Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 250 - Kejutan Serangga Pelahap Jiwa


__ADS_3

Setelah 2 hari terbang Shen Yu sama sekali tidak melihat jejak kehidupan, sesekali dia berhenti dan mengambil Tanaman Obat dan melahap Hukum disekitarnya.


Tempat ini sangat cocok untuk memahami Hukum, bahkan wawasannya dalam Hukum Dasar berkembang dengan pesat. Shen Yu cukup penasaran dengan sosok yang mampu menciptakan sesuatu yang mengerikan seperti ini.


Bahkan Kultivator Tingkat Dewa sekalipun akan kesulitan untuk menerobos Badai Hukum. Jika Shen Yu tidak memiliki Qi Kekacauan dan Hukum Pelahap, mungkin tubuhnya akan hancur karena Badai Hukum yang menabraknya.


Setelah beberapa waktu Shen Yu dikejutkan dengan sebuah Pulau yang melayang diudara, segera dia naik dan menginjakan kakinya dengan pelan.


"Tempat macam ini !" Shen Yu melihat beberapa bangunan Tua yang terlihat sudah lama ditinggalkan.


*Ngung... Ngung...*


Gerombolan Serangga Hitam keluar dari Hutan dan memenuhi langit, wajah Shen Yu berubah menjadi pucat setelah melihat Awan Serangga Hitam.


"Serangga Pelahap Jiwa !" Segera Shen Yu terbang dan lari sejauh mungkin.


Serangga Pelahap Jiwa mengejar Shen Yu seperti melihat makanan, Shen Yu merasa sangat kesal dan depresi. Serangga Pelahap Jiwa ini tidak terlalu kuat, tetapi jumlahnya terlalu banyak dan ketahanannya sangat luar biasa.


Walaupun Shen Yu menyerangnya menggunakan Api Suci Pembakar Langit, Serangga Pelahap Jiwa mungkin akan mengalami sedikit kerusakan dan hanya sedikit memperlambatnya.


"Gelombang Waktu." Shen Yu menembakan Hukum Waktu kearah Serangga Pelahap Jiwa.


Cahaya itu meledak dan Waktu disekitar Serangga Pelahap Jiwa mulai tidak stabil, beberapa Serangga jatuh ditanah dan sisanya masih mengejar Shen Yu dengan gigih.

__ADS_1


Shen Yu merasa sangat kesal dan merobek ruang dengan panik. Serangga Pelahap Jiwa terlihat bingung mencari keberadaan Shen Yu yang tiba-tiba menghilang, Shen Yu muncul disebuah tebing yang jaraknya cukup jauh.


Serangga Pelahap Jiwa memutar arahnya dan terbang kearah Shen Yu, melihat hal ini Shen Yu benar-benar merasa frustasi. Tetapi dia mulai mengingat sesuatu yang mungkin bisa mengatasi masalahnya saat ini.


Shen Yu mengeluarkan Labu Giok miliknya, ketika jaraknya dengan Serangga Pelahap Jiwa mulai dekat. Shen Yu memasukan Qi miliknya kedalam Labu Giok, hisapan yang kuat muncul dan Serangga Pelahap Jiwa ditarik masuk kedalam Labu Giok.


Keringat dingin menetes dan Shen Yu tersenyum puas, dia duduk ditanah dan beristirahat.


"Pantas saja tempat ini sangat sepi." Shen Yu menghela nafas lega setelah lolos dari Serangga Pelahap Jiwa.


Seperti namanya Serangga Pelahap Jiwa sangat suka memakan Jiwa dari Kultivator dan selalu bergerak dalam kelompok yang besar.


Serangga ini memiliki ketahanan yang sangat kuat dari Hukum Dasar, bahkan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menghancurkannya sepenuhnya.


Terakhir kali Artifak ini menyimpan Kumbang Beracun, tetapi semuanya sudah mati karena eksperimen Shen Yu yang gagal. Shen Yu berniat menggunakan Qi Kekacauan dan membuatnya berevolusi, tetapi Kumbang Beracun tidak dapat menahan dan berakhir mati.


Shen Yu memeriksa Labu Giok dan melihat Serangga Pelahap Jiwa mulai menjadi sangat ganas. Mereka bertarung satu sama lain dan hal ini sangat mirip dengan Kumbang Beracun.


"Qi Kekacauan terlalu kuat... jika Serangga Pelahap Jiwa bisa bertahan, mungkin aku akan berusaha menjinakkannya." Shen Yu berkata dengan santai dan tidak terlalu peduli dengan hasilnya.


Menatap kearah langit dengan tajam, Shen Yu merasakan sesuatu yang menghalangi Kesadaran Ilahinya. Kemungkinan dibalik awan terdapat sesuatu yang keberadaanya sangat luar biasa.


Kekuatan Jiwanya setara dengan Kultivator Tahap Akhir Tingkat Setengah Dewa, sesuatu diatas bahkan lebih kuat sampai Kesadaran Ilahi miliknya ditolak.

__ADS_1


Jika bukan Kultivator yang kuat, setidaknya diatas sana terdapat Harta yang sangat kuat. Tanpa pikir panjang Shen Yu terbang kearah langit dan mencoba memeriksanya.


Wajah Shen Yu berubah menjadi pucat dan dengan panik mengaktifkan Teknik Mata Kekosongan, Shen Yu berteleportasi dan menghindari bahaya yang datang padanya.


Dari balik awan muncul sebuah Tentakel yang terbuat dari Hukum Logam dengan ukuran sangat besar melesat ketempat Shen Yu sebelumnya.


Tentakel itu menghantam tanah dan membuat lubang yang langsung menembus kedasar. Keringat dingin menetes dari dahi Shen Yu, jika dia menerima serangan itu mungkin dirinya akan mati ditempat.


Shen Yu terbang lebih tinggi dan melewati awan, melihat kedepan Shen Yu dikejutkan dengan sesuatu yang familiar tetapi berbeda dengan yang dimilikinya.


"Istana Melayang... tetapi ini jauh lebih kuat dari milikku." Shen Yu tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


*Ngung...*


Istana itu mulai berdengung dan Cahaya Tujuh Warna keluar seperti gelombang Tsunami, setiap tempat yang dilewati cahaya itu akan berubah menjadi abu. Shen Yu tidak bisa menahan ketakutan didalam hatinya.


Shen Yu mengarahkan Tinjunya, Qi Hitam menyelimuti tubuhnya dan Aura menjadi jauh lebih kuat. Sebuah Pusaran Hitam muncul dan berusaha menelan Cahaya tujuh Warna.


Hukum Pelahap mulai menjadi sedikit lebih kuat dan Shen Yu mendorong semua kekuatannya. Jika dia tidak bisa mengatasi Cahaya Tujuh Warna, dia akan mati disini dan tidak akan sempat melarikan diri menggunakan Robekan Ruang.


Setelah beberapa waktu bersaing, Shen Yu berhasil melahap Cahaya Tujuh Warna, dia cukup kelelahan dan kekuatannya meningkat dengan tajam.


Melihat kearah Istana Melayang Shen Yu dikejutkan dengan sosok orang yang berdiri dan melihat kearahnya.

__ADS_1


__ADS_2