
Fei Si keluar dan duduk dengan tenang didepan Kamar Shen Yu. Setelah beberapa waktu Zhang Yuan membawa Murong dan Mu Zu berniat untuk menemui Shen Yu, tetapi mereka dihentikan oleh Fei Si.
Fei Si menjelaskan semuanya kepada mereka tentang Shen Yu yang sedang melakukan retret dan tidak ingin ada yang mengganggunya.
Murong dan Mu Zu sedikit kecewa, Zhang Yuan sama sekali tidak keberatan dengan hal itu. Bertambah kuatnya Shen Yu sama saja dengan jaminan keselamatan mereka bertambah besar, mungkin Shen Yu mendapatkan sebuah pencerahan dan tidak ingin diganggu.
"Sayang sekali... padahal aku ingin menanyakan sesuatu tentang masalah Token Teleportasi yang tidak berfungsi." Murong berkata dengan sedih.
"Aku tidak tahu seberapa banyak Anda mengetahui situasinya. Tetapi jika itu Kakak Shen Yu, dia pasti memiliki cara untuk keluar dari tempat ini." Fei Si berkata dengan jujur.
"Yah... Saudara Shen memiliki pengetahuan yang sangat luas. Kalau boleh tahu... apa hubungan Nona dengan Saudara Shen ?" Murong bertanya dengan sopan.
Zhang Yuan mengalihkan pandanganya dan berpikir Murong menyalakan api yang akan membakarnya sendiri. Fu Bo, Luo Yan dan Zhang Yua sangat mengenal Fei Si, jelas dirinya sangat tergila-gila dengan Shen Yu.
Walaupun Shen Yu sudah memiliki dua Wanita disisinya, tetapi Fei Si masih mengejarnya. Yang lebih parahnya lagi, Shen Yu sama sekali tidak menganggapnya spesial dan hanya sebatas pertemanan yang biasa.
Fei Si tersenyum sinis dan berkata, "Hehehe... Hubunganku... Jangan tanyakan apapun soal itu. Pria itu sangat bodoh dan tidak peka dengan situasi, jadi lebih baik Anda bertanya langsung padanya !"
Murong menelan ludahnya dan sedikit terkejut, mungkin dirinya sudah menanyakan pertanyaan yang seharusnya tidak dia tanyakan kepada Fei Si. Sudah jelas bahwa hubungan mereka sedikit mengalami masalah, jadi Murong tidak ingin menyinggungnya lagi.
__ADS_1
....
Didalam Dunia Gunung Magnetik Yuan Shen Yu sedang berlatih di Altar Waktu yang belum lama ini dia ciptakan. Dengan bantuan beberapa Pil Roh dan Hukum Waktu, Shen Yu mungkin dapat mempelajari semua yang didapatkannya.
Mata Kekosongan, Segel Kematian, dan Hukum Ruang Hampa. Shen Yu tidak ingin menyiakan kemampuan yang berharga seperti itu, lebih baik dirinya memperdalam semuanya dan menggunakannya secara bebas.
"Tuan Muda... bisakah Anda datang, Pedang Hukuman Surga sudah selesai. Tuan Muda bisa membawanya !" Kuan Bo mengirimkan pesan kepada Shen Yu melalui Kesadaran Ilahinya.
Shen Yu tersenyum dan melambaikan tangannya, saat ini dia muncul didepan ruangan Kuan Bo. Shen Yu menyipitkan matanya dan merasakan Aura yang kuat, melihat kesamping dan Pedang Hukuman Surga tertancap disebuah Batu.
Pedang Hukuman Surga terlihat tidak jauh berbeda dari sebelumnya dan terdapat sedikit perbedaan. Dulu Pedang ini hanya berwarna Hitam Pekat, tetapi sekarang terdapat Ukiran Pola berwarna emas yang terletak di Bilah Pedang.
"Luar biasa... aku tidak tahu bagaimana caraku untuk berterimakasih padamu." Shen Yu mencabut Pedang Hukuman Surga dan memainkannya.
"Mudah saja... berikan saja aku Bahan Penyulingan yang berharga." Kuan Bo menggosok tangannya dan tersenyum.
"Hah... Inilah tidak kemampuanku. Bahan yang aku nilai berharga tetapi terlihat seperti sampah dimatamu. Dunia ini terlalu kecil untukmu jadi aku tidak bisa menjanjikan sesuatu yang berharga, tetapi ketika aku mendapatkan sesuatu. Aku akan langsung memberikannya padamu." Shen Yu berkata dengan jujur.
"Hahaha... itu yang terbaik." Kuan Bo sangat senang dengan kepedulian Shen Yu, "Aku akan melanjutkan pekerjaanku... Tuan Muda bisa pergi dan bermain !"
__ADS_1
"Baiklah." Shen Yu melambaikan tangannya dan mencari tempat untuk berlatih.
Muncul ditempat yang luas dan berdiri diantara pohon. Pertama-tama Shen Yu ingin mencoba beberapa gerakan kecil, memobilisasi Hukum Ruang Hampa dan mengayunkan Pedang Hukuman Surga dengan ringan.
Sebuah Bilah Hitam hasil dari retakan Ruang muncul dan melesat kearah pohon dan memotongnya dengan rapi. Shen Yu tersenyum dan sangat senang, akhirnya dia dapat menggunakan kekuatan Hukum Ruang Hampa sebagai serangan yang mematikan.
Bilah Hitam itu terlihat seperti memotong, tetapi sebenarnya Bilah Hitam hampir mirip dengan Retakan Ruang. Setiap jalur yang dilewatinya, bagian itu akan menghilang dan dikirim kedalam Ruang Hampa.
Jika serangan ini diarahkan pada bagian Tubuh seseorang, sekalipun memiliki kekuatan Fisik yang kuat. Orang itu mungkin akan memiliki nasib yang buruk jika berani menahannya.
Shen Yu mulai menyalurkan pemahaman Hukum Waktu kedalam Pedang Hukuman Surga, seketika Gelombang Cahaya muncul ditepi Pedang, menebasnya kearah depan dan sebuah Bilah Cahaya melesat mengenai sebuah pohon.
Pohon itu tidak menunjukan reaksi akan terpotong dan Bilah Cahaya hanya melewatinya. Tiba-tiba Pohon itu berubah menjadi kering dan daunnya mulai berjatuhan ditanah.
Bilah Cahaya Pedang mengandung Hukum Waktu milik Shen Yu, walaupun tidak ada kerusakan luar. Tetapi jika targetnya terkena Bilah Cahaya itu, Vitalitas didalam tubuhnya akan keluar dari dalam tubuhnya.
Cara ini hampir mirip dengan Teknik Gelombang Waktu, tetapi hal ini lebih mudah untuk digunakan.
Setelah mencoba beberapa hal, Shen Yu sangat puas dengan Pedang Hukuman Surga. Saat ini dia memiliki modal yang cukup untuk menantang Kultivator yang Tingkatannya jauh diatasnya, didalam hatinya dia sangat memuji dan mengagumi bakat dari Kuan Bo.
__ADS_1