
Xiao Ting sudah dilatih secara pribadi oleh Gong Fu dan belum menemukan lawan yang cocok untuk berlatih.
Walaupun melawan empat orang dengan Tingkat yang sama, sedikit berlebihan untuk dikatakan berlatih. Tetapi Xiao Ting cukup yakin untuk mengalahkan mereka semua.
Keempat Pria yang mengepung Xiao Ting merasakan hawa dingin disekitar mereka. semua tanaman perlahan menjadi kaku dan membeku, mereka semua terkejut dan perlahan mundur.
*Domain Es.*
Tiba-tiba sebuah Badai salju muncul dan membekukan seluruh tempat itu. Semua orang menjadi panik dan merasakan hawa dingin yang menusuk tulang mereka.
Shen Yu dan Pria yang sedang bertarung denganya berhenti ketika merasakan Aura dingin yang ganas.
"Sialan... apa yang kalian lakukan..."
*Boom.*
Sebelum Pria itu menyelesaikan kata-katanya, Shen Yu memukulnya dengan keras dan Pria itu terpental sangat jauh.
Shen Yu tersenyum dan berkata, "Hei... tidak perlu memikirkan orang yang akan mati. Lebih baik kau memikirkan keselamatanmu sendiri !"
"Cuih." Pria itu meludahkan darah dari mulutnya dan mengeluarkan Bendera dengan Aura Kematian yang sangat padat.
Sebuah Beast Kelabang Tinta Hitam muncul dan Pria itu melompat diatasnya. Shen Yu sedikit terkejut dengan hal ini, Beast ini hampir masuk ke Tingkat Virtual dan Shen Yu tidak berani meremehkannya.
"Hahaha... Bocah... hari ini adalah hari kematianmu !" Kelabang itu menyemburkan Air Hitam kearah Shen Yu.
Shen Yu mendesak Atribut Petir miliknya dan bergerak dengan kecepatan yang luar biasa. Air Hitam itu mengenai tanah dan membuat lubang yang sangat besar.
"Sialan." Shen Yu menebas kearah depan dan Qi Pedang Bulan melesat dan menabrak Kelabang Tinta Hitam.
Qi Pedang Bulan milik Shen Yu sama sekali tidak menimbulkan kerusakan. Tubuh dari Kelabang Tinta Hitam semua mirip seperti sebuah lendir dan serangan Shen Yu tidak menimbulkan goresan apapun.
__ADS_1
Pertahanannya sangatlah kuat, Shen Yu sedikit terdesak dengan kemampuan Kelabang Tinta Hitam. Shen Yu sedikit penasaran tentang bagaimana Pria itu dapat menundukkan Beast yang mengerikan ini.
Jika dengan kekuatannya tidak mungkin Pria itu dapat menundukanya. Mungkin kuncinya ada dibendera yang dia pegang, Shen Yu tersenyum dan berniat menghancurkannya.
Shen Yu mendapat sebuah peringatan dan segera menghindar dari Area itu. Sebuah Cambuk Hitam tiba-tiba muncul dari dalam tanah.
Jika bukan karena Hukum Waktu, Shen Yu mungkin akan terkena serangan itu dan berakhir dengan kematian.
Xiao Ting merasakan Shen Yu yang terdesak dan membuat Puluhan Tombak Es dengan memanfaatkan Domain Es miliknya.
"Tidak... Tuan tolong kami !" Mereka semua menatap Tombak yang langsung melesat kearah mereka.
Darah segar jatuh dari tubuh keempat orang itu dan berubah menjadi Es yang berwarna merah. Xiao Ting sekali lagi membuat sebuah Tombak Es dengan ukuran yang lebih besar.
Mengayunkan tangannya dan Tombak Es dengan Aura yang sangat dingin melesat kearah Kelabang Tinta Hitam.
*Krak.*
Tombak Es itu menusuk perut Kelabang Tinta Hitam dan merubahnya menjadi Es. Shen Yu sangat terkejut, dia tidak tahu kalau Xiao Ting sekuat ini.
Shen Yu sangat terkejut dengan hal ini dan berusaha menghentikannya. Xiao Ting mendesak Domain Es miliknya dan perlahan Cambuk Hitam melambat dan berhenti didepan wajah Xiao Ting.
Shen Yu menghela nafas lega setelah melihat kontrol Domain Es milik Xiao Ting sangat luar biasa. Kelabang Tinta Hitam memiliki Atribut Air, melawan Xiao Ting sama saja tindakan yang sia-sia.
