
Lan Xun perlahan membuka matanya dan melihat dirinya sekarang berbentuk sebuah Jiwa.
"Apakah kau sudah bangun ?" Kata seorang Wanita yang tidak jauh dari tempat Lan Xun.
"Salam untuk Senior... saya tidak..." Sebelum Lan Xun selesai berbicara Wanita itu memotong perkataanya.
"Kau tidak perlu khawatir... Namaku adalah Gao Xue. Apakah kau berasal dari Sekte Jantung Es, bagaimana keadaanya sekarang ?" Gao Xue berkata dengan bahagia.
"Saat ini Sekte masih baik-baik saja. Walaupun ada sedikit konflik... tetapi tidak ada masalah yang serius. Kalau boleh tahu... apa hubungan Senior Gao dengan Sekte Jantung Es ?" Lan Xun bertanya dengan penasaran.
"Aku adalah pendiri dari Sekte Jantung Es, bisa dikatakan bahwa aku leluhur pertama dari Sekte Jantung Es." Gao Xue berkata dengan santai.
"Salam untuk Leluhur pertama... maafkan Gadis Kecil ini telah bertindak tidak sopan." Lan Xun berlutut dan memohon ampunan.
Saat ini dia benar-benar terkejut melihat kebenaran tentang Gao Xue yang merupakan Pendiri dari Sekte Jantung Es. Sebagai seorang Murid, Lan Xun harus bersikap dengan sopan.
"Ya... Kekuatanmu tidak buruk dan Tubuh Khususmu cukup bagus. Sekte akan tetap aman jika memiliki kalian berdua sebagai Pemimpinya !" Gao Xue berkata dengan santai.
"Maksud Senior ?" Lan Xun sedikit bingung dalam memahami perkataan Gao Xue.
"Bukankah dia adalah pasanganmu... lagi pula kalian cukup serasi." Gao Xue berkata dengan jujur.
__ADS_1
"Saya mengakui kalau Murid ini sangat mencintainya, tetapi Murid ini tidak bisa mengecewakan Guru dan melanggar aturan Sekte. Murid ini sudah mendapat banyak manfaat dari Sekte, jadi Murid ini lebih mengutamakan kepentingan Sekte." Lan Xun berkata dengan tegas.
"Bagus... kau memiliki pemikiran yang baik, tetapi kau salah dalam satu hal. Aturan Sekte memang melarang Murid untuk memiliki hubungan dengan laki-laki, tetapi aku membuatnya dengan tujuan membiarkan mereka fokus. Setiap Mahkluk hidup memiliki perasaanya sendiri dan tidak akan ada aturan yang dapat mengekangnya, aku adalah contoh yang bagus."
Gao Xue melanjutkan, "Waktu itu aku pergi keluar dari Sekte dan tidak sengaja menemukan seorang Pria, kami mulai hidup bersama dan aku melepas jabatanku sebagai Master Sekte. Tetapi ketika Sekte Jantung Es dalam bahaya, aku akan datang dan membantu mereka. Itu adalah komitmen yang aku pegang."
Lan Xun memikirkan semua hal yang dilakukan pendahulunya, tetapi dia tidak bisa mengatakan apapun.
"Teknik Kultivasi Jiwa Es memang luar biasa, tetapi untuk melatihnya membutuhkan Hati yang bersih dan dingin seperti Es. Kau yang sekarang tidak akan bisa melatih hal semacam itu, keberadaan laki-laki itu sudah menjadi Batu didalam hatimu !" Gao Xue berkata dengan jujur.
"Senior... mohon memberikan Murid ini arahan !" Lan Xun meminta nasihat dari Gao Xue.
Lan Xun sangat terkejut mengetahui fakta bahwa dia harus membunuh Shen Yu untuk menyingkirkan batu yang mengganjal hatinya.
Lan Xun menangis dan dadanya terasa sesak, dia tidak akan pernah bisa melakukan hal seperti itu. Setelah apa yang dilakukan Shen Yu dan kebaikan yang dia terima, Lan Xun tidak bisa melakukan hal semacam itu.
"Melihatmu yang sekarang... seperti melihatku waktu dulu. Bahkan aku lebih parah darimu, suamiku bahkan memberikan nyawanya di bawah Pedangku, tetapi kau bisa menebaknya. Aku bahkan tidak memiliki kemampuan untuk menggerakkan jariku."
Gao Xue mengangkat tangannya dan cahaya perlahan muncul memasuki Kepala Lan Xun, "Itu adalah Teknik Kultivasi Ganda yang aku latih bersama dengan Suamiku, jika kau tidak memiliki keberanian untuk membunuhnya maka kau harus menerimanya. Latihlah itu dan mungkin kau akan mencapai levelku !"
"Terimakasih atas pengajaran yang Senior berikan." Lan Xun membungkuk dan berterimakasih.
__ADS_1
Perlahan Lan Xun mulai kembali dan saat ini dia berada dipelukan Shen Yu. Wajah Lan Xun mulai menjadi merah dan secara reflek dia memeluk Shen Yu dengan erat.
Shen Yu tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, tetapi mengetahui tidak ada yang salah dengan keadaan Lan Xun, Shen Yu sedikit merasa lega.
"Sepertinya sudah selesai !" Jiwa dari Cai Shi dan Gao Xue perlahan mulai redup dan tersenyum puas melihat mereka berdua.
Keberadaan mereka berdua menghilang sepenuhnya. Shen Yu berdoa untuk kebahagian mereka dan berharap agar mereka dipersatukan kembali dikehidupan yang akan datang.
"Hei... ayo keluar dari tempat ini." Shen Yu sedikit penasaran dengan warisan apa yang didapatkan oleh Lan Xun, tetapi dia mungkin juga mendapatkan Teknik yang sama.
"Ya." Lan Xun menenangkan dirinya dan berdiri.
Shen Yu melambaikan tangannya dan menyimpan Peti Mati milik mereka berdua kedalam Dunia Gunung Magnetik Yuan.
"Tuan Shen... bisakah aku membawa Mayat mereka ?" Lan Xun berniat memberikan pemakaman yang layak untuk leluhurnya.
"Baiklah... setelah keluar dari tempat ini aku akan menyerahkan mereka berdua kepadamu." Shen Yu berkata dengan santai.
"Terimakasih." Lan Xun sangat senang karena Shen Yu menyetujui permintaanya.
Shen Yu merobek Ruang dan berteleportasi keluar dari dalam Gua, beberapa orang masih sibuk mengumpulkan Tanaman Obat dan Shen Yu tidak berhasil menemukan sesuatu yang bagus didalam Gua.
__ADS_1