
Mereka bertiga mengerti maksud dari perkataan Xiao Ting. Salah seorang Wanita datang dan tiba-tiba muncul didekat Xiao Ting.
"Adik ini benar-benar memiliki pengetahuan yang bagus." Wanita itu adalah Qin Ying dan disusul oleh Qin Yu dan Fei Si dibelakangnya.
Wu Chang memberi hormat kepada Qin Ying, sebelumnya Kakeknya sudah memberitahu kalau Qin Ying adalah leluhur dari Keluarga Qin. Jadi Wu Chang harus bersikap sopan didepanya.
Saat ini Qin Ying terlihat sangat muda dan terlihat seumuran dengan mereka. Tetapi Auranya sangat tenang dan Kultivasinya hanya berada di Tahap Akhir Tingkat Langit.
"Dimana Master Shen... Nyonya ini harus berterimakasih secara langsung kepadanya !" Qin Ying tersenyum kearah Xiao Ting.
"Kakak sedang berada dalam retret." Xiao Ting memeriksa Qin Ying dan berkata, "Apakah Nyonya tidak memulihkan kekuatan Anda terlebih dahulu ?"
"Nyonya ini tidak ingin melewatkan kesempatan untuk masuk ke Dunia Kecil dan mendapatkan sedikit Harta." Qin Ying juga tertarik dengan Dunia Kecil dan berniat memasukinya.
"Oh... Jadi begitu... Kakak juga melarangku untuk menerobos dan berniat membawaku kesana !" Xiao Ting berkata dengan jujur.
"Pemahamanmu cukup bagus diusiamu yang masih muda. Mungkin tidak akan lama bagimu untuk mencapai Tingkatan Nyonya ini." Qin Ying sangat tertarik dengan Xiao Ting.
"Kalau begitu... bisakah Nyonya bertarung dan menunjukan sedikit arahan. Aku selalu mencari orang yang cocok untuk berlatih bersamaku !" Xiao Ting sedikit berharap.
"Apakah Master Shen tidak mau menemanimu berlatih ?" Qin Ying cukup terkejut dengan ajakan Xiao Ting.
"Hah... aku bukan lawanya." Xiao Ting tersenyum dan berkata dengan santai.
"Baiklah... aku akan menemanimu. Ayo kita pergi ke Arena !" Qin Ying melompat kearena dan disusul dengan Xiao Ting.
Fei Si dan Qin Yu sebenarnya juga tertarik untuk bertarung, tetapi mereka mengurungkan niatnya dan memilih untuk melihatnya. Luo Yan dan yang lainya juga cukup tertarik dan memutuskan untuk menonton.
__ADS_1
Xiao Ting mengeluarkan Tombak miliknya dan melesat kearah Qin Ying dengan kecepatan yang luar biasa. Mengarahkan ujung Tombaknya kearah Qin Ying.
Qin Ying menyipitkan matanya dan mengeluarkan Pedang miliknya, kedua senjata itu saling beradu dan saling menyerang tanpa jeda sedikitpun.
Niat Pedang dan Tombak saling berbenturan dan menciptakan Gelombang yang kuat. Qin Ying sangat terkejut melihat Xiao Ting yang bisa menggunakan Niat Tombak dengan sangat baik.
Semua orang melihat ini dengan kekaguman, mereka tidak menyangka Pertarungan ini akan semenarik ini. Luo Yan sedikit mengamati gerakan Xiao Ting dan mendapatkan sedikit pencerahan, dia adalah pengguna Tombak. Dengan merasakan Niat Tombak, dia perlahan mempelajarinya.
Qin Zheng, Wu Zong dan Fu Bo tiba-tiba muncul dan ikut menonton pertarungan ini. Leluhur mereka sedang bertarung, jadi mereka berharap sedikit mendapat pencerahan.
*Klang... Klang... Klang...*
Pedang dan Tombak terus beradu dalam waktu yang cukup lama. Xiao Ting mundur beberapa langkah, memasukan Sumber Qi miliknya dan Qi Tombak melesat kearah Qin Ying.
Qin Ying tidak bisa meremehkan serangan Xiao Ting. Segera dia menggunakan Niat Pedang dan memasukan Sumber Qi miliknya kedalam Pedanya.
Qin Ying mengangkat Pedangnya dan Bilah Air dalam jumlah yang banyak muncul dan melesat kearah Xiao Ting.
