sekitar 45 orang duduk bersila didepanya dan 40 orang mengalami luka-luka.
Semua orang melihat Shen Yu dan terlihat bingung dengan apa yang ingin Shen Yu lakukan.
Shen Yu mengeluarkan 45 Butir Pil Roh Pemulihan Sumber dan memberikanya kepada Nona Wen.
"Nona tolong berikan kepada mereka masing-masing 1 Pil Roh." Shen Yu memerintahkan Nona Wen.
"Baik Master Shen." Nona Wen membagikan semua Pil Roh kepada semua orang.
Semua Orang terlihat bersyukur dan mulai memulihkan diri mereka menggunakan Pil Roh Pemulihan Sumber.
*Boom*
__ADS_1
Suara ledakan terdengar keras dari belakang Goa, Shen Yu memusatkan Indra miliknya dan berniat memeriksanya. Semua orang membuka mata mereka dan terlihat panik.
"Kalian tidak perluh khawatir, itu bukanlah sebuah Beast. Para Orang Tua itu hanya sedang meregangkan otot mereka. Kalian semua lanjutkan saja pemulihan kalian." Shen Yu menenangkan semua orang yang terlihat panik.
"Baik Tuan." Semua orang melanjutkan pemulihan mereka.
Shen Yu melemparkan 4 jarum dan membuat pelindung untuk mereka semua. Yu dan Wen terlihat bingung dengan apa yang terjadi dengan pertarungan itu.
Shen Yu berdiri dan melompat keatas Gua, menikmati pertarungan Han Leng dan salah satu Penjaga Kerajaan. Yu dan Wen berdiri disamping Shen Yu dan terkejut melihat salah satu Penjaga Kerajaan menyerang Raja.
"Bajingan... semua ini adalah salahmu. Jika bukan karena dirimu yang membawa kami semua ketempat terkutuk ini. Putraku tidak akan mati ditangan Beast itu !" Teriak salah satu Penjaga Kerajaan dengan marah.
Han Leng tidak bisa berkata apa-apa tentang masalah ini. Nyonya Gu dan kedua Penjaga lainya mencoba untuk melerai mereka berdua.
"Hahaha... kalian semua menarik, Shen ini benar-benar sangat kagum." Shen Yu bertepuk tangan kearah mereka semua.
"Hei Bocah... jaga mulutmu atau kau akan mati !" Salah satu Penjaga itu berkata dengan dingin.
Wajah Nyonya Gu dan Han Leng berubah menjadi pucat. Yu dan Wen tidak bisa menahan keterkejutanya setelah mendengar Shen Yu diancam akan dibunuh.
"Hahaha... Lelucon macam apa ini. Orang Tua... kemarilah dan bunuh aku. Shen ini sangat ingin tahu bagaimana caramu untuk membunuhku !" Shen Yu tersenyum dengan penuh arti.
Aura membunuh meledak dari dalam tubuh Shen Yu, kengerian terpancar dimata semua orang. Yu dan Wen dengan cepat mundur dan menjauh dari Shen Yu yang sedang marah.
Ketiga Penjaga itu merasa ngeri terhadap Aura Membunuh Shen Yu dan tidak berani bergerak.
"Satu gerakan !" Shen Yu mengangkat jari telunjuknya, "Jika aku tidak bisa membunuhmu dengan satu gerakan. Aku akan membunuh diriku sendiri, bagaimana menurutmu ?"
Penjaga itu benar-benar merasa direndahkan oleh Shen Yu, tetapi mengingat apa yang Nyonya Gu ceritakan kepada mereka tentang Shen Yu yang membunuh Beast Raja Kera Api yang setara dengan Kultivator Tingkat Penciptaan. Penjaga itu tidak berani untuk berurusan dengan Shen Yu.
__ADS_1