
Shen Yu sangat senang dengan respon yang mereka tunjukan. Shen Yu meminta mereka untuk keluar, setelah sampai di Menara Bakat dia meminta mereka untuk menyebarkan Informasi ini dan Shen Yu akan membuat pengaturannya sendiri.
"Kakak Shen... apakah kita tidak bisa keluar dari tempat ini ?" Fei Si bertanya dengan cemas.
"Itu hal yang mudah... Jika kita bisa menemukan atau melacak pusat Koridor Ruang, mungkin aku bisa membuat kalian keluar dari tempat ini." Shen Yu berkata dengan santai.
Fei Si terlihat sangat senang ketika Shen Yu mengatakan kalau dia memiliki cara untuk kembali. Shen Yu selalu berkata dengan jujur dan tidak ada alasan untuk meragukannya.
"Ngomong-ngomong... apakah kau melihat Xiao Ting atau Ruo ?" Shen Yu sangat khawatir dengan keadaan mereka.
Wajah Fei Si menjadi hitam ketika mendengar nama mereka berdua. Shen Yu memperhatikan ekspresi Fei Si dan berpikir kalau dirinya menanyakan sesuatu yang tidak tepat, tetapi Shen Yu benar-benar menghawatirkan mereka berdua.
"Apakah kau harus memikirkan mereka berdua ketika bersama denganku." Fei Si berteriak dengan marah dan mendekatkan wajahnya.
Shen Yu menyingkirkan wajah dari Fei Si dan berkata, "Memangnya apa salahnya aku bertanya... mereka berdua adalah Wanitaku. Wajar jika aku mengkhawatirkan keselamatan mereka."
"Mereka berdua baik-baik saja, mungkin mereka sudah berada di Menara Bakat. Tetapi... sejak kapan kau menyukai seorang Wanita, bahkan setelah sekian lama kita tidak bertemu. Kau muncul dengan membawa dua orang kekasih disisimu, apakah kau segila itu !" Fei Si berteriak dengan kesal.
Shen Yu menelan ludahnya dan tidak berharap hal seperti ini akan terjadi. Fei Si memiliki darah Rubah Penggoda, walaupun kecantikannya tidak bisa dibandingkan dengan Xiao Ting dan Ruo. Tetapi Fei Si masih bisa dikatakan sebagai Wanita yang cantik.
__ADS_1
"Gadis kecil... lebih baik kau menjauh. Jika sesuatu terjadi padamu, aku tidak akan mau bertanggung jawab !" Shen Yu menjaga jarak dan sedikit menakut-nakuti Fei Si.
"Huh... Kakak Shen... aku tahu betul tentang dirimu. Bahkan aku ragu kau menyukai seorang wanita." Fei Si terlihat kesal dsn mengalihkan pandanganya.
"Ugh." Shen Yu merasa marah dan terhina, "Hehehe... ketika kau sudah memberikan dirimu jangan berharap untuk cepat pergi !"
Fei Si sedikit terkejut dan Shen Yu menariknya kedalam pelukannya, mengelus dagu kecil Fei Si dan tersenyum penuh arti. Fei Si memerah dan sangat malu berada dalam posisi seperti ini.
Shen Yu mencium bibirnya dan Fei Si terlihat sangat gugup, nafasnya mulai terengah-engah dan perlahan tubuhnya kehilangan tenaganya.
Tangan Shen Yu mulai bergerak disekitar dadanya dan erangan nakal mulai terdengar dari mulut Fei Si.
"Ada apa... apakah kau ingin berhenti !" Shen Yu tersenyum penuh arti.
"Hehehe..." Shen Yu tertawa kecil dan tangannya terus bergerak dengan nakal. Bibirnya menggigit daun telinga Fei Si, ruangan itu dipenuhi erangan nakal.
*Tok... Tok... Tok...*
Fei Si membuka matanya dan terkejut mendengar suara ketukan pintu. Shen Yu merapikan dirinya dan pergi keluar, disana Xiang Jun dengan panik berdiri didepan pintu.
__ADS_1
"Saudara Shen... kami melihat sebuah Kapal yang hampir hancur. Disana ada ratusan orang yang sedang bertahan melawan Beast, apakah kita harus membantu ?" Xiang Jun menunggu perintah dari Shen Yu.
Shen Yu mengangguk dan berjalan kedepan untuk melihat situasi. Fei Si terlihat sangat kesal karena momen miliknya dihancurkan gara-gara sekumpulan orang ini.
Bi Ya berlari kearah Shen Yu dan berkata, "Master Shen... disana ada Liang Yu, mungkin itu adalah Kapal yang sebelumnya berangkat sebelum kita !"
"Huh... bahkan Artifak Penerbangan Tingkat Virtual tidak sanggup bertahan ditempat ini. Kalian semua tidak ada yang boleh keluar dan fokus untuk memperkuat Pelindung Kapal, aku sendiri yang akan pergi !" Shen Yu membuat pengaturannya dan melompat kebawah.
"Hei... kenapa kalian membiarkan Saudara Shen melawan Beast sendirian. Kita harus membantunya !" Ruan dan Xiang Jun terlihat sangat panik.
"Lebih baik untuk kalian tetap disini. Kita hanya akan menjadi beban untuknya, lebih baik serahkan semuanya kepada Master Shen." Zhang Yuan berkata dengan jujur.
Semua orang terlihat sangat kesal dengan sikap Zhang Yuan yang terlihat tidak peduli, jika Shen Yu mati maka mereka akan kehilangan peluang untuk mencapai menara bakat.
Shen Yu melihat mereka dan mendesak Api Suci Pembakar langit, mengangkat tangannya dan sebuah Teratai Api Biru dengan ukuran yang besar muncul diatas Shen Yu.
Teratai Biru melesat kearah kumpulan Beast dan meledak disekitar mereka. Api Biru membakar mereka dan raungan kesakitan dengar dari setiap Beast.
Api Suci Pembakar Langit terus membakar Beast yang memiliki kekuatan Tahap Akhir Tingkat Penciptaan, semua orang terlihat ketakutan setelah melihat Api Biru yang mengerikan.
__ADS_1
Diantara kerumunan itu ada Murong, Mu Zu dan Liang Yu. Mereka semua menaiki Kapal itu untuk sampai di Menara Bakat, mereka tidak berharap kalau ditengah perjalanan Kapal ini tidak bisa bertahan dari serangan Beast dan berakhir seperti ini.
Shen Yu melemparkan keempat Jarum miliknya dan membuat penghalang untuk mereka semua. Wajah Murong, Mu Zu dan Liang Yu sangat terkejut melihat orang yang menolong mereka adalah Shen Yu yang mereka kenal.