Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 254 - Hukuman


__ADS_3

Awan Petir muncul dan menyambar tempat Shen Yu, saat ini Shen Yu sedang melakukan Pemurnian Pil Roh Pembentukan Tubuh.


Sebagai bakti kepada Orang Tuanya, dia hanya bisa melakukan hal semacam ini. Kejutan yang didapatkannya terlalu besar, tetapi Shen Yu tidak ingin terlalu memikirkannya.


Roh Artifak berjalan kearah Shen Yu dan melihat keadaan Shen Yu yang terlihat berantakan, kemungkinan besar Shen Yu sudah membuat Pil Roh yang memicu Malapetaka Surga.


"Bisakah kau memberikan ini kepada Ibuku dan ambil salah satunya untukmu sendiri. Pil Roh itu akan membantu membentuk ulang tubuhmu, jika Ibuku bertanya keadaanku. Katakan saja kalau aku sedang memulihkan diri !" Shen Yu memberikan perintahnya.


"Baik Tuan Muda !" Roh Artifak merasa senang dan pergi melaksanakan perintah Shen Yu.


Melahap beberapa Pil Roh dan memulihkan dirinya, Shen Yu kembali menggunakan Teknik Kaisar Bintang miliknya.


Shen Yu sudah mengumpulkan 20 Bintang Kultivasi, tetapi ini jauh dari kata cukup. Selama beberapa waktu Shen Yu belum mengalami kemajuan sedikitpun.


Teknik Kaisar Bintang sangatlah sulit untuk dipraktekkan, membutuhkan ketekunan dan kesabaran dalam mempraktekan Teknik Kaisar Bintang.


Gong Fu sendiri belum mencapai kesempurnaan dan sudah menjadi Kultivator yang sangat kuat. Shen Yu sangat tertarik dengan hal ini, jika dia bisa mendapatkan kepercayaan 137 Bintang Kultivasi mungkin dirinya akan bisa menembus semua batasan.


Waktu berlalu dengan cepat Sumber Bintang Kekacauan didalam tubuh Shen Yu terus berputar, Qi Kekacauan yang sangat murni keluar disetiap putaranya.


Setelah membentuk Kedewaan didalam dirinya, Shen Yu merasakan kemudahan dalam Kultivasinya. Selama dia bisa mempertahankan kecepatannya saat ini, tidak butuh waktu lama bagi Shen Yu menerobos.


"Hah... lebih baik aku memulangkan mereka terlebih dahulu !" Shen Yu meninggalkan Slip Giok didepan Cermin dan segera pergi.


Shen Yu tidak ingin semua orang melihat hal ini, dia lebih baik menyembunyikan semuanya dan tetap berada disini untuk sementara waktu sebelum dia kembali bersama Ibu dan Pamannya.

__ADS_1


Setengah hari perjalanan dan Shen Yu keluar dari Badai Hukum. Xiao Ting dan Ruo merasakan kedatangan Shen Yu, tiba-tiba sosok Shen Yu muncul dan berada diruanganya.


"Kakak... bagaimana dengan penjelajahan ?" Xiao Ting bertanya dengan penasaran.


"Cukup memuaskan." Shen Yu membawa mereka kepelukanya dan duduk, "Setelah ini aku akan mengirim kalian kembali, aku memiliki sedikit urusan disini. Ketika aku tidak ada kalian harus menjelaskan kepada mereka dan melindungi Paviliun Raja Bintang !"


"Tapi... apa yang ingin Kakak lakukan ditempat ini ?" Xiao Ting dan Ruo sangat penasaran.


"Aku tidak sengaja bertemu dengan Ibuku dan dua Pamanku. Aku harus membantu mereka untuk keluar dari masalahnya. Tenang saja... hal ini tidak akan memakan waktu yang lama !" Shen Yu berkata dengan santai.


"Ya... kami berdua akan menantikan bertemu dengan Keluarga Kakak." Ruo berkata dengan manis dan Xiao Ting setuju dengan permintaan Shen Yu.


Mereka berdua sangat tertarik untuk bertemu dengan Keluarga Shen Yu, tetapi mereka akan bersabar sampai permasalahan yang mereka alami selesai.


Seseorang mengetuk pintu dan Fei Si berdiri didepan pintu, Shen Yu memintanya untuk masuk dan Fei Si sedikit kesal karena tidak diajak Shen Yu dalam perjalananya.


Luo Yan sudah menceritakan semuanya kepada Fei Si dan itu membuatnya sangat kesal, tetapi yang paling Fei Si khawatirkan adalah Lan Xun.


Luo Yan mengatakan padanya kalau Shen Yu memiliki hubungan yang sedikit spesial dengan Lan Xun, hal ini membuatnya sangat kesal.


"Kenapa kau melihatku seperti itu ?" Shen Yu merasa bingung dengan perubahan sikap Fei Si yang begitu cepat.


"Tidak ada apa-apa... aku pikir akan melihat Wanita barumu yang berasal dari Sekte Jantung Es." Fei Si sedikit mencibir.


"Oh... kau benar... dia sangat cantik, ketika berada didekatnya aku tidak bisa menahan diriku untuk memakannya." Shen Yu sedikit menggoda Fei Si.

__ADS_1


"Ugh..." Fei Si menatap kearah Xiao Ting dan Ruo, "Kalian dengar itu... apakah kalian masih mau denganya ?"


"Tidak masalah... bukankah kau sendiri juga menyukai Kakak !" Xiao Ting berkata dengan santai dan bersandar dipelukan Shen Yu.


Ruo sendiri tidak keberatan dengan Shen Yu yang memiliki banyak Wanita, selama mereka baik dan menyukai Shen Yu. Ruo tidak akan berkomentar apapun.


"Ini Gila..." Fei Si menghentakkan kakinya ditanah dan dengan kesal berjalan keluar.


Shen Yu tersenyum dan mendesak Qi miliknya, Fei Si tidak bergerak dan tubuhnya melesat kearah Shen Yu.


"Gadis Kecil... kau bisa masuk sesuka hatimu kedalam sini, tetapi untuk keluar dari Ruangan ini akan sulit bagimu. Kenapa kita tidak melanjutkan apa yang sebelumnya kita lakukan !" Shen Yu menggoda Fei Si.


"Lepaskan aku !" Fei Si tidak bergerak dan berdiri didepan mereka bertiga.


"Hehehe... setelah selesai dengan mereka berdua itu akan menjadi giliranmu." Shen Yu membuka pakaiannya dan mencium Xiao Ting dengan lembut dan tangannya mulai meraba tubuh Ruo.


Xiao Ting sama sekali tidak peduli dan terus bercumbu dengan Shen Yu, Ruo sedikit malu karena dilihat oleh Fei Si dan erangan nakal mulai keluar dari mulutnya.


Shen Yu melepas pakaian mereka berdua dan melakukanya secara bergiliran, erangan nakal dan aroma wangi samar-samar tercium.


"Mesum." Fei Si berteriak dengan panik, dia tidak menyangka kalau akan menonton hal sebejat ini.


"Hehehe..." Shen Yu melepas pakaian Fei Si dan menciumnya dengan kasar, "Aku memang mesum... dan Orang Mesum ini akan menghukumu !"


Shen Yu membaringkan tubuh Fei Si dan mencium seluruh tubuhnya, Fei Si mulai mengerang nakal dan Shen Yu mulai bermain dengan mereka bertiga.

__ADS_1


__ADS_2