
Setelah setengah hari Shen Yu menghabiskan waktunya dengan memahami Inti Beast Void dan memperdalam Hukum Ruang Hampa. Hal ini tidak terlalu bagus dan hanya memberikan sedikit manfaat.
Apa yang dipelajarinya hanya melompat kesatu tempat secara Instan, bahkan dengan kemampuan Mata Kekosongan Tahap Pertama tidak ada bedanya jika Shen Yu menggunakanya.
Disisi lain Tang Yu Rou mulai membuka matanya dan merasa kesakitan disekujur tubuhnya, dia melihat sekelilingnya dan terkejut melihat Shen Yu yang duduk didepan air terjun.
"Sialan... apa yang sudah kau lakukan kepadaku !" Tang Yu Rou berteriak dengan keras dan melihat kondisinya yang telanjang.
Shen Yu tersenyum dan berkata, "Apakah melupakan sesuatu yang penting, bukankah sebelum kau pingsan dirimu memelukku dan memaksaku untuk tidur denganmu.
Shen Yu melanjutkan, "Sekarang kau sudah merenggut kesucian yang aku miliki, apakah kau akan lari dan tidak bertanggung jawab setelah merasakan semua kesenangan Dunia ?"
Tang Yu Rou mengerutkan keningnya dan berteriak, "Bagaimana mungkin aku melakukan hal yang tercela seperti itu, kalau begitu kau harus mati saat ini juga !"
Tang Yu Rou mencoba untuk berdiri tetapi tubuhnya sama sekali tidak merespon, Sumber Qi miliknya terkuras habis dan masih banyak luka yang ada ditubuhnya.
Shen Yu berjalan kearah Tang Yu Rou dan berkata, "Kenapa setiap melihatku kau ingin membunuhku... apakah aku tidak cukup tampan untukmu. Nasi sudah menjadi bubur dan tidak ada gunanya kau menyesal, jadi mari membuat Keluarga yang baik. Katakan kau ingin berapa Anak... aku akan dengan senang hati membantumu. Tubuh Khusus Sumsum Pelebur juga sangat luar biasa, setidaknya aku tidak akan rugi jika bersamamu !"
__ADS_1
Mata Tang Yu Rou berubah menjadi merah dan air matanya mulai keluar, setelah mendengar perkataan Shen Yu emosi didalam hatinya kini bercampur. Sekarang Shen Yu sudah tahu rahasia besarnya dan dirinya tidak tahu harus marah atau sedih sekarang.
"Hei... Nona jangan menangis... aku bersumpah kalau semua perkataanku hanyalah kebohongan. Jadi jangan menanggapinya dengan serius... aku juga bersumpah untuk tutup mulut dengan masalah Tubuh Khusus milikmu." Shen Yu berkata dengan jujur dan sepertinya dia terlalu berlebihan.
"Hiks... bangunkan aku !" Tang Yu Rou meminta bantuan Shen Yu untuk membantunya duduk.
Shen Yu mengangkat kedua bahunya dan membantu Tang Yu Rou berdiri, tiba-tiba mata Tang Yu Rou memancarkan niat bertarung dan pukulan yang keras langsung diarahkan keperut Shen Yu.
Shen Yu terlempar dan menabrak dinding, dia berpikir kalau Tang Yu Rou ini sangat menjengkelkan.
"Argh... apakah ini caramu membalas kebaikan orang yang sudah menyelamatkan nyawamu ?" Shen Yu melihat kearah Tang Yu Rou dengan marah.
"Ugh... harusnya kau sudah bersyukur karena aku tidak memiliki minat untuk membunuhmu, maka demi kebaikan kita aku harus melakukan hal ini !" Tang Yu Rou mengeluarkan sebuah kertas dan menuliskan nama mereka berdua dengan darahnya.
Api perlahan membakar Kertas itu dan sebuah benang berwarna Ungu melesat kearah Shen Yu, Benang itu menusuk dada mereka berdua dan menghilang.
"Hei... bukankah kau sudah sangat keterlaluan... menggunakan Benang Takdir untuk membatasiku, bukankah aku sudah bersumpah untuk tidak mengatakan apapun." Shen Yu berkata dengan tegas.
__ADS_1
"Membatasimu adalah prioritas untuk saat ini, jika berita ini tersebar keluar maka aku akan membunuh diriku sendiri dan kau juga akan mati bersamaku pada saat itu juga." Tang Yu Rou menatap Shen Yu dengan tajam.
"Lalu bagaimana jika kau mati sekarang juga !" Aura Membunuh meledak dari dalam tubuh Shen Yu dan darahnya mulai mendidih karena marah.
Benang Takdir ini adalah sesuatu belenggu yang sangat sulit untuk diangkat. Kedua orang yang terikat dengan Benang Takdir akan berbagi hal yang sama, jika mereka mendapatkan keuntungan maka yang lain akan mendapatkanya juga.
Tetapi apa yang paling Shen Yu tidak suka adalah berbagi kehidupan dengan Tang Yu Rou. Tidak masalah baginya untuk mati dan berakhir dalam pertarungan, tetapi ini bukanlah sesuatu yang lucu jika Tang Yu Rou mati.
Jika Tang Yu Rou membunuh dirinya sendiri atau berakhir ditangan orang lain, maka dirinya juga akan ikut terseret dalam kematian. Setidaknya Shen Yu ingin menjalani hidup dan mati sebagai seorang Pria sejati, untuk terikat hidup dan mati bersama Gadis ini merupakan hal yang menjengkelkan.
"Lakukanlah jika kau berani !" Tang Yu Rou tersenyum dan sedikit memprovokasi Shen Yu.
"Hahaha... Dewa adalah Dewa... kenapa aku harus merendahkan diriku ketingkat kalian." Shen Yu memegang pipi Tang Yu Rou dan berkata, "Jangan bertindak terlalu jauh... bahkan Dinasti milikmu itu tidak begitu kuat bagiku, sampai aku kembali ke Puncak Kekuatanku maka lebih baik kau melepasnya. Jangan sampai nantinya aku datang dan meratakan Dinasti Besar Tang !"
"Dewa apanya... kau bahkan belum berada di Tingkat Dewa, meratakan Dinasti kami adalah mimpi yang tidak akan pernah bisa kau lakukan." Tang Yu Rou berkata dengan kesal dan mencibir Shen Yu.
"Aku sudah berada di Puncak Alam Semesta satu kali, mengulanginya lagi bukanlah hal yang sulit. Nona... kau sudah memprovokasi seekor Singa... jika kau tidak segera membebaskannya maka kau akan merasakan taringnya." Shen Yu memobilisasi Sumber Qi Kekacauan dan Ruang Hampa muncul disegala arah.
__ADS_1