
Shen Yu menyipitkan matanya dan berkata, "Hah... apakah mungkin mereka berasal dari Organisasi Pembunuh... jika benar... mungkin Keluarga dan Teman-Temanmu saat ini sudah berubah menjadi Iblis yang haus darah."
Yu Feng dengan panik berkata, "Aku mohon tolong lepaskan aku... setidaknya aku harus pergi dan menyelamatkan mereka !"
"Ho... aku tidak keberatan untuk melepaskanmu tetapi kau harus membawaku bersamamu, mungkin aku bisa membantumu menyelamatkan mereka !" Shen Yu tersenyum penuh arti.
"Baiklah... kapan kita akan berangkat ?" Yu Feng bertanya kepada Shen Yu.
"Seminggu lagi." Shen Yu berkata dengan santai.
"Aku setuju." Yu Feng mengangkat bahu dan menyeyujuinya.
Tiba-tiba tangan Shen Yu menyapu leher dari Yu Feng dan mencengkramnya dengan erat, senyum jahat muncul disudut mulutnya dan dia tidak bisa mencibir Yu Feng dengan jijik.
"Hei... hanya orang bodoh yang akan percaya dengan perkataanmu. Diawal kau sangat mengkhawatirkan mereka, tetapi kau dengan mudahnya menyetujui permintaanku. Sangat jelas kau hanya bermaksud memancingku keluar dari sini !"
Shen Yu melanjutkan, "Kau berasal dari Organisasi Pembunuh bukan... Demon Qi yang sebelumnya adalah sebuah umpan dan kalian sudah membuat rencana yang bagus. Aku akan masuk kedalam Laut Kesadaranmu dan mencari Informasi, jika benar kau adalah salah satu dari mereka... maka... hehehe !"
Sebuah cahaya keluar dari kepala Shen Yu dan masuk kedalam kepala Yu Feng, Avatar Jiwa milik Shen Yu berada didalam Laut Kesadaran Yu Feng.
"Kau keparat !" Yu Feng tiba-tiba muncul dan mendesak Kekuatan Jiwanya.
__ADS_1
Yu Feng juga merupakan Ahli Tahap Awal Tingkat Virtual, jadi dia tidak akan membiarkan Shen Yu mengambil informasi dengan mudah.
Shen Yu membentuk segel ditanganya dan gelombang Kekuatan Jiwa mulai muncul seperti badai. Benang tujuh warna mulai muncul dan mengikat Avatar Jiwa Yu Feng dan membuatnya tidak bisa bergerak, kendalinya dalam Laut Kesadaran miliknya hilang dan wajahnya berubah menjadi pucat.
Sejak awal Shen Yu memang sudah tidak percaya dengan Yu Feng. Kekuatanya berada di Tahap Awal Tingkat Virtual, tetapi sejak penyerangan dia sama sekali tidak menggila dan tetap tenang didalam air.
Hal ini sama sekali tidak cocok dengan karakter dari Demon Qi. Jadi Shen Yu berpikir kalau Yu Feng memang sengaja ingin menarik perhatianya dan menyelinap sebagai umpan.
Shen Yu mulai menyelidiki semua informasi yang dimiliki Yu Feng, pelahan wajahnya berubah menjadi hitam dan senyum jahat mulai menghiasi wajahnya.
"Siapa yang menyangka kalau tebakanku akan sangat tepat... Dulu kalian mengirim lima Tetua kalian dan menjebaku, sekarang kalian ingin berani mengirim ikan kecil. Hahaha... setelah ini aku benar-benar akan datang ketempat kalian dan menyapa Pemimpin Jiang itu !" Shen Yu tertawa dengan gila.
Sekarang dia sudah tahu dimana markas mereka dan berniat untuk menyapa, tetapi apa yang didapatkanya masih sangat sedikit. Yu Feng ini hanyalah ikan kecil dan informasi yang didapatkanya kebanyakan tidak berguna.
Api Suci pembakar langit muncul ditanganya dan pwrlahan Shen Yu menjatuhkanya kebawah, Laut Kesadaran Yu Feng terbakar dan menguap.
Teriakan kesakitan menggema diseluruh Puncak dan Shen Yu kembali kedalam tubuh utamanya. Yu Feng berguling ditanah dan terbakar oleh Api Suci Pembakar Langit, Laut Kesadaranya mengering dan setelah beberapa waktu Yu Feng berubah menjadi abu.
"Hehehe... terimakasih informasinya. Aku akan pergi dan mengunjungi kalian nanti !" Shen Yu tersenyum penuh arti.
Lebih baik dia mempersiapkan segalanya dan bersiap untuk membuat kekacauan besar. Kekuatan miliki mereka terlalu besar dan memiliki banyak ahli Tingkat Virtual, Shen Yu tidak bisa sembarangan dalam mengurus hal ini.
__ADS_1
Shen Yu menghela nafas dan berniat memeriksa keadaan Ruo. Disana Lan Xun duduk dengan tenang dan Ruo terlihat sedang bermeditasi, dia sama sekali tidak terluka hanya saja terlalu banyak menggunakan Sumber Qi miliknya dan berakhir kelelahan.
Hanya butuh waktu untuk mengisi ulang Sumber Qi milik Ruo, dengan bantuan Pil Roh maka semuanya akan selesai dalam waktu singkat.
"Kakak !" Ruo membuka matanya dan tersenyum kearah Shen Yu.
"Kau masih bisa tersenyum setelah apa yang baru saja kau alami." Shen Yu berkata dengan kesal.
"Bukankah Kakak pernah bilang kalau kami harus menyambut kedatangan Kakak dengan hangat." Ruo berkata dengan santai.
Lan Xun tertawa kecil setelah mendengar perkataan Ruo. Shen Yu tersenyum canggung, dia tidak menyangka kalau Ruo akan sepolos ini.
"Ehm... lain kali jangan memaksakan diri lagi, aku akan benar-benar marah jika kau mengulanginya !" Shen Yu berkata dengan tegas.
"Tidak akan !" Ruo mengangkat satu tanganya dan berjanji.
Shen Yu menghela nafas lega dan duduk disamping Lan Xun, "Kelihatanya kau memiliki pencapain besar dalam Kultivasimu !"
"Ini semua berkat Kakak." Lan Xun sedikit menggoda Shen Yu.
"Berapa umurmu dan kenapa kau memanggilku Kakak ?" Shen Yu tidak terbiasa dengan panggilan baru Lan Xun.
__ADS_1
"Xiao Ting, Ruo dan Fei Si memanggilmu Kakak, bukankah tidak baik jika aku sendiri yang tidak melakukanya. Aku akan memanggilmu Suami ketika kau mengadakan acara pernikahan untuk kita berempat." Lan Xun tersenyum dengan santai.
Shen Yu sedikit merasa malu, hanya beberapa bulan dia pergi dan mereka sudah menjadi sangat berani.