
Setelah beberapa waktu seorang Pria yang diantarkan oleh Pelayan masuk dengan paksa, Shen Yu dan Yao Chi sedikit terkejut dengan keributan ini dan akhirnya meminta Pelayan membiarkannya masuk.
"Huh... Pria Tua inilah yang saya maksud, dia bernama Yang Xiao dan merupakan penggemar besar dari Tuan." Kata Yao Chi dengan kesal.
Yang Xiao melihat kearah Shen Yu dan Yao Chi, matanya terlihat berbinar dan dia merapikan dirinya. Shen Yu yang melihat hal ini merasa bingung dengan apa yang sebenarnya dilakukan oleh Yang Xiao.
Namun dia tidak berani meremehkan Kultivasinya yang berada di Tahap Akhir Tingkat Dewa, sepertinya memang banyak para Kultivator kuat yang memilih untuk melakukan pengasingan.
"Pria Kecil ini telah melihat Pahlawan dimasa lalu !" Yang Xiao memberi hormat dan berlutut ditanah.
"Pria kecil ?" Shen Yu mengerutkan keningnya dan terlihat jijik, "Penampilanmu itu sangat tua dan kau menyebut dirimu sebagai Pria kecil, siapa yang akan mempercayainya !"
"Alam Semesta ini berada dibawah perawatan Tuan Raja Dewa. Pria kecil ini hanya salah seorang pengagum dengan dedikasi yang tidak terbatas, tolong biarkan saya bergabung dengan Istana Jiwa Bintang dan menjadi Pelayan Tuan !" Kata Yang Xiao dengan sungguh-sungguh.
"Kultivasimu bahkan lebih tinggi dariku... bagaimana mungkin kau mau menjadi seorang Pelayan." Kata Shen Yu dengan curiga.
__ADS_1
"Kultivasi itu sama sekali tidak penting... Raja Dewa adalah Raja Dewa. Mereka yang tidak bisa melihat kekuatan aslinya hanya bisa mengaguminya dari bawah tahtanya." Kaya Yang Xiao dengan tulus.
Yao Chi tertawa melihat hal ini sedangkan Shen Yu berpikir kalau otak orang ini sedikit bermasalah, namun Yang Xiao hanyalah Pria yang mengagumi pencapaian besar Shen Yu.
Sejak dulu saat pertarungan penentu melawan Iblis dari luar. Shen Yu yang berada dipuncak Dunia sama sekali tidak gentar untuk menghadapinya, bahkan cara dia mati layak mendapatkan pujian.
Shen Yu menggunakan hidupnya dan meledakkan dirinya sendiri bersama dengan Iblis, sejak saat itulah dia dikenal sebagai Pahlawan besar dan tidak sedikit orang yang memujanya.
"Bergabung dengan Istana Jiwa Bintang bisa kita bicarakan nanti. Untuk saat ini kita akan mengurus Qilin terlebih dahulu !" Kata Shen Yu dengan santai.
Tang Yifeng dan Yan Bai ikut bersama Guang Wu, kali Tang Yu Rou sengaja ikut dan memaksa Ayahnya. Tang Yifeng tidak tahu apa yang dilakukan Putrinya dan seharusnya Shen Yu tidak akan keberatan.
"Hei... Tuan Yang Xiao... kau sudah tinggal di Dinasti Besar Tang milikku dan mendapatkan perawatan kami. Apakah secepat ini kau harus mengucapkan selamat tinggal ?" Kata Tang Yifeng dengan kesal.
"Kau ingin berkomentar ?" Kata Yang Xiao dengan dingin dan Aura Membunuhnya meledak dengan gila.
__ADS_1
Tang Yifeng dan yang lainya merasakan tekanan yang luar biasa, namun Shen Yu dan Yao Chi sama sekali tidak terbebani.
Shen Yu memegang bahu dari Yang Xiao dan Kekuatan Jiwanya meledak, Kekuatan Jiwa yang mengerikan itu hanya ditujukan oleh Yang Xiao dan membuatnya berlutut ditanah.
"Berhentilah... jangan kacaukan tempat tinggalku. Jika kau ingin bertarung maka lakukan denganku sekarang !" Kata Shen Yu dengan dingin dan perlahan dia melepaskan Tekanan Kekuatan Jiwanya.
Tubuh Yang Xiao bergetar hebat dan wajahnya penuh dengan kebahagian, "Pria Kecil ini sudah siap mati... Kekuatan Jiwa dari Raja Dewa sungguh spesial, mati ditangan Raja Dewa adalah sebuah kebahagian terbesar !"
Semua orang melihat Yang Xiao dan berpikir kalau otaknya sudah rusak. Namun Tang Yifeng terlihat sangat terkejut bahwa kekuatan Shen Yu benar-benar sesuai dengan reputasinya.
Menekan seorang Ahli Tahap Akhir Tingkat Dewa secara maksimal, bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh Kultivator Tahap Menengah Tingkat Dewa.
Yao Chi maju dan berkata, "Yan Bai... bagaimana dengan perbatasan ?"
Yan Bai membungkuk dan berkata, "Saat ini belum berlangsung Perang, namun kami mendapatkan informasi kalau Ras Monster akan segera datang dan mungkin akan terjadi pertarungan."
__ADS_1