Atribut Air Xiao Ting sudah mencapai Hukum yang lebih tinggi, dimana dia sudah terbiasa menggunakan Hukum Es Tingkat 3. Terlebih Xiao Ting menggunakan Domain yang membuat Area ini menjadi miliknya, Kelabang Tinta Hitam tidak mungkin bisa menyentuhnya.
"Hahaha... Bagus... kau memiliki keberanian mengincarnya didepan mataku." Shen Yu berkata dengan marah.
"Cih... Kau sendiri berlindung dibalik Wanita, kalau kau memiliki keberanian majulah !" Pria itu mencibir dengan jijik.
"Sesuai keinginanmu." Aura didalam tubuh Shen Yu meledak dan rambutnya perlahan berubah menjadi biru.
__ADS_1
Shen Yu menyerap Qi Alam dalam jumlah yang mengerikan dan Pria itu merasakan sedikit ketakutan dimatanya. Shen Yu mengepalkan Tinjunya dan meninju kearah Pria itu.
Petir Hitam melesat dengan kecepatan yang luar biasa. Pria itu mengeluarkan Artifak Perisai miliknya, Petir Hitam milik Shen Yu berbenturan dengan Perisai.
Ledakan keras terdengar dan Artifak Perisai itu hancur. Pria itu terpental dari atas tubuh Kelabang Tinta Hitam dan jatuh ketanah dengan ketakutan diwajahnya.
Jika bukan karena Artifak Pertahanan Tingkat Penciptaan Miliknya, Petir Hitam itu akan menghancurkan tubuhnya. Pria itu sedikit panik dan berusaha untuk melarikan diri.
Sebuah Bola Cahaya seperti kunang-kunang terbang tepat didepan Pria itu dan meledak didepannya. Pria itu merasakan Vitalitas ditubuhnya menghilang dan tubuhnya berubah menjadi Tua tanpa kekuatan sedikitpun.
Shen Yu mendarat ditanah dan berkata, "Hehehe... karena kau sangat merindukan Adikmu, aku akan segera membantumu bertemu denganya di Neraka."
Pria itu menatap Shen Yu dengan lemah dan berkata, "Setidaknya kau juga harus menemaniku !"
Dengan sisa kekuatannya menghancurkan Artifak Bendera ditanganya. Kelabang Tinta Hitam itu mulai menggila dan Domain Es milik Xiao Ting akan segera runtuh.
"Kakak... menyingkirlah dari sana. Aku sudah tidak mampu bertahan !" Xiao Ting berteriak dan memperingatkan Shen Yu.
Dalam sekejap Domain Xiao Ting hancur dan Kelabang Tinta Hitam berbalik menatap mereka berdua. Kelabang Tinta Hitam menyemburkan Air Hitam, Shen Yu dengan cepat menghindar dan Pria itu terkena Air Hitam.
Pria itu sudah tidak memiliki tenaga untuk berteriak, perlahan tubuh dan tulangnya meleleh. Shen Yu dan Xiao Ting sedikit jijik dengan proses kematiannya, Pria itu berakhir menjadi sebuah genangan darah dan tidak menyisakan bagian apapun dari tubuhnya.
Shen Yu berdiri disamping Xiao Ting dan melihat perubahan mendadak dari Kelabang Tinta Hitam.
"Sepertinya Kekuatannya dari Beast ini akan masuk ke Tingkat Virtual. Jika dia berhasil mencapai Tingkat Virtual, kita tidak akan memiliki kesempatan untuk menang !" Shen Yu berkata dengan cemas.
"Lalu apa yang harus kita lakukan ?" Xiao Ting bertanya kepada Shen Yu.
"Tahan dia sebentar dan sisanya serahkan padaku. Kau harus berhati-hati dengan cairan yang keluar dari tubuh Beast itu."
"Baik Kakak." Xiao Ting membentuk segel ditangannya dan memilih serangan jarak jauh.
__ADS_1
Mendesak Sumber Qi miliknya dan Ratusan Tombak Es muncul diatas langit. Xiao Ting mengerahkan semuanya dalam serangan ini, melambaikan tangannya dan Ratusan Tombak jatuh seperti hujan kearah Kelabang Tinta Hitam.
Ratusan Tombak menancap ditubuh Kelabang Tinta Hitam dan membekukan tubuhnya. Shen Yu masih duduk dan terus memobilisasi kekuatan Bintang dan mencoba Teknik yang sebelumnya diberikan oleh Gong Fu.