
Naga Iblis mengangkat tanganya dan tiga botol giok perlahan terbang kearahnya. Shen Yu merasakan Vitalitas yang luar biasa dari dalam botol giok dan hal ini membuatnya sedikit bersemangat.
"Ambilah... ini adalah Cairan Hidup dan Mati, hal ini tidak terlalu berguna bagiku dan kau bisa menyimpanya untuk dirimu sendiri !" Naga Iblis memberikan ketiga Botol Giok kepada Shen Yu.
"Terimakasih atas kebaikan Senior." Shen Yu melihat isi Botol Giok dan Aura Kehidupan yang kuat membuat tubuhnya terasa sangat nyaman.
"Aku akan berlatih dengan Anak ini selama tiga tahun dan dalam waktu itu kau tidak diijinkan untuk datang kemari. Apakah kau keberatan dengan hal itu ?" Naga Iblis berkata dengan santai.
Shen Yu melihat kearah Tie San dan berkata, "Apakah harus selama itu ?"
"Tentu saja... tidak ada sesuatu yang instant didunia ini." Naga Iblis mengusap kepala Tie San dan sedikit senang denganya.
Garis Keterunan Naga Azure sangatlah kuat, walaupun bukanlah yang terkuat tetapi masih bisa dianggap sebagai salah satu Garis Keturunan yang mengerikan. Hal ini membuat harapan Naga Iblis menjadi tidak sia-sia dengan bertahan hidup sampai saat ini.
"Baiklah kalau begitu." Shen Yu pergi kearah Tie San dan berkata, "Berlatihlah dengan baik dibawah bimbingan Senior, ini tidak akan lama sampai kita berkumpul kembali !"
Tia San merauang keatas langit dan mengiyakan perkataan Shen Yu, melihat hal ini Shen Yu merasa sedikit senang dan memberi hormat kepada Naga Iblis. Segera dia merobek Ruang dan pergi meninggalkan mereka berdua.
Shen Yu muncul dibawah Altar yang sebelumnya dia gunakan untuk naik keatas, segera dia melompat kebawah dan pergi ke Kolam Reiki.
__ADS_1
Disekitar Kolam Reiki adalah Wilayah Pribadinya, tidak ada seorangpun yang diijinkan untuk masuk kecuali Shen Yu dan keempat Wanitanya.
Kejadian terakhir kali yang disebabkan kedua bawahan Zi Xun membuat Shen Yu sangat marah, sehingga Lan Xun dengan cepat membuat peraturan ini.
Banyak Tetua dan Anggota Istana Jiwa Bintang yang kecewa karena hal ini, tetapi tidak ada yang berani menentang perintah Shen Yu. Hanya Tetua Nian dan 19 orang lainya yang sudah merasakan manfaat Kolam Reiki dan hal ini membuat iri yang lainya.
Shen Yu merasakan keberadaan Ruo dan memutuskan untuk pergi menyapanya, Ruo terlihat sedang berendam didalam Kolam dan berkultivasi dengan tenang.
Shen Yu memikirkan hal yang menarik, segera dia melepaskan pakaianya dan masuk kedalam Kolam. Hawa Keberadaanya menghilang sepenuhnya dan mengejutkan Ruo dari belakang.
Kedua tanganya menutup mata Ruo dan di bermaksud untuk sedikit menyegarkan pikiranya.
"Aku baru saja berdiskusi dengan seseorang yang penting dan meminta Tie San untuk berlatih denganya. Bagaimana... apakah Ruo mendapatkan kemajuan ?" Shen Yu meraih pinggang Ruo dan membawanya bersandar dipinggir.
"Uh... sulit rasanya untuk meningkatkan Kultivasi Ruo yang sekarang, hanya ada pencapaian kecil dan itu sedikit tidak menyenangkan." Ruo berkata dengan sedih.
"Kau tidak boleh terburu-buru dalam melakukan terobosan. Pastikan Fondasimu stabil terlebih dahulu, kalau tidak... dimasa depan kau akan mengalami kesulitan untuk melakukan penerobosan Tingkat yang lebih besar." Shen Yu memberikan sedikit arahanya kepada Ruo.
"Ruo akan mengingatnya." Ruo tersenyum dengan ringan, "Siapa orang yang menjadi Guru dari Tie San, apakah Ibu atau Paman yang melatihnya ?"
__ADS_1
Shen Yu menggelengkan kepalanya dan menunjuk kepuncak Pohon Dunia, "Naga Iblis yang sedang melatih Tie San, batas waktunya adalah tiga tahun dan aku tidak boleh bertemu atau mengganggunya selama tiga tahun kedepan !"
"Bukankah Kakak berencana mengalahkan Iblis itu bersama dengan Tie San, bukankah Kakak terlalu cepat memutuskan hal ini ?" Ruo sedikit khawatir dengan keselamatan Shen Yu dimasa depan.
Terlebih Tie San adalah Binatang Suci Kuno dan merupakan kartu as yang dimiliki Shen Yu jika bertemu musuh yang sulit untuk dilawanya.
"Apakah Ruo tidak percaya dengan kemampuan Kakakmu ini ?" Shen Yu berkata dengan santai dan membawa Ruo kedepanya.
"Bukan seperti itu... Kakak memang kuat tetapi aku tidak suka melihat Kakak terluka !" Ruo memeluk Shen Yu dan membenamkan kepalanya kedada Shen Yu.
Shen Yu mengusap punggung Ruo yang halus dan berkata, "Yakinlah... aku tidak akan mati sebelum meraih semua tujuanku. Iblis itu tidak akan berarti apa-apa bagiku dan dia akan mati ditanganku !"
Ruo tidak merespon perkataan Shen Yu dan lebih memilih untuk tetap tenang, Shen Yu merasakan kehangatan yang luar biasa didalam hatinya dan memikirkan kembali pengalaman Naga Iblis.
Jika Gadis seperti ini mati karena dirinya, Shen Yu mungkin akan melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Naga Iblis. Oleh karena itu dirinya harus bertambah kuat, demi melindungi orang-orang yang dia cintai dirinya harus menjadi sangat kuat sampai tidak ada satu orangpun yang dapat menggoyahkanya.
"Ngomong-ngomong... kenapa hari ini kau sangat cantik sekali. Sudah lama sekali sejak terakhir kali kita bermain, kelihatanya kau merawat dirimu dengan baik !" Shen Yu sedikit menyegarkan suasana.
"Huh... Kakak selalu sibuk dengan Saudari Lan Xun dan Kakak Xiao Ting, sangat jarang bagi Kakak untuk meluangkan waktu untuku." Ruo berkata dengan santai.
__ADS_1