Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 522 - Tunduk


__ADS_3

Shen Yu memberikan pilihan kepada Guang Wu dan membiarkannya memilih. Dirinya tidak ingin membunuh mereka semua, tetapi dia juga tidak akan membiarkan Sekte Origin untuk berdiri dan menghapus namanya.


"Bisakah Tuan membiarkan kami untuk berdiskusi dan memberikan kami waktu !" Guang Wu harus melakukan diskusi karena keputusannya ini bukan hanya satu pihak yang terlebat.


"Baiklah... tapi ingat ini baik-baik... Sekte Origin sudah tidak ada dan sekarang hanya ada Istana Jiwa Bintang. Aku akan menunggu jawaban kalian semua dan jika kalian ingin pergi aku tidak akan menghentikannya, tapi jika ada yang masih memiliki niat untuk bertarung maka aku tidak akan sungkan untuk membunuh kalian !" Shen Yu berkata dengan tegas.


"Baik." Guang Wu memberi hormat dan membawa Shen Yu ketempat Sekte Origin.


Bintang Purple ini terlihat cukup bagus dengan Biji Besi Ungu yang terlihat cukup indah. Sesuai reputasi dari Sekte Origin sebagai salah satu kekuatan besar diseluruh Alam Semesta, tempatnya sangat luas dan Sumber Daya yang mereka miliki tidaklah kecil.


Shen Yu menempati ruangan Master Sekte bersama dengan Qing Hua, dia menyerahkan semuanya kepada Zong Xue dan Tian Bai untuk mengurus sisanya.


"Apakah tidak masalah untuk membiarkan mereka pergi ?" Qing Hua sedikit khawatir jika dimasa depan mereka akan membuat masalah.


"Apa yang perlu dikhawatirkan... selama ada kau dan aku memangnya apa yang dapat mereka lakukan. Seharusnya mereka akan setuju bergabung denganku dan tunduk." Shen Yu berkata dengan santai.


"Kenapa kau sangat percaya diri dengan hal itu !" Qing Hua tersenyum dengan bahagia.

__ADS_1


"Ya... hanya saja mereka tidak akan menolak kebaikan ini. Terlebih Guang Wu adalah orang yang cerdas, seharusnya dia tahu kalau melawan kita hanya akan mendatangkan bencana bagi mereka dan mengikuti kita hanya akan membawa kejayaan bagi mereka." Shen Yu tidur dan meregangkan tubuhnya yang kaku.


Qing Hua menyisir rambutnya kebelakang dan berkata, "Kalian para Manusia selalu memainkan permainan yang aneh."


"Satu tangan tidak akan mampu menahan ratusan pukulan, ini dibutuhkan mengingat aku tidak lagi sendirian seperti dulu." Shen Yu duduk dan memegang tangan Qing Hua, "Sekarang aku memiliki beberapa orang yang sangat berarti seperti dirimu. Aku sudah pernah jatuh sekali dan tidak akan membiarkan kalian bernasib sama sepertiku."


Qing Hua merasakan kehangatan didalam hatinya setelah mendengar perkataan Shen Yu, "Tenang saja... aku akan menjadi pedang untukmu dan membunuh mereka yang berani mengusik kita !"


Shen Yu tersenyum dan menggendong Qing Hua seperti Tuan Putri, dia berjalan kearah jendela dan melihat pemandangan yang indah membentang luas.


Shen Yu menceritakan semua pengalamannya dan memberikan pengetahuan mengenai Domain Dewa ataupun Domain Iblis. Tingkat Dewa bukanlah puncaknya dan masih banyak orang kuat yang jauh berada diatasnya.


Kedua Pamannya juga tidak buruk dan Shen Yu terlahir kembali menjadi Ras Suci. Penguasaannya terhadap Energi Alam merupakan keahliannya, karena hal itulah Shen Yu dapat bersaing dengan Kultivator yang berada diatasnya.


"Jadi dua orang lainya sudah pergi bersama Ibumu dan Pamanmu ke Domain Dewa, apakah aku bisa pergi denganmu suatu hari nanti ?" Qing Hua bertanya dengan semangat.


"Tentu saja... kau tidak boleh malas dalam memadatkan Jiwa milikmu, selama kau bisa melakukannya maka bukan masalah besar untuk membawamu kesana !" Shen Yu berkata dengan jujur.

__ADS_1


Sejujurnya dia tidak ingin membawa siapapun bersama dengannya, terlebih dia sendiri tidak dapat memastikan keselamatannya dan banyak sekali orang yang jauh lebih kuat darinya.


Bukanlah hal yang mustahil untuk mati disana dan mendapatkan kemalangan, Shen Yu tidak ingin mereka merasakan rasa sakit dan mungkin akan memikirkan cara untuk meyakinkan mereka kedepannya.


Tapi masalah utama terletak pada Qilin Api, sebelum Shen Yu menyingkirkannya maka dia tidak akan mungkin dapat pergi. Qilin Api adalah keberadaan yang buruk bagi Alam Semesta dan semua usaha yang Shen Yu bangun akan hancur dibawah tangannya.


*Tok... Tok...*


Seseorang mengetuk pintu ruangan Shen Yu dan orang itu adalah Tian Bai dan Guang Wu. Saat ini dia sudah menyelesaikan diskusi mereka dan mulai memutuskan pilihan.


"Masuklah !" Shen Yu meminta mereka berdua untuk masuk.


"Salam untuk Tuan dan Nyonya !" Tian Bai dan Guang Wu memberi hormat.


Shen Yu tersenyum dan berkata, "Bagaimana... apakah kalian sudah memutuskannya ?"


Guang Wu berdiri dan berkata, "Kami bersedia mengikuti Anda sebagai Bawahan... kami hanya berharap kalau Tuan akan memperlakukan kami dengan baik dimasa depan !"

__ADS_1


"Bagus... selama kalian bersikap baik maka aku juga akan memperlakukan kalian dengan baik. Kumpulkan semua petinggi Sektemu dan siapkan ruangan untuk mulai pembicaraan penting !"


"Baik Tuan." Kata Tian Bai dan Guang Wu dengan sopan, segera mereka keluar dan menyiapkan pesanan Shen Yu.


__ADS_2