Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 338 - Bimbang


__ADS_3

Shen Yu sedikit terkejut dengan reaksi mereka dan membantu Tang Suo untuk berdiri, "Tuan Tang berdirilah... tidak ada dari kalian yang membuat kesalahan... aku hanya ingin berbicara sesuatu denganmu !"


"Terimakasih... kalau boleh tahu apa yang ingin Tuan Pelindung bicarakan ?" Tang Suo bertanya dengan gugup.


Didepanya saat ini adalah Ketua Pelindung Wilayah Utara dan merupakan eksistensi yang luar biasa. Dirinya bahkan tidak memiliki kelayakan untuk berbicara dengan Shen Yu dan sangat penasaran dengan tujuanya.


Shen Yu melirik kearah leher Tang Suo dan melihat Manik Tujuh Warna yang dijadikan sebuah kalung, Mutiara Perbaikan Jiwa terus berdengung dan mulai tidak terkontrol ketika berada didekatnya.


"Disini bukan tempat yang cocok untuk berbicara... Tuan Tang Suo tidak perluh khawatir, aku tidak memiliki niat jahat apapun dan hanya ingin berbicara tentang beberapa hal. Silahkan ikuti saya !" Shen Yu meminta Tang Suo dan yang lainya untuk mengikutinya.


Tang Suo mengangguk dengan pasrah dan berjalan mengikuti Shen Yu, Fei Si meminta para Penjaga dan meminjam sebuah Ruangan.


Mereka semua memasuki Ruangan yang disiapkan oleh Penjaga Pintu masuk, Shen Yu dan Fei Si dengan santai duduk. Menjentikan jarinya dan membuat sebuah penghalang yang memungkinkan orang lain tidak dapat mendengar dari luar.


"Duduklah... Aku tidak tahu dari Keluarga mana Tuan Tang dan Nona-Nona ini ?" Shen Yu berniat untuk memeriksa Identitas mereka terlebih dahulu.

__ADS_1


"Kami berasal dari Keluarga Kelas tiga dari Kota Daun Api... seperti yang Anda ketahui kalau beberapa minggu yang lalu terjadi serangan Beast. Tuan Kota Daun Api mengumpulkan semua Kultivator untuk bertarung dan kami juga mengirim semua Pria dari Keluarga kami."


Tang Suo berkata dengan sedih, "Tetapi hal itu menjadi sebuah kekalahan... semua Pria dari Keluarga Tang kami mati saat Pertempuran. Mereka semua adalah Anak Yatim dan Janda yang tersisa di Keluarga kami, saya datang kemari hanya berharap mendapatkan sedikit perlindungan dan bekerja di Kota ini !"


"Hah... aku ikut berduka atas kemalanganmu, tetapi kalian hanya akan berakhir menjadi Gelandangan jika memasuki Kota." Shen Yu ikut prihatin terhadap nasib mereka.


"Setidaknya kami akan berusaha untuk hidup dan meneruskan Garis keturunan Keluarga. Selama kami bersama maka kami siap untuk menghadapi kemalangan ini bersama." Tang Suo berkata dengan yakin.


Semua Wanita dibelakang mengangguk setuju dan tidak ada komentar. Shen Yu sangat menyukai tekad mereka dan berpikir kalau mereka adalah orang yang baik.


"Baiklah... aku akan langsung mengatakan tujuanku yang sebenarnya. Aku menginginkan Kalung milik Tuan Tang Suo, tentu saja aku tidak akan mengambilnya secara gratis !" Shen Yu langsung mengatakan maksud dan tujuanya.


"Aku akan membelinya dengan harga lima ratus ribu koin emas dan memberikan Tuan Tang sebuah tempat di Kota Awan. Aku juga mengijinkan kalian untuk Bekerja dan Berlatih di Istana Jiwa Bintang, bagaimana menurut Anda ?" Shen Yu memberikan penawaranya.


Fei Si sedikit terkejut dengan penawaran Shen Yu yang berlebihan. Kalung itu terlihat biasa saja dan tidak memiliki sesuatu yang spesial, Fei Si berpikir kalau Shen Yu hanya merasa kasihan dan berniat membantu mereka.

__ADS_1


"Saya tidak bisa... Kalung ini sudah berada ditangan Keluarga Tang selama beberapa Generasi. Saya tidak bisa menjualnya dan mengabaikan ajaran Leluhur !" Tang Suo tidak berniat untuk menjualnya.


"Lalu apa kau berniat membiarkan anggota Keluargamu mati kelaparan di Kota ini. Aku sangat kagum dengan tekadmu... tetapi terkadang seseorang harus mengutamakan kepentinganya dari pada aturan."


Shen Yu melanjutkan, "Lihatlah mereka... mereka semua masih muda dan cantik. Apakah Tuan Tang Suo berniat membuat Keluarga Anda menderita dan hancur secara perlahan demi aturan Keluarga. Aku tidak menganggap ini sebagai Pemimpin yang hebat, Pemimpin yang hebat itu harus tahu baik dan buruk untuk kepentingan seluruh Anggota Keluarganya."


Tang Suo merenungkan perkataan Shen Yu dan tidak mencoba untuk berdebat denganya.


Shen Yu tersenyum dan berkata, "Aku tidak akan memaksa Tuan Tang Suo menjual Kalung itu kedaku, lagi pula itu sama sekali tidak berharga untuk kalian ataupun orang lain. Aku hanya ingin Anda memilih... kebaikan Keluargamu atau ajaran Leluhur yang bisa saja membawa kehancuran sendiri untuk kalian, kesempatan ini hanya datang satu kali... jika kau menolaknya aku tidak akan keberatan. Tapi jika kau kembali dan berniat menjual padaku dilain waktu... bahkan sekalipun kau berlutut aku tidak akan mau mengambilnya. Jadi pikirkanlah baik-baik !"


Tang Suo terlihat sangat bingung dan melihat Keluarganya dibelakang, memikirkan lagi perkataan Shen Yu yang sebelumnya dan membuat keputusan.


"Baiklah... saya setuju untuk menjual Kalung ini, tetapi saya memiliki sebuah permintaan yang lancang !" Tang Suo melepaskan Kalungnya dan meletakanya diatas meja.


"Bicaralah !" Shen Yu berniat mendengarkan permintaan Tang Suo.

__ADS_1


"Saya ingin membangun Keluarga Tang di Kota Awan yang menjadi kekuasaan Tuan Pelindung dan mengirim salah seorang dari Keluarga saya untuk belajar di Istana Jiwa Bintang." Tang Suo berkata dengan gugup.


"Tidak perluh... semua anggota Keluargamu aku ijinkan untuk berlatih, aku sendiri akan memberikan Teknik Kultivasi yang cocok untuk mereka. Tetapi mereka harus menyelesaikan bakti terlebih dahulu dengan menjadi seorang Pelayan." Shen Yu berkata dengan tegas.


__ADS_2