
Shen Yu menabrak tebing dengan keras dan darah emas menyembur dari mulutnya. Segera dia berdiri dan melihat kearah Qilin dengan marah.
Tanduk Qilin memancarkan Api Hijau yang sangat menakutkan, dia melambaikan tangannya dan sebuah tangan besar dengan cakar yang tajam terbentuk dari Api Hijau melesat kearah Shen Yu.
"Apakah kau pikir mudah untuk membunuh Dewa ini !" Aura Shen Yu meledak dengan gila dan Pedang Hukuman Surga muncul didepannya.
Shen Yu mengambil Pedangnya dan mengayunkan Pedang Hukuman Surga dengan kekuatan penuhnya. Pusaran Badai yang terbentuk dari Qi Pedang bertabrakan dengan tangan Api Hijau dan menciptakan Gelombang yang besar.
Bidang Pasir Api mulai bergetar seolah dapat runtuh kapan saja. Lubang Hitam diatas langit muncul dan melahap Aura dalam jumlah yang besar, Qilin melihat hal ini dan dirinya merasakan pancaran yang menakutkan.
Sebagai Binatang Suci Kuno instingnya sangat tajam dan sangat sedikit sesuatu yang membuatnya ketakutan. Namun Lubang Hitam itu mirip seperti mulut binatang buas yang dapat melahap apapun disekitarnya.
"Jadi kau juga menguasai Hukum Ilahi... sayang sekali itu terlalu berbahaya untukmu, bakatmu memang luar biasa tapi kau akan mati ditangan Raja ini. Pedangmu itu mungkin bisa melukaiku tetapi tetap saja hal itu tidak akan mengubah hasil akhir." Qilin mencibir dengan jijik.
"Aku sudah pernah mati sekali... setidaknya biarkan aku menyeretmu ikut bersama jika itu diperlukan " Shen Yu berkata dengan percaya diri.
Shen Yu mengangkat satu jarinya dan memobilisasi Kekuatan Bintang. Langit mulai menunjukan Riak dan Qilin merasakan ancaman bahaya dari gerakan Shen Yu.
"Jari Penghancur Bintang !" Sebuah Jari Telunjuk raksasa menukik kearah Qilin.
__ADS_1
Tekanan Kekuatan Bintang membuat Qilin sedikit ngeri dengan hal ini. Seharusnya tidak mungkin bagi Shen Yu mengerahkan kekuatan semengerikan ini, kecuali dia dapat mengendalikan Kekuatan Prinsip Alam Semesta.
"Persetan denganmu Bocah... kali ini aku akan langsung membunuhmu !" Qilin berubah kewujud aslinya dan meraung keatas langit.
Tubuhnya yang besar diselimuti Api Hijau yang mengerikan. Tanduknya berdengung dan Qilin berlari kearah Jari Penghancur Bintang dengan kekuatan penuhnya, dia tidak berani meremehkan kekuatan ini dan berniat untuk menghentikannya.
Tanduknya yang keras membentur Jari Penghancur Bintang dan Gelombang Aura menyebar kesegala arah. Yao Chi tidak percaya dengan hal ini karena kekuatan ini seharusnya tidak dimiliki oleh Kultivator Tahap Awal Tingkat Dewa seperti Shen Yu, sepertinya Rumor yang mengatakan Ras Suci sangat mengerikan bukanlah sekedar omong kosong.
Qilin merasakan tekanan yang sangat besar pada tubuhnya dan dia terlalu meremehkan Shen Yu, dengan kekuatannya yang tidak seberapa tapi dia bisa mengeluarkan Teknik Beladiri sekuat ini. Hal ini secara tidak langsung melukai harga dirinya sebagai salah satu Binatang Suci Kuno.
Qilin memuntahkan esensi darahnya dan mendesak Qi Monster didalam dirinya. Suara retakan terdengar sangat nyaring dan Jari Penghancur Bintang hancur dibawah tanduk Qilin yang ganas.
"Matilah !" Qilin membuka mulutnya dan menyemburkan Api Hijau kearah Shen Yu.
Api Hijau yang ganas menabrak tubuh Shen Yu dan menyeretnya ketanah. Api Hijau itu mengandung Racun yang cukup mematikan, namun dibawah perlindungan Api Suci Pembakar Langit dan Qi Kekacauan. Racun itu berubah menjadi sesuatu yang aneh untuk tubuhnya.
"Argh." Shen Yu mengerang kesakitan dan pupil mata kanannya memancarkan cahaya emas, "Tahap kedua Teknik Mata Kekosongan."
Cahaya yang menyilaukan mulai keluar dari mata kanannya dan Tekanan Ruang Hampa melesat lurus. Melihat hal ini Qilin menjadi panik dan Cahaya itu mengenai setengah bagian tubuhnya, meraung keatas langit dan rasa sakit yang luar biasa dirasakan tubuhnya.
__ADS_1
*Groar.*
Qilin mengambil kembali wujud manusianya dan lengan dan kakinya sudah menghilang. Darah menyembur keluar dan kekuatannya berkurang sangat banyak, ini adalah luka paling parah yang pernah dirasakannya.
"Sialan... kau menguasai Hukum Ruang Hampa !" Qilin berteriak dengan marah dan melarikan diri ke Kolam Darah miliknya.
Shen Yu tidak memiliki tenaga yang tersisa dan bahkan bergerak saja sudah sangat sulit. Kedua Teknik itu sudah cukup menguras kekuatannya dan terlebih tubuhnya menjadi terasa aneh.
Yao Chi yang melihat hal ini mengejar Qilin dan mungkin ini adalah kesempatan bagus untuk membunuhnya. Sekarang setengah tubuh dari Qilin sudah hancur dan selama Yao Chi bisa menghancurkan jiwanya maka Qilin akan mati sepenuhnya.
Qilin merasa sangat malu dan matanya dipenuhi dengan kemarahan. Sebagai Binatang Suci Kuno lari dari pertarungan adalah tindakan yang memalukan, tetapi musuh memiliki Teknik yang luar biasa dan dirinya tidak ingin bertaruh dengan hidupnya.
Untung saja dia bisa menyelamatkan setengah bagian tubuhnya dan mempertahankan Jiwanya, kalau tidak dia akan terseret dalam kehampaan dan terjebak disana untuk selamanya.
"Gadis ini tidak berniat untuk melepaskanku maka matilah !" Api Hijau ditembakan langsung oleh Qilin dan pergi kearah Yao Chi.
Yao Chi membentuk segel ditangannya dan dinding Qi mulai terbentuk. Namun hal ini belum cukup untuk menghentikan Api Hijau dan Yao Chi terlempar jauh kebelakang.
Darah mengalir dari mulut Yao Chi dan matanya menunjukan kemarahan yang luar biasa. Shen Yu duduk ditanah dan mulai bermeditasi, mengejar Qilin dengan kondisinya yang sekarang sama saja dengan mencari kematian.
__ADS_1