Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 231 - Murid Yang Baik


__ADS_3

Shen Yu, Ruan dan Murong terbang kearah Menara Bakat, sesekali Shen Yu berhenti dan menyerap Aura disekitarnya untuk memulihkan Tubuhnya.


Kondisinya saat ini lebih baik dari pada yang terakhir kali. Hampir setengah dari kekuatannya sudah kembali, hanya saja luka yang ada ditubuhnya belum bis dihilangkan.


Terdapat sisa-sisa Benang Emas dari setiap lukanya. Shen Yu harus melakukan retret jika ingin menyembuhkan diri sepenuhnya, kain sutra yang berwarna putih berubah menjadi merah dan bau darah terasa sangat kuat.


Jika bukan karena Shen Yu mengkhawatirkan keselamatan Xiao Ting dan Ruo, mungkin dirinya akan memprioritaskan untuk memulihkan dirinya. Keluar dengan luka seperti ini merupakan hal yang beresiko, insiden Kelabang Budha dan Roh Kayu mungkin saja bisa terjadi.


Siapa yang akan menyangka kalau Gua Harta akan berisi kumpulan Beast yang mengerikan. Mungkin ada orang bodoh yang membuka Gua Harta dengan sembarangan.


"Saudara Shen... apakah benar Mi Qi sudah mati ditanganmu ?" Murong ingin memastikan semuanya.


"Dia bukanlah Mi Qi !" Shen Yu menjelaskan semuanya, "Tubuhnya memang Mi Qi... tetapi Jiwanya adalah Kelabang Budha. Kemungkinan Mi Qi dibunuh dan dihancurkan Jiwanya, Kelabang Budha menempati Tubuh Mi Qi hanya untuk sementara waktu sebelum Tubuh Kelabang Budha terbentuk sepenuhnya."


Murong dan Ruan cukup terkejut dengan perkataan Shen Yu. Banyak sekali catatan kuno yang ada ditempat mereka dan salah satunya adalah Darah Keturunan Ras Monster.


Ras Monster memiliki kekuatan yang luar biasa, salah satunya adalah Binatang Suci Kuno seperti Naga, Phoenix, Qilin, Kunpeng.


Kebanyakan Ras Monster yang memiliki jenis seperti ini, mereka akan menjadi Raja dan kekuatannya bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.


Tetapi ada beberapa kasus dimana beberapa Monster yang hampir mencapai Tingkatan Binatang Suci Kuno, salah satunya adalah Kelabang Budha.

__ADS_1


"Huh... pantas saja kekuatannya mengerikan... Mi Qi memang kuat, tetapi tidak mungkin untuk mencapai Tingkat Virtual dalam waktu sesingkat itu." Murong berkata dengan kagum.


"Saudara Shen sudah mengalahkannya jadi kita tidak perlu mengkhawatirkan hal itu dimasa depan !" Ruan berkata dengan santai.


"Saudari Ruan memang benar." Murong menyetujui perkataan Ruan.


Mereka berdua mengingat kembali pertarungan Shen Yu yang sangat luar biasa. Bahkan pertarungan dari Shen Yu dan Kelabang Budha membuat Lautan Magma disekitarnya menguap, Ruang Hampa tercipta dibeberapa tempat dan menjadikan tempat itu seperti Neraka.


Didalam Hati mereka berdua hanya ada rasa kekaguman dan kecemburuan. Jika mereka memiliki setengah dari Bakat Shen Yu, mungkin mereka sudah setara dengan Jenius ditempat mereka.


Murong selalu mengejar Kakak laki-lakinya Mu Lun dan mengembangkan Wilayah mereka, sedangkan Ruan ingin bersaing dengan Lan Xun yang merupakan Jenius Sekte Jantung Es.


Lan Xun adalah Murid langsung dari Master Sekte, bahkan ada kabar kalau Lan Xun memiliki Tubuh Khusus seperti Ye Jian yang memiliki Tubuh Khusus Pedang Dunia.


Tiba-tiba sebuah siluet muncul, Murong dan Ruan mulai bersiap untuk bertarung. Tetapi Shen Yu menghentikan mereka dan meminta mereka berdua untuk tetap tenang.


Sosok Qin Ying muncul dan terkejut melihat luka yang Shen Yu derita, "Master Shen ini ?"


"Tidak apa-apa... Nona Qin Ying tidak perluh memperdulikannya." Shen Yu berkata dengan santai.


Qin Ying berpikir kalau Shen Yu sudah mengalami pertempuran yang mengerikan.

__ADS_1


"Master Shen... saat ini Menara Bakat telah dicuri oleh Organisasi Pembunuh. Bukan hanya itu saja, sekarang semua Jenius bergabung dan menghadapi Raksasa Batu yang memiliki kekuatan Tahap Menengah Tingkat Virtual. Xiao Ting dan Ruo tidak memiliki niat untuk pergi dan bertarung bersama mereka semua !" Qin Ying berkata dengan jujur.


"Apa... bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi ?" Teriak Murong dan Ruan dengan keterkejutan.


Wajah Shen Yu berubah menjadi pucat, tanpa pikir panjang Shen Yu membungkus mereka bertiga dengan Qi miliknya dan merobek Ruang Hampa.


Mereka bertiga menjadi panik dan Shen Yu masuk dengan santai. Saat ini dia tidak ingin membuang-buang waktunya dan segera menyelamatkan mereka berdua.


....


"Pengecut... apa kau hanya bisa menembak dari jauh. Setidaknya gunakan kemampuanmu untuk menghentikan serangan Raksasa Batu !" Huang Pu berteriak dengan marah melihat Ye Jian yang tidak bergabung bersama mereka.


"Untuk apa aku membuang tenagaku dan melindungi sampah. Pertempuran ini jelas tidak memiliki peluang untuk menang, lebih baik menyimpan tenaga untuk melarikan diri !" Ye Jian mencibir dengan jijik.


Semua orang sangat marah ketika mendengar perkataan Ye Jian yang sangat sombong. Jika bukan karena Gurunya, mungkin semua orang sudah pergi dan membunuhnya.


"Kau..." Huang Pu merasa sangat kesal.


"Diam." Xiao Ting berkata dengan dingin, "Untuk apa kau meminta bantuan kepada sampah !"


Ye Jian melihat kearah Xiao Ting dan berpikir kalau Gadis ini sangat cantik. Ye Jian tersenyum dan berkata, "Nona... lebih baik kau tidak bergabung dengan mereka. Aku adalah salah satu Jenius terbaik dan Masterku merupakan salah seorang Kultivator terkuat Wilayah Utara, jika kau tetap bersama denganku mungkin kau akan selamat dari bencana ini."

__ADS_1


"Cih... kau sendiri saja takut mati dan kau masih berani berkata ingin melindungiku. Muridnya saja sampah, apalagi Masternya. Jika aku menjadi Mastermu mungkin aku akan menamparmu sampai mati." Xiao Ting mencibir dengan jijik.


__ADS_2