Semua orang terkejut dengan hal ini dan berfikir Qin Ying terlalu berlebihan. Jika Xiao Ting terkena Bilah Air, dia akan mendapat luka yang cukup berat.
Qin Zheng berniat untuk menghentikanya, tetapi dia berhenti ditempatnya dan merasakan Aura yang sangat dingin disekitarnya. Semua orang merasakan ngeri dengan Aura dingin yang menembus tubuh mereka.
"Domain." Pusaran Badai Salju muncul ditengah Arena dan pusatnya adalah Xiao Ting. Bilah Air perlahan berubah menjadi Es dan jatuh ketanah.
Saat ini Xiao Ting menggunakan Domainya dan menjadikan Area itu menjadi Wilayahnya. Melambaikan tanganya dan beberapa Tombak Es melesat kearah Qin Ying.
Sebelum Qin Ying sempat menghindar, kakinya sudah terjebak didalam sebuah Es. Qin Ying cukup terkejut dengan hal ini, mengayunkan Pedangnya dan menghancurkan semua Tombak Es.
__ADS_1
"Teknik Apa ini ?" Qin Ying sangat tertarik dengan hal ini.
Tetapi Xiao Ting tidak meresponya dan Badai Salju ditempat itu semakin tebal dan menutupi pandangan. Puluhan Tombak Es melesat kearah Qin Ying dengan kecepatan yang luar biasa.
Qin Ying membebaskan dirinya dari Es yang mengekangnya dan menghidarinya dengan santai. Tombak Es berbalik arah dan terus mengejarnya, Qin Ying sedikit terkejut dengan hal ini dan tidak memiliki pilihan selain menghancurkanya.
Mendesak Sumber Qi miliknya dan menebas kearah Puluhan Tombak Es. Semua Tombak Es hancur dan pecahan Es jatuh ketanah, tetapi sebuah suara tiba-tiba terdengar.
"Sudah selesai." Xiao Ting tepat berada dibelakang Qin Ying dan ujung Tombaknya mengarah langsung punggung Qin Ying.
"Ha... aku kalah." Qin Ying tidak menyangka kalau kecakapan Xiao Ting dalam pertarungan sangat luar biasa.
Dari Kekuatan Qin Ying sedikit lebih unggul, tetapi Teknik yang dikeluarkan Xiao Ting sangat luar biasa. Merubah seluruh Area menjadi medan miliknya dan memanfaatkanya dengan sangat baik.
Xiao Ting menurunkan Tombaknya dan menyimpanya kembali, "Terimakasih Senior karena telah menemaniku berlatih !"
"Tidak masalah... Kau benar-benar sangat luar biasa. Aku sangat mengaguminya." Qin Ying berkata dengan tulus.
Semua orang juga setuju dengan hal ini, kecakapan dan bakatnya sangat luar biasa. Gadis ini tidak lebih buruk dari Shen Yu, bahkan Luo Yan dan Wu Chang mengakui kalau dirinya tidak memiliki keyakinan untuk mengalahkan Xiao Ting.
Fei Si dan Qin Yu benar-benar iri, mereka berfikir pencapaian Xiao Ting saat ini pasti berkat bantuan Shen Yu. Jika bukan karena Shen Yu yang ada dibelakangnya, Xiao Ting tidak akan memiliki kekuatan semacam ini.
Menjadi Wanita dari Shen Yu memang sangat menjanjikan untuknya dan kecantikanya juga sangat luar biasa. Siapa yang tidak akan mengaguminya dimasa depan, mereka yakin kalau tidak akan ada laki-laki yang berani menolak kecantikan ini.
Ruo sendiri juga tidak kalah dari Xiao Ting, kecantikanya memiliki karakteristik sendiri. Shen Yu benar-benar diberkahi dengan Wanita-Wanita yang sangat cantik dan berbakat, hal ini akan membuat kebanyakan laki-laki menjadi iri padanya.
Setelah itu Xiao ting kembali ketempat duduknya dan menunggu Ruo dengan sabar. Sesekali dia mengobrol dengan Qin Ying tentang beberapa hal, Xiao Ting sendiri tidak keberatan dengan sedikit berbagi pengetahuanya.
__ADS_1
Mereka semua sangat bersemangat, mungkin mereka bisa memperdalam Kultivasi mereka dengan pembicaraan ini.