Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 84 - Spiritualitas dari Api Pembakar Langit


__ADS_3

Shen Yu menatap Api Suci Pembakar Langit dengan tatapan dan dingin. segera dia melompat kebawah tanah dan berniat untuk menyerap Api Pembakar Langit.


Api Biru yang ganas mulai menyerang tubuhnya, Shen Yu menggunakan Hukum Pelahap miliknya dan terus menalan Api Biru untuk meringankan sedikit rasa sakitnya.


Pakaian yang ada ditubuhnya terbakar menjadi debu. Setelah sampai didasar perlahan Shen Yu melangkah kedepan mendekati Sumber dari Api Pembakar Langit.


Walaupun Shen Yu memiliki Atribut Api dan Hukum Pelahap yang mendukungnya untuk menahan Api Biru, tetapi ini masih terlalu sulit untuknya. Api Biru yang berada disekitarnya terlalu kuat dan terus menerus menyerangnya, terlihat beberapa luka bakar tercetak di beberapa bagian dari tubuhnya.


Shen Yu bergegas mempercepat langkahnya, setelah beberapa saat dia melihat sebuah Tungku Alkimia dengan Api Biru yang ganas berada dibawahnya.


Perlahan-lahan dia mendekati Tungku Alkimia, tiba-tiba Api biru menjadi semakin ganas dan membuat Shen Yu mundur beberapa langkah kebelakang.


*Kyiek...*


Sebuah suara terdengar sangat nyaring ditelinga Shen Yu. Api Biru yang menyebar disekitarnya, mulai ditarik dan berkumpul menjadi satu diatas Tungku. Sebuah Burung Api yang mirip seperti Phoenix terbang diatas tungku dan melihat kearah Shen Yu dengan tatapan merendahkan.


"Aku tidak menyangka bahwa Api Suci Pembakar Langit akan memiliki kesadaran seperti ini." Shen Yu mengutuk nasibnya yang sangat buruk.


Setiap Harta yang memiliki Spiritualitas atau kesadaranya sendiri sangatlah sulit untuk ditundukan. Saat ini Shen Yu memiliki keraguan untuk menyerap Api Suci Pembakar Langit, jika Shen Yu memilih untuk bertarung dengan Burung ini dia tidak memiliki keyakinan penuh untuk menang.


Burung Api itu membuka mulutnya dan menyemburkan Api Biru yang sangat kuat kearah Shen Yu.


Shen Yu melihat Api Biru yang datang kearahnya, dengan panik dia menggunakan Glutton untuk menahanya.


Mengeluarkan Pedang Hukuman Surga dan mengayunkan Pedangnya kearah Burung Api itu. Qi Pedang melesat kearah Burung Api dan memotongnya menjadi dua.


Tetapi segera Api Biru itu membesar dan menyatukan kembali Tubuh Burung Api. Shen Yu yang melihat ini sedikit kesal karena serangan miliknya sama sekali tidak berpengaruh kepada Burung Api ini.


"Bukankah itu curang !" Shen Yu berteriak dengan marah.

__ADS_1


Burung Api melesat kearah Shen Yu dengan kecepatan yang luar biasa, Shen Yu dengan cepat memobilisasi Atribut Petir miliknya dan segera menghindari serangan Burung Api dengan cepat.


*Boom.*


Ledakan keras terdengar dan membuat tanah disekitarnya bergetar. Nyonya Gu membuka matanya, memperhatikan tempat yang dimasuki Shen Yu dan sedikit khawatir tentangnya. Tetapi dia tidak berani untuk melihat dan memeriksanya, mengingat Shen Yu memerintahkan mereka untuk tidak mendekat.


Yu dan Wen terlihat panik mengkhawatirkan keadaan Shen Yu. Saat ini mereka sangat bergantung kepada Shen Yu dan berharap dia tidak mengalami kecelakaan dalam latihanya.


Shen Yu sendiri sangat kesusahan menghadapi Burung Api ini dan hanya bisa terus menghindarinya. Safu-satunya cara adalah Shen Yu harus menggunakan Hukum Pelahap miliknya untuk berurusan dengan Burung Api ini.


Setelah seranganya meleset Burung Api terus menerus mengejarnya dengan brutal, Jika bukan karena Hukum Waktu miliknya yang bisa melihat sekilas masa depan. Shen Yu tidak akan bisa terus menerus menghindari serangan Burung Api.


Saat ini Shen Yu merasa Hukum Waktu dan Pelahap miliknya sedikit mengalami perkembangan. Walaupun saat ini dia hanya bisa menghindari serangan dari Burung Api dengan menggunakan Kedua Hukum miliknya.


Saat ini dia harus memikirkan solusi yang dapat membantunya dalam situsasi ini.


*Boom.*


Shen Yu memusatkan serangan Jiwa miliknya. Sebuah titik cahaya muncul didahinya dan melesat kearah Burung Api dengan kecepatan yang luar biasa.


*Kyiek...*


Cahaya Jiwa itu mengenai kepala Burung Api, dan teriakan kesakitan Burung Api terdengar sangat keras.


"Sudah kuduga hanya serangan Jiwa dan Hukum Pelahap yang bisa melukainya."


Shen Yu tersenyum dan melompat kearah Burung Api. Sebuah Pusaran tanpa dasar muncul ditelapak tangan Shen Yu, Pusaran tanpa dasar itu berusaha menarik Burung Api untuk masuk kedalamnya.


Burung Api dengan panik berusaha melarikan diri dan merasa bahwa Pusaran tanpa dasar dapat membahayakan hidupnya.

__ADS_1


Tetapi Shen Yu tidak akan membuang kesempatan ini dan terus mendesak Hukum Pelahap miliknya. Pertarungan Shen Yu dan Burung Api berjalan dengan waktu yang sangat lama, saat ini mereka sama-sama bertahan dengan cara mereka sendiri.


Shen Yu berfikir jika pertarungan ketahanan antara dia dan Burung Api terlalu menguras tenaganya. Jika hal ini dilanjutkan kemungkinan besar dia yang akan kehabisan tenaga, kekuatan dari Burung Api terlalu besar dari miliknya.


Segera Shen Yu mengaktifkan Teknik Suci miliknya. Mengumpulkan semua kekuatan Jiwanya dan menembakanya dengan keras kearah Burung Api.


*Kyiek...*


Serangan Jiwa Shen Yu mengenai Burung Api dan teriakan kesakitan terdengar sangat keras. Burung Api itu terlihat melemah dan Shen Yu segera memperkuat Pusaran miliknya.


Burung Api itu mulai panik dan perlahan-lahan tubuhnya ditarik masuk kedalam Pusaran tanpa dasar. Setelah beberapa waktu Burung Api berhasil dilahap oleh Shen Yu.


*Boom*


Shen Yu merasakan sakit dibagian kepalanya dan Sumber Qi miliknya. Api Suci Pembakar Langit perlahan-lahan menjadi tidak terkendali didalam dirinya.


Shen Yu berteriak kesakitan di tanah dan segera duduk bermeditasi, berusaha untuk menyerap Api Pembakar Langit yang sedang mengamuk didalam tubuhnya.


Tubuhnya mulai merasakan panas yang luar biasa dan kulitnya mulai menunjukan retakan yang mengerikan. Kepala Shen Yu terasa sepertj mau pecah, menahan rasa sakit yang disebabkan oleh Api Suci Pembakar Langit.


Saat ini Shen Yu hanya bisa bergantung kepada Teknik Suci miknya, menyerap Qi Alam disekitarnya dan perlahan menggunakanya untuk memperbaiki kerusakan tubuhnya.


Setelah 3 hari berlalu, Qi Alam disekitar tempat ini semakin tipis dan Shen Yu mulai terlihat panik. Segera dia mengeluarkan Gunung Magnetik Yuan dan masuk kedalam Dunianya.


Didalam Dunia Gunung Magnetik Yuan Shen Yu adalah Tuanya dan dapat mengontrol semua Aura yang yang ada didalamnya. Qi Alam semuanya berkumpul dan membantu pemulihan Shen Yu dari kerusakan Api Suci Pembakar Langit.


Gong Fu dan Ruo muncul tidak jauh dari Shen Yu dan memperhatikanya dengan seksama. Ruo sedikit khawatir dengan Shen Yu yang terlihat sangat kesakitan dan melihat kearah Gong Fu.


"Tuan tidak bisakah Anda membantu Tuan Muda ?" Ruo bertanya kepada Gong Fu.

__ADS_1


Gong Fu menggelengkan kepalanya dan berkata, "Dirinya sendiri yang hanya bisa menyelesaikanya. Lebih baik kita melihatnya dan tidak mengganggu prosesnya."


Ruo mengangguk dengan sedih dan terus memperhatikan Shen Yu.


__ADS_2