
Setelah Ruo membuat perintahnya semua orang bergegas membuat pengaturan dan segera keluar dari Dunia Jiwa Bintang. Walaupun Dunia Jiwa Bintang jauh lebih baik dari Dunia luar, namun mereka tidak memiliki pilihan karena ini adalah perintah langsung yang diberikan oleh Shen Yu.
Untuk mengeluarkan mereka dari tempat ini, setidaknya membutuhkan waktu tiga hari penuh dan Shen Yu masih memasukan pemahamannya lebih jauh.
Dunia Jiwa Bintang saat ini kosong tanpa satupun tanda kehidupan, gelombang Aura yang kuat keluar dari Pohon Dunia dan menciptakan Badai Aura yang sangat kuat.
Prinsip Dunia menjadi lebih kuat dan Aura di Dunia Jiwa Bintang lebih padat. Setalah menuangkan pemahamannya dalam waktu yang lama, Shen Yu akhirnya dapat mengembangkan Dunia Jiwa Bintang.
Sekarang Dunia ini dapat melahirkan Kultivator Tingkat Dewa dan tidak jauh lebih buruk dari Dunia Gunung Magnetik Yuan. Sekarang tempat ini akan benar-benar dibuka untuk umum dan Kekuatan utama dari Istana Jiwa Bintang akan berada ditempat ini.
Shen Yu perlahan membuka matanya dan merasakan kenyamanan dari Aura disekitarnya, perlahan dia meregangkan tubuhnya dan meninju kearah depan.
Hembusan angin yang kuat menyapu segala sesuatu yang berada didepan Shen Yu, bahkan efek dari Tinjunya yang pelan membuat Ruang disekitarnya tidak stabil.
Pemahaman Shen Yu dalam Hukum Ruang semakin kuat dan dari ketiga Hukum Ilahi miliknya, Hukum Ruang Hampa adalah yang paling mudah untuk dipelajari.
Hukum Waktu terlalu spesial dan sulit untuk dipelajari, sedangkan Hukum Pelahap terlalu banyak memiliki resiko yang berbahaya. Untuk menemukan metode latihan yang cocok masih sangat sulit untuknya.
__ADS_1
"Hah... untuk sekarang semua pengaturan sudah selesai, aku harus pergi keluar dan melihat situasi mereka." Shen Yu melambaikan tangan dan menghilang.
Dalam sekejap dia sudah muncul didepan Array Teleportasi dan kembali ke Istana Jiwa Bintang, disana beberapa Murid sudah menunggu kedatangan Shen Yu dan segera mereka memberi hormat.
Shen Yu mengangkat tangannya dan suasana ditempat itu sangatlah sepi, ini tidak seperti apa yang ada dipikirannya. Shen Yu berpikir bahwa tidak akan ada satupun dari mereka yang berani keluar dari sini, namun sepertinya ada beberapa hal yang sudah terjadi.
Shen Yu masuk kedalam Aula dan duduk disinggasana miliknya. Tetua Wu Yu merasakan Aura Shen Yu dan bergegas untuk pergi kearah Aula, setelah beberapa waktu dia akhirnya sampai dan memberi hormat.
"Salam Tuan Istana... apakah Tuan Istana sudah menyelesaikan urusannya ?" Tetua Wu Yu bertanya dengan penasaran.
"Kedua Nyonya berkata bahwa mereka akan pergi ke Wilayah Timur untuk sementara waktu, beberapa Murid mengawal mereka dan seharusnya keamanan mereka terjamin. Long Suar memilih untuk mundur dan berlatih sampai Tuan Istana kembali."
Tetua Wu Yu melanjutkan, "Sisanya kami semua mengusir orang-orang yang tidak mau pergi, tempat ini terlalu kecil dan membiarkan mereka tetap disini hanya akan membuat keributan. Dunia luar sudah aman dan mengapa mereka masih disini, mohon Tuan Istana memaklumi keputasan kurang ajar Orang Tua ini !"
"Tidak masalah... memang begitu seharusnya, kita juga sudah menyingkirkan Sekte Darah dan biarkan mereka kembali melakukan pembenahan." Shen Yu berkata dengan santai.
"Sebelumnya ada beberapa orang yang mengaku bahwa mereka Tetua Istana Jiwa Bintang dan Murid, jadi kami memberikan tempat dan apakah Tuan Istana ingin melihat mereka ?" Tetua Wu Yu berkata dengan jujur.
__ADS_1
"Tidak perlu... panggil Gadis bernama Ling Si untuk datang, aku ingin melihatnya !" Shen Yu memberikan perintahnya.
"Sesuai keinginan Tuan Istana." Tetua Wu Yu memberi hormat dan mundur.
Setelah beberapa waktu mendengar langkah kaki seseorang, Ling Si masuk tanpa permisi dan setelah mendengar Shen Yu kembali membuatnya menjadi sangat senang.
"Gadis kecil... apakah kau harus terburu-buru hanya untuk menemuiku, kita masih memiliki waktu yang panjang !" Shen Yu tersenyum kearah Ling Si.
Melihat hal ini Ling Si menjadi sangat malu dan entah mengapa jantungnya berdegup sangat kencang. Shen Yu sudah lama tidak kembali dan sekarang dia terlihat sangat dewasa.
"Halo... apakah kau sakit !" Shen Yu melambaikan tangannya dan sedikit membuat Ling Si terkejut.
"Maaf Master... Murid ini hanya merasa senang karena Master sudah kembali." Ling Si berkata dengan jujur.
Shen Yu berdiri dan berjalan kearah Ling Si, dia mengusap kepalanya dan berkata, "Sepertinya kau sudah melalui hal yang berat, maafkan aku karena tidak ada disaat kalian membutuhkanku."
Ling Si memeluk Shen Yu dan menangis, "Hiks... tidak... ini semua adalah salah kami yang terlalu lemah. Kami tidak bisa terus bergantung kepada Master untuk menjaga kami."
__ADS